Dorongan Agar Mundur dari Pencalonan Menguat, Joe Biden Kesal ke Mantan Presiden Barack Obama Karena...

Andi Ahmad S Suara.Com
Senin, 22 Juli 2024 | 01:05 WIB
Dorongan Agar Mundur dari Pencalonan Menguat, Joe Biden Kesal ke Mantan Presiden Barack Obama Karena...
Barack Obama dan Donald Trump. [AFP]

Suara.com - Dorongan dari sejumlah politikus Partai Demokrat agar Presiden Amerika Serikat Joe Biden mundur dari pencalonan nampaknya semakin menguat, apalagi dugaan muncul bahwa salah satu yang menginginkan hal tersebut adalah Barack Obama (Mantan Presiden).

Sekedar diketahui, bahwa Presiden Amerika Serikat Joe Biden sudah bosan dengan sekutu-sekutu Partai Demokrat yang menekannya untuk mundur dari pemilihan presiden tahun 2024.

Dikutip dari The New York Times, sejumlah sumber mengklaim bahwa Biden menjadi kesal terhadap para pemimpin partai, khususnya mantan Presiden Barack Obama, yang dilaporkan terlibat dalam diskusi mengenai mundurnya pria berusia 81 tahun itu dari calon Partai Demokrat.

Banyak anggota parlemen yang telah mengajukan permohonan sejak debat presiden pertama, memohon kepada presiden untuk mengakhiri kampanyenya.

Namun, para pendukung terdekat Biden, termasuk Obama dan mantan Ketua DPR Nancy Pelosi, menahan diri untuk tidak mengkritik Presiden tersebut secara terbuka, yang tim kampanyenya selalu menyatakan bahwa ia akan tetap mencalonkan diri sebagai presiden.

Namun, menurut laporan NYT, Biden memandang Obama sebagai dalang di balik layar terkait pembicaraan mengenai kampanye Presiden.

Sumber yang dekat dengan Biden, ketika berbicara secara anonim, mengatakan bahwa Presiden tersebut telah cukup lama berkecimpung di dunia politik untuk berasumsi bahwa kebocoran yang muncul di media dalam beberapa hari terakhir dikoordinasikan untuk meningkatkan tekanan agar dia mundur.

Pada 19 Juli, mantan presiden AS Barack Obama mengatakan kepada sekutunya bahwa Joe Biden perlu mempertimbangkan kembali upayanya untuk terpilih kembali, menurut sebuah laporan di Washington Post.
Obama percaya bahwa jalan Biden menuju kemenangan telah berkurang dan bahwa presiden berusia 81 tahun itu harus "secara serius mempertimbangkan kelayakan pencalonannya," kata surat kabar itu, mengutip orang-orang yang telah mengetahui pemikirannya.

Menurut laporan, Pelosi juga telah memberi tahu Biden bahwa jajak pendapat menunjukkan bahwa dia tidak akan mampu mengalahkan Trump dan hal ini mungkin merugikan Partai Demokrat di seluruh spektrum politik.

Baca Juga: Terpapar Covid-19, Begini Kondisi Joe Biden saat Ini

Namun, dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada hari Kamis, mantan pembicara tersebut mengatakan bahwa kegilaan yang datang dari sumber yang tidak disebutkan namanya salah menggambarkan percakapan apa pun yang dia lakukan dengan Biden.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI