Punya Khasiat Sama, Apoteker Beberkan Perbedaan Obat Mahal dan Obat Murah yang Wajib Diketahui

Dwi Bowo Raharjo, Lilis Varwati

Jum'at, 26 Juli 2024 | 10:46 WIB
Punya Khasiat Sama, Apoteker Beberkan Perbedaan Obat Mahal dan Obat Murah yang Wajib Diketahui
Ketua Umum Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Noffendri. (Suara.com/Lilis)

Suara.com - Harga obat sempat jadi keluhan publik karena dinilai terlalu mahal. Ketua Umum Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Noffendri tidak menampik bahwa ada obat yang harganya lebih mahal dibandingkan jenis lainnya.

Dia menyampaikan bahwa di Indonesia ada tiga jenis obat yang beredar di pasaran. Yakni, obat paten atau originator merupakan obat pertama yang ditemukan dan dilengkapi dengan uji klinis lengkap tahap 1 hingga tahap 3. Obat originator yang ada di Indonesia saat ini seluruhnya berasal dari uji klinis di luar negeri, tapi memiliki hak paten selama 15-20 tahun.

Kemudian jenis kedua berupa obat Generik bermerek, yaitu obat yang dibuat dengan kandungan dan khasiat sama seperti obat originator, tetapi setelah masa paten habis. Serta obat Generik yang menggunakan nama kimia juga dibuat setelah masa paten habis. Kedua jenis obat ini yang banyak diproduksi oleh industri dalam negeri.

Noffendri menyampaikan bahwa obat originator harganya 30-50 persen lebih mahal dari obat generik bermerek dan obat generik. Sebab, proses pembuatan obat originator memang lebih lama dan rumit.

Terlebih, tak banyak obat originator yang masuk tanggungan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) seperti obat generik bermerek dan obat generik.

"Harga Obat JKN ini bahkan sangat murah, 93 persen dari kebutuhan tablet berada di bawah harga Rp 500, 77 persen dari kebutuhan sirup berada di bawah harga Rp5 ribu dan 65 persen dari kebutuhan injeksi berada di bawah harga Rp2 ribu," ungkap Noffendri ditemui di Jakarta, Jumat (26/7/2024).

Meskipun originator harganya lebih mahal, Noffendri mengatakan bahwa kandungan obatnya sama dengan yang ada pada obat generik bermerek dan obat generik. Sehingga khasiat penyembuhan penyakitnya pun sama.

"Dari sisi khasiat dia gak ada beda, karena itu syarat pertama waktu uji di Badan POM. Mungkin perbedaannya hanya dari segi tampilan. Sebagai contoh sirup penurun panas, kalau yang mahal atau originator itu botol lebih bagus, dus lebih bagus, suka dikasih sendok. Kalau yang murah gak dikasih sendok, gak dikasih dus. Terus yg murah sirupnya gak dikasih perasa, pewarna," paparnya.

Perbedaan lainnya juga terlihat dari kecepatan efektivitas obat. Diakui Noffendri bahwa obat originator cara kerjanya lebih cepat.

baca juga

"Sewaktu minum obat, yang dikejar target konsentrasi dalam darah, berapa lama dia bisa hancur di dalam lambung. Kalau yang mahal mungkin bisa lebih cepat hancurnya," kata Noffendri.

Semakin cepat obat hancur di dalam lambung, tentu juga lebih cepat sampai ke usus untuk diserap kemudian diedarkan ke seluruh tubuh melalui pembuluh darah.

"Berapa lama dia konsentrasinya tinggi bekerja di dalam darah, yang mahal mungkin (bekerja) lebih cepat, yang murah lebih lama sedikit. Tapi khasiatnya sama," jelasnya.

Noffendri menegaskan bahwa obat generik yang diproduksi di Indonesia memiliki kualitas produk yang setara dengan originator karena mengikuti standar internasional dan sudah diperiksa oleh BPOM.

Berdasarkan hasil uji bioekivalensi juga menunjukkan bahwa jumlah obat yang terserap dan terbuang di dalam tubuh sama persis dengan obat originator, sehingga diharapkan memiliki efek farmakologi yang sama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasien Boleh Pakai Obat Murah yang Khasiatnya Paten, Apoteker: Itu Diatur UU!

Pasien Boleh Pakai Obat Murah yang Khasiatnya Paten, Apoteker: Itu Diatur UU!

News | Jum'at, 26 Juli 2024 | 09:45 WIB

Sempat Dikeluhkan Jokowi, Ketua Apoteker Indonesia Tegaskan Tak Semua Jenis Obat Harganya Mahal

Sempat Dikeluhkan Jokowi, Ketua Apoteker Indonesia Tegaskan Tak Semua Jenis Obat Harganya Mahal

News | Kamis, 25 Juli 2024 | 17:25 WIB

Jerawat Auto Kering! 3 Acne Spot Mengandung Sulfur Harga Mulai Rp5 Ribu

Jerawat Auto Kering! 3 Acne Spot Mengandung Sulfur Harga Mulai Rp5 Ribu

Your Say | Rabu, 24 Juli 2024 | 16:08 WIB

Bahaya Obat Palsu yang Belum Banyak Orang Tahu

Bahaya Obat Palsu yang Belum Banyak Orang Tahu

Health | Rabu, 24 Juli 2024 | 14:58 WIB

Terkini

Udara Singapura Tembus Rekor Terburuk Pertama Kali Sejak 7 Tahun karena Kebakaran Hutan Kalimantan

Udara Singapura Tembus Rekor Terburuk Pertama Kali Sejak 7 Tahun karena Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:53 WIB

Sebelum Dipecat Prabowo, Purbaya Ungkap Dirjen Pajak dan Bea Cukai Jadi Tempat Berlindung Koruptor

Sebelum Dipecat Prabowo, Purbaya Ungkap Dirjen Pajak dan Bea Cukai Jadi Tempat Berlindung Koruptor

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:48 WIB

PN Pontianak Tolak Praperadilan Pamar Lubis, Penyidikan Dugaan Penyerobotan Lahan Berlanjut

PN Pontianak Tolak Praperadilan Pamar Lubis, Penyidikan Dugaan Penyerobotan Lahan Berlanjut

Kalbar | Selasa, 15 September 2026 | 10:47 WIB

Acer Swift Air 14 AI Punya 4 Pilihan Warna, Bobot Ringan-Daya Tahan Baterai hingga 19 Jam

Acer Swift Air 14 AI Punya 4 Pilihan Warna, Bobot Ringan-Daya Tahan Baterai hingga 19 Jam

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 10:42 WIB

Berapa Gaji Purbaya Selama Jadi Menkeu? Anak Sebut Jadi Menteri Duitnya Kecil

Berapa Gaji Purbaya Selama Jadi Menkeu? Anak Sebut Jadi Menteri Duitnya Kecil

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:39 WIB

Temuan Jenazah di Pulau Enggano, Polisi Masih Cocokkan DNA dengan Penumpang Kapal Arupadhatu

Temuan Jenazah di Pulau Enggano, Polisi Masih Cocokkan DNA dengan Penumpang Kapal Arupadhatu

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:38 WIB

5 Cuitan Anak Purbaya usai Ayahnya Dicopot Sebagai Menkeu: Sindir Gaji Kecil hingga Mafia

5 Cuitan Anak Purbaya usai Ayahnya Dicopot Sebagai Menkeu: Sindir Gaji Kecil hingga Mafia

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 10:38 WIB

Donald Trump Menuntut Ganti Rugi Perang Rebutan Selat Hormuz, Sama Siapa?

Donald Trump Menuntut Ganti Rugi Perang Rebutan Selat Hormuz, Sama Siapa?

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:34 WIB

Saat Kabel Mulai Ditinggalkan, Teknologi Wireless Hubungkan Laptop, AR hingga Drone

Saat Kabel Mulai Ditinggalkan, Teknologi Wireless Hubungkan Laptop, AR hingga Drone

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 10:32 WIB

Ulasan Novel Mirai Karya Mamoru Hosoda: Belajar Memahami Arti Keluarga

Ulasan Novel Mirai Karya Mamoru Hosoda: Belajar Memahami Arti Keluarga

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 10:30 WIB

×