Pasien Boleh Pakai Obat Murah yang Khasiatnya Paten, Apoteker: Itu Diatur UU!

Agung Sandy Lesmana, Lilis Varwati

Jum'at, 26 Juli 2024 | 09:45 WIB
Pasien Boleh Pakai Obat Murah yang Khasiatnya Paten, Apoteker: Itu Diatur UU!
Pasien Boleh Pakai Obat Murah yang Khasiatnya Paten, Apoteker: Itu Diatur UU! [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Saat jalani perawatan di fasilitas layanan kesehatan, masyarakat boleh minta ganti obat yang harganya lebih murah meskipun sudah diresepkan oleh dokter. Asalkan obat yang diganti itu memiliki kandungan dan khasiat yang sama, hanya saja lebih murah.

Ketua Umum Ikatan Apoteker Indonesia (IAI),  Noffendri menyampaikan bahwa apoteker memang memiliki izin untuk mengganti jenis obat resep dokter atas permintaan pasien

"Ini diatur oleh pemerintah, pasien boleh menanyakan ada enggak obat dengan kandungan yang sama dengan harga yang lebih murah. Diatur itu dalam Peraturan Pemerintah Nomor 51 Tahun 2009," jelas Noffendri ditemui di Jakarta, Jumat (26/7/2024). 

Ketua Umum Ikatan Apoteker Indonesia (IAI), Noffendri. (Suara.com/Lilis)
Ketua Umum Ikatan Apoteker Indonesia (IAI), Noffendri. (Suara.com/Lilis)

Menurutnya, masyarakat perlu tahu kalau pasien berhak untuk memilih merek obat yang harganya lebih terjangkau. Asalkan dengan catatan, tidak mengganti isi kandungan obat agar tidak memengaruhi khasiatnya. 

"Apoteker boleh ganti obat yang kandungannya sama, karena kalau kandungannya sama itu pasti tidak akan mempengaruhi obatnya," ujar Noffendri.

Obat dengan harga lebih mahal kebanyakan jenis originator atau dikenal juga dengan obat paten. Noffendri mengungkapkan, obat originator harganya bisa mencapai 30-50 persen lebih mahal dari obat generik bermerek. 

Obat paten yang beredar di Indonesia seluruhnya didapat dari impor. Meski begitu, Noffendri menyampaikan bahwa jumlahnya hanya 10 persen dari total obat yang beredar. Sisanya, kebanyakan obat generik bermerek dan obat generik yang jauh lebih murah. 

"Misalnya resep dokter originator, nggak sanggup bayarnya. Kalau pasien setuju ganti generik bermerek, kenapa nggak. Pasti harganya separuh di bawah itu. Yang repot kalau originator itu belum ada obat generik bermereknya," kata Noffendri.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sempat Dikeluhkan Jokowi, Ketua Apoteker Indonesia Tegaskan Tak Semua Jenis Obat Harganya Mahal

Sempat Dikeluhkan Jokowi, Ketua Apoteker Indonesia Tegaskan Tak Semua Jenis Obat Harganya Mahal

News | Kamis, 25 Juli 2024 | 17:25 WIB

Video Kepanikan Terjadi Saat RS Citra Arafiq Kebakaran, Pasien Langsung Dievakuasi ke Masjid

Video Kepanikan Terjadi Saat RS Citra Arafiq Kebakaran, Pasien Langsung Dievakuasi ke Masjid

News | Kamis, 25 Juli 2024 | 01:47 WIB

Bahaya Obat Palsu yang Belum Banyak Orang Tahu

Bahaya Obat Palsu yang Belum Banyak Orang Tahu

Health | Rabu, 24 Juli 2024 | 14:58 WIB

Toko Kosmetik di Kalideres Digerebek Polisi karena Jual Obat Keras, Pemilik Diciduk

Toko Kosmetik di Kalideres Digerebek Polisi karena Jual Obat Keras, Pemilik Diciduk

News | Rabu, 24 Juli 2024 | 13:26 WIB

Terkini

Weton yang Bisa Meredam Rabu Pon? Ada 3 Pilihan Menurut Primbon Jawa

Weton yang Bisa Meredam Rabu Pon? Ada 3 Pilihan Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 11:07 WIB

Sudaryono Ungkap Alasan MBG Ramai Dikritik di Sosmed: Ada Guru hingga LSM

Sudaryono Ungkap Alasan MBG Ramai Dikritik di Sosmed: Ada Guru hingga LSM

News | Selasa, 15 September 2026 | 11:07 WIB

Mentan Ungkap Penipuan Beras Fortifikasi, Selisih Harga hingga Rp44.000 per Kg

Mentan Ungkap Penipuan Beras Fortifikasi, Selisih Harga hingga Rp44.000 per Kg

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 11:04 WIB

Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?

Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 11:02 WIB

Berawal dari Urus SIM hingga Nikah Siri, Hubungan Gelap Oknum Polisi di Tulungagung Kena Sidang Etik

Berawal dari Urus SIM hingga Nikah Siri, Hubungan Gelap Oknum Polisi di Tulungagung Kena Sidang Etik

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 11:02 WIB

The Atala: Ketika Sejarah Nusantara Sera Membawa Menembus Waktu

The Atala: Ketika Sejarah Nusantara Sera Membawa Menembus Waktu

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 11:00 WIB

Mengintip Cara Warisan Leluhur Bali Membuat Garam Palung Secara Tradisional

Mengintip Cara Warisan Leluhur Bali Membuat Garam Palung Secara Tradisional

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 10:58 WIB

Aisar Khaled Dipolisikan terkait Penipuan hingga Pencucian Uang

Aisar Khaled Dipolisikan terkait Penipuan hingga Pencucian Uang

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:58 WIB

Udara Singapura Tembus Rekor Terburuk Pertama Kali Sejak 7 Tahun karena Kebakaran Hutan Kalimantan

Udara Singapura Tembus Rekor Terburuk Pertama Kali Sejak 7 Tahun karena Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:53 WIB

Sebelum Dipecat Prabowo, Purbaya Ungkap Dirjen Pajak dan Bea Cukai Jadi Tempat Berlindung Koruptor

Sebelum Dipecat Prabowo, Purbaya Ungkap Dirjen Pajak dan Bea Cukai Jadi Tempat Berlindung Koruptor

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:48 WIB

×