China Dilanda Musibah, Banjir Bandang Sebabkan Longsor Mematikan di Provinsi Hunan

Andi Ahmad S | Suara.com

Senin, 29 Juli 2024 | 02:16 WIB
China Dilanda Musibah, Banjir Bandang Sebabkan Longsor Mematikan di Provinsi Hunan
Ilustrasi China Dilanda Musibah, Banjir Bandang Sebabkan Longsor Mematikan di Provinsi Hunan. ANTARA FOTO/Xinhua-Syspeo.z/hp.

Suara.com - Bencana alam terjadi di China atau Tiongkok dengan menyebabkan 12 orang meninggal dunia akibat tanah longsor disebabkan banjir bandang.

Peristiwa banjir bandang itu menerjang wilayah provinsi Hunan, Tiongkok tengah dengan menghancurkan sebuah wisma.

Informasi itu disampaikan media pemerintah setempat, bahkan stasiun penyiaran resmi CCTV mengatakan ada 18 orang tewas.

Dua belas jenazah dan enam orang yang selamat telah ditemukan pada Minggu malam, kata kantor berita resmi Xinhua.

Satu orang telah hilang sebelum mayat ke-12 ditemukan. Longsor tersebut disebabkan oleh banjir bandang di sebuah gunung yang menghancurkan wisma tersebut, menurut CCTV.

Lebih dari 240 personel darurat telah dikirim ke lokasi kejadian.

Sebuah video yang diterbitkan oleh Beijing Youth Daily yang dikelola pemerintah menunjukkan petak lumpur dan puing-puing membelah lereng bukit yang hijau dan sebuah pohon tumbang tergeletak di depan sebuah bangunan tiga lantai.

Sebuah video udara di Xinhua menunjukkan apa yang tampak seperti reruntuhan bagian bawah sebuah bangunan di puncak jejak puing-puing, serta bangunan-bangunan rusak di kaki bukit.

Tiongkok dilanda cuaca ekstrem pada musim panas, dengan banjir bandang di utara dan barat daya yang menewaskan sedikitnya 20 orang pada bulan ini.

Sebuah jalan raya di Tiongkok selatan runtuh pada bulan Mei setelah hujan berhari-hari, menewaskan 48 orang.

Para ilmuwan mengatakan perubahan iklim membuat cuaca ekstrem semakin sering terjadi dan intens, dan Tiongkok adalah penghasil gas rumah kaca terbesar di dunia.

Karena sudah lama bergantung pada sumber energi yang menimbulkan polusi seperti batu bara, Beijing telah berjanji untuk mencapai puncak emisi karbon dioksida yang menyebabkan pemanasan global pada tahun 2030 dan mencapai angka nol pada tahun 2060.

Negara ini sudah menjadi produsen energi terbarukan terbesar di dunia, dan penelitian pada bulan ini menunjukkan bahwa Tiongkok membangun kapasitas pembangkit listrik tenaga surya dan angin hampir dua kali lipat dibandingkan gabungan negara-negara lain di dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peringatan Perang! Korea Utara Bersumpah Hancurkan Total Siapa Saja Musuhnya

Peringatan Perang! Korea Utara Bersumpah Hancurkan Total Siapa Saja Musuhnya

News | Minggu, 28 Juli 2024 | 21:48 WIB

Berulang Tahun Hari Ini, Berikut 3 Rekomendasi Drama Romantis Luo Yunxi

Berulang Tahun Hari Ini, Berikut 3 Rekomendasi Drama Romantis Luo Yunxi

Your Say | Minggu, 28 Juli 2024 | 21:26 WIB

3 Drama China Dibintangi Daisy Li yang Tayang 2024, Terbaru Ada Diary

3 Drama China Dibintangi Daisy Li yang Tayang 2024, Terbaru Ada Diary

Your Say | Minggu, 28 Juli 2024 | 20:58 WIB

Terkini

Pejabat Israel Ungkap 9 WNI dan Aktivis Global Sumud Flotilla Dibawa ke Penjara Terapung

Pejabat Israel Ungkap 9 WNI dan Aktivis Global Sumud Flotilla Dibawa ke Penjara Terapung

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:55 WIB

Prabowo Bakal Sampaikan Langsung KEM-PPKF 2027 di DPR Besok, Dasco: Mungkin Ini Baru Pertama Kali

Prabowo Bakal Sampaikan Langsung KEM-PPKF 2027 di DPR Besok, Dasco: Mungkin Ini Baru Pertama Kali

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:53 WIB

Media Turkiye Soroti Langkah Hukum Indonesia usai WNI Ditahan Israel di Global Sumud Flotilla

Media Turkiye Soroti Langkah Hukum Indonesia usai WNI Ditahan Israel di Global Sumud Flotilla

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:41 WIB

BRIN Ingatkan Prabowo soal Reformasi Politik, Khawatir Pemilu 2029 Bisa Bermasalah

BRIN Ingatkan Prabowo soal Reformasi Politik, Khawatir Pemilu 2029 Bisa Bermasalah

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:40 WIB

Gubernur Bobby Nasution Targetkan RS Internasional Sumut Beri Layanan Medis Kelas Dunia

Gubernur Bobby Nasution Targetkan RS Internasional Sumut Beri Layanan Medis Kelas Dunia

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:40 WIB

Bakal 'Sakti' Seperti KPK, Komnas HAM Diusulkan Bisa Lakukan Penyidikan dan Tuntut Pelanggar HAM

Bakal 'Sakti' Seperti KPK, Komnas HAM Diusulkan Bisa Lakukan Penyidikan dan Tuntut Pelanggar HAM

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:31 WIB

DPR Desak Pemerintah Jamin Keselamatan 9 WNI yang Ditangkap Militer Israel

DPR Desak Pemerintah Jamin Keselamatan 9 WNI yang Ditangkap Militer Israel

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:29 WIB

Tutup Pintunya! Kata-kata Terakhir Amin Abdullah Sebelum Dibunuh Pelaku Penembakan Masjid San Diego

Tutup Pintunya! Kata-kata Terakhir Amin Abdullah Sebelum Dibunuh Pelaku Penembakan Masjid San Diego

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:26 WIB

Amnesty: Kritik Pemerintah Dibungkam Lewat Kampanye Disinformasi 'Antek Asing'

Amnesty: Kritik Pemerintah Dibungkam Lewat Kampanye Disinformasi 'Antek Asing'

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:18 WIB

Kedubes Palestina Kutuk Israel usai Cegat Konvoi Global Sumud Flotilla ke Gaza

Kedubes Palestina Kutuk Israel usai Cegat Konvoi Global Sumud Flotilla ke Gaza

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:12 WIB