Bentrok Brimob dan Anggota Satlantas di Tual, Bikin Warga yang Beribadah di Dalam Gereja Panik

Chandra Iswinarno | Suara.com

Senin, 29 Juli 2024 | 11:43 WIB
Bentrok Brimob dan Anggota Satlantas di Tual, Bikin Warga yang Beribadah di Dalam Gereja Panik
Bentrok Brimob vs Satlantas di Tual. [Tangkapan layar akun IG @majeliskopi08]

Suara.com - Peristiwa bentrok antarpolisi yang pecah di depan Gereja Maranatha, Kecamatan Pulau Dullah Selatan, Kota Tual, Maluku pada Minggu (28/7/2024) malam membuat warga yang sedang beribadah di dalam tempat peribadatan tersebut panik.

Bahkan sejumlah warga yang berada di ruas jalan wilayah tersebut lari tunggang langgang menyelamatkan diri usai mendengar letusan senjata api.

Peristiwa bentrok sesama korps baju cokelat, yang melibatkan Anggota Brimob dan Satlantas Polres Tual menjadi viral setelah videonya beredar luas di media sosial.

Berdasarkan informasi yang dihimpung Teras Maluku-jaringan Suara.com, bentrokan tersebut diduga bermula pada Jumat (26/7/2024) sekira jam 23.40 Waktu Indonesia Timur (WIT).

Saat itu, terjadi penganiayaan terhadap personel anggota Satlantas yang melaksanakan kegiatan rutin yang ditingkatkan atau KRYD oleh sekelompok orang yang diduga pesonel Brimob BKO Resimen Pas 3 Pelopor di Pos SS di Polres Tual.

Personel Brimob tersebut diduga tidak terima dengan KRYD tersebut, lantaran satu unit sepeda motor milik teman mereka ditilang karena menggunakan knalpot brong.

Insiden tersebut kemudian berlanjut pada Minggu (28/7/2024) malam. Kedua satuan korps baju cokelat itu saling serang. Akibatnya, sejumlah sepeda motor yang terparkir di SPKT Polres Tual hancur. Tak hanya itu, kaca-kaca SPKT Polres Tual pecah.

Sebelumnya beredar video yang diunggah akun instagram @majeliskopi08 yang memerlihatkan sejumlah anggota Brimob berlarian di jalan mengejar aparat polisi lain. Bahkan, terdengar beberapa kali suara tembakan dari para anggota kepolisian itu.

"Bentrokan terjadi antara oknum aparat keamanan dari Polisi dan Brimob di Kota Tual," demikian keterangan dalam akun itu, Minggu (28/7/2024).

Warga yang berada di sekitar lokasi pun panik dan berusaha melarikan diri agar tak terlibat keributan ini.

"Suara tembakan terdengar berulangkali, hingga membuat warga panik dan berlari menyelamatkan diri," jelas akun itu.

"Anda membuat warga merasa ketakutan dan mencekam," lanjut akun tersebut.

Dari info yang beredar di media sosial, penyebab kejadian ini adalah karena penilangan kendaraan bermotor. Namun, situasi saat ini dipastikan sudah kondusif.

Kedua pimpinan instansi itu juga sudah bertemu dan mendamaikan anak buahnya.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dor...Dor...Dor! Viral Bentrok Polisi VS Polisi di Maluku: Warga Ketakutan Dengar Suara Tembakan

Dor...Dor...Dor! Viral Bentrok Polisi VS Polisi di Maluku: Warga Ketakutan Dengar Suara Tembakan

News | Senin, 29 Juli 2024 | 10:40 WIB

Bentrok Berdarah Massa Bayaran, Kubu Ormas-Sekuriti Sudah 2 Bulan Ribut Lahan Sengketa di Kembangan Jakbar

Bentrok Berdarah Massa Bayaran, Kubu Ormas-Sekuriti Sudah 2 Bulan Ribut Lahan Sengketa di Kembangan Jakbar

News | Selasa, 23 Juli 2024 | 12:09 WIB

Kesaksian Warga Lihat Bentrok Massa Rebutan Lahan Di Kembangan: Bawa Samurai Di Kebun, Emak-emak Ketakutan

Kesaksian Warga Lihat Bentrok Massa Rebutan Lahan Di Kembangan: Bawa Samurai Di Kebun, Emak-emak Ketakutan

News | Senin, 22 Juli 2024 | 23:35 WIB

Terkini

Laka Lantas Meningkat, Lelah dan Lalai Nyalip Jadi Pemicu Utama Kecelakaan saat Mudik 2026

Laka Lantas Meningkat, Lelah dan Lalai Nyalip Jadi Pemicu Utama Kecelakaan saat Mudik 2026

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 16:15 WIB

Siapa Dalang Teror Air Keras Aktivis KontraS? DPR Desak Bongkar Aktor Intelektual Oknum BAIS TNI

Siapa Dalang Teror Air Keras Aktivis KontraS? DPR Desak Bongkar Aktor Intelektual Oknum BAIS TNI

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 16:10 WIB

Di Balik Pesta Mewah, Lettice Events Ubah Cara Kelola Limbah Makanan Lebih Efektif

Di Balik Pesta Mewah, Lettice Events Ubah Cara Kelola Limbah Makanan Lebih Efektif

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 16:10 WIB

Komnas HAM Dorong Agar Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilakukan Melalui Pengadilan Umum

Komnas HAM Dorong Agar Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilakukan Melalui Pengadilan Umum

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 15:57 WIB

Hilal di Batas Kriteria MABIMS, Bosscha ITB Sebut Posisi Bulan Sulit Diamati

Hilal di Batas Kriteria MABIMS, Bosscha ITB Sebut Posisi Bulan Sulit Diamati

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 15:49 WIB

Update Korban Perang AS-Israel vs Iran: Tembus Ribuan Jiwa Meninggal Dunia

Update Korban Perang AS-Israel vs Iran: Tembus Ribuan Jiwa Meninggal Dunia

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 15:35 WIB

Angka Pemudik 2026 Melonjak 10 Persen, Simak Data Lengkap Kemenhub Berikut Ini

Angka Pemudik 2026 Melonjak 10 Persen, Simak Data Lengkap Kemenhub Berikut Ini

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 15:29 WIB

Apa Itu Ladang Gas South Pars? Pusat Energi Dunia yang Diserang Rudal Israel

Apa Itu Ladang Gas South Pars? Pusat Energi Dunia yang Diserang Rudal Israel

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 15:05 WIB

Lebaran Berpotensi Sabtu 21 Maret, Kemenag DIY Pantau Hilal di POB Syekh Bela Belu Sore Ini

Lebaran Berpotensi Sabtu 21 Maret, Kemenag DIY Pantau Hilal di POB Syekh Bela Belu Sore Ini

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 15:04 WIB

Beri Kejutan Menyenangkan, LRT Jabodebek Berlakukan Tarif Rp1 Saat Idul Fitri 2026

Beri Kejutan Menyenangkan, LRT Jabodebek Berlakukan Tarif Rp1 Saat Idul Fitri 2026

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 14:48 WIB