Sekolah Pengungsian Gaza Diserang, 30 Nyawa Melayang

Bella

Senin, 29 Juli 2024 | 15:55 WIB
Sekolah Pengungsian Gaza Diserang, 30 Nyawa Melayang
Ilustrasi - Seorang pria duduk di antara reruntuhan bangunan di Kota Khan Younis, Jalur Gaza selatan, Rabu (17/7/2024). ANTARA FOTO/Xinhua/Rizek Abdeljawad/rwa.

Suara.com - Suasana duka menyelimuti Gaza Tengah ketika serangan udara Israel menghantam sebuah sekolah putri di Deir al-Balah, yang digunakan sebagai tempat pengungsian bagi warga Palestina. Sedikitnya 30 orang tewas dalam serangan tersebut, termasuk tujuh anak-anak dan tujuh perempuan. Kejadian tragis ini terjadi saat para negosiator Israel bersiap untuk bertemu dengan mediator internasional membahas usulan gencatan senjata.

Sekolah yang menjadi tempat berlindung ribuan warga Palestina ini kini berubah menjadi reruntuhan. Di antara puing-puing, terlihat bantal-bantal yang sebelumnya digunakan oleh para pengungsi, sementara dinding yang hancur menganga, menunjukkan bekas kekejaman serangan tersebut. Pemandangan memilukan lainnya terlihat saat seorang wartawan Associated Press menyaksikan tubuh seorang balita di dalam ambulans, tertutup selimut.

Kecaman dan Klaim Bertolak Belakang

Militer Israel mengklaim bahwa serangan tersebut menargetkan pusat komando Hamas yang digunakan untuk mengarahkan serangan terhadap pasukan Israel serta menyimpan "sejumlah besar senjata". Namun, Hamas segera membantah klaim ini, menyatakan bahwa serangan tersebut tidak berdasar dan hanya menambah penderitaan warga sipil.

Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan bahwa serangan ini bukanlah satu-satunya tragedi yang terjadi pada hari itu. Setidaknya 12 orang lainnya tewas dalam serangan terpisah di berbagai wilayah Gaza, menambah panjang daftar korban jiwa akibat konflik yang semakin memanas.

Pertemuan Diplomatik di Tengah Krisis

Di tengah ketegangan yang semakin memuncak, pejabat dari Amerika Serikat, Mesir, Qatar, dan Israel dijadwalkan bertemu di Italia untuk membahas kemungkinan gencatan senjata. Pertemuan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal menuju perdamaian yang lebih langgeng di wilayah yang terus dilanda konflik.

Evakuasi dan Krisis Kemanusiaan

Sementara itu, di lapangan, militer Israel mengeluarkan perintah evakuasi baru di bagian zona kemanusiaan di Gaza. Langkah ini diambil menjelang serangan yang direncanakan di Khan Younis, menyusul tembakan roket yang menurut Israel berasal dari daerah tersebut. Zona kemanusiaan yang dipenuhi kamp-kamp tenda ini kini menjadi saksi bisu penderitaan ribuan warga Palestina yang harus berpindah-pindah tempat tanpa kepastian.

Mohammad Jaber, seorang pengungsi yang telah kesekian kalinya harus berpindah tempat, mengungkapkan keputusasaannya. "Setiap kali mereka memberitahu kami untuk pergi ke suatu daerah, dan itu tidak aman. Kali ini, kami tidak tahu harus pergi ke mana," ujarnya sambil mengelap keringat di wajahnya, di tengah persiapan pindah yang dilakukan anak-anaknya.

Korban di Tepi Barat

Tragedi serupa juga terjadi di Tepi Barat yang diduduki. Seorang remaja berusia 17 tahun dan seorang pria berusia 24 tahun tewas akibat serangan drone Israel di kamp Balata, Nablus. Kementerian Kesehatan Palestina melaporkan bahwa serangan ini juga melukai 22 orang lainnya.

Harapan untuk Gencatan Senjata

Di tengah kekacauan ini, warga Israel di Tel Aviv menggelar demonstrasi anti-pemerintah, menuntut gencatan senjata dan pembebasan sandera yang masih tersisa. "Ada kesepakatan di atas meja dan kita perlu mewujudkannya, dan kita perlu mewujudkannya sekarang," ujar Tamir Guytsabary, salah satu demonstran.

baca juga

Perang di Gaza telah menelan lebih dari 39.200 korban jiwa warga Palestina, dengan ribuan anak-anak yang kini menjadi yatim piatu. PBB memperkirakan jumlah anak tanpa pendamping ini terus meningkat seiring berlanjutnya konflik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Respons Israel soal Serangan Roket di Lapangan Sepak Bola Golan yang Tewaskan 12 Orang

Respons Israel soal Serangan Roket di Lapangan Sepak Bola Golan yang Tewaskan 12 Orang

News | Senin, 29 Juli 2024 | 14:22 WIB

Judoka Tajikistan Kalahkan Atlet Israel, Tolak Jabat Tangan dan Serukan 'Allahu Akbar'

Judoka Tajikistan Kalahkan Atlet Israel, Tolak Jabat Tangan dan Serukan 'Allahu Akbar'

News | Senin, 29 Juli 2024 | 11:37 WIB

Tegang! Rusia Sebut Israel Musuh, Sebut Hamas Tak Mungkin Dilenyapkan

Tegang! Rusia Sebut Israel Musuh, Sebut Hamas Tak Mungkin Dilenyapkan

News | Senin, 29 Juli 2024 | 11:05 WIB

Pendidikan Coki Pardede vs Indah G, Adabnya Menertawakan Aksi Boikot Produk Pro Israel Tuai Kecaman

Pendidikan Coki Pardede vs Indah G, Adabnya Menertawakan Aksi Boikot Produk Pro Israel Tuai Kecaman

Lifestyle | Minggu, 28 Juli 2024 | 18:20 WIB

12 Orang Tewas Akibat Serangan Roket, Israel Bakal Habisi Kelompok Hizbullah Lebanon

12 Orang Tewas Akibat Serangan Roket, Israel Bakal Habisi Kelompok Hizbullah Lebanon

News | Senin, 29 Juli 2024 | 04:30 WIB

Peringatan Perang! Korea Utara Bersumpah Hancurkan Total Siapa Saja Musuhnya

Peringatan Perang! Korea Utara Bersumpah Hancurkan Total Siapa Saja Musuhnya

News | Minggu, 28 Juli 2024 | 21:48 WIB

Misteri Ledakan di Golan, Malfungsi Sistem Pertahanan Israel?

Misteri Ledakan di Golan, Malfungsi Sistem Pertahanan Israel?

News | Minggu, 28 Juli 2024 | 20:28 WIB

Olimpiade Paris di Bawah Ancaman, Israel Tuduh Iran Rencanakan Serangan Terhadap Atlet

Olimpiade Paris di Bawah Ancaman, Israel Tuduh Iran Rencanakan Serangan Terhadap Atlet

News | Minggu, 28 Juli 2024 | 19:11 WIB

Terkini

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime

Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:40 WIB

BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:15 WIB

×