Perang Dingin Terjadi Jika AS Lakukan Hal Ini, Putin Tegaskan Krisis Rudal

Andi Ahmad S

Senin, 29 Juli 2024 | 18:41 WIB
Perang Dingin Terjadi Jika AS Lakukan Hal Ini, Putin Tegaskan Krisis Rudal
Vladimir Putin [Xinhua]

Suara.com - Presiden Rusia Vladimir Putin memberikan ancaman kepada Amerika Serikat (AS) jika rencana mengerahkan rudal ke Jerman terjadi.

Putin saat parade angkatan laut di Saint Petersburg menurut media lokal di sana memberikan ancaman tegas kepada Amerika Serikat.

“Jika Amerika Serikat melaksanakan rencana tersebut, kami akan menganggap diri kami terbebas dari moratorium sepihak yang sebelumnya diterapkan mengenai pengerahan kemampuan serangan jarak menengah dan pendek,” katanya.

Putin menambahkan bahwa saat ini di Rusia pengembangan sistem tersebut sedang dalam tahap akhir.

“Kami akan mengambil tindakan serupa dalam mengerahkan mereka, dengan mempertimbangkan tindakan AS, satelit-satelitnya di Eropa dan wilayah lain di dunia,” tegasnya.

Rudal-rudal tersebut, yang dapat menempuh jarak antara 500 dan 5.500 kilometer (300-3.400 mil), merupakan subjek dari perjanjian pengendalian senjata yang ditandatangani oleh AS dan Uni Soviet pada tahun 1987.

Namun baik Washington maupun Moskow menarik diri dari Perjanjian Kekuatan Nuklir Jarak Menengah pada tahun 2019, masing-masing saling menuduh melakukan pelanggaran.

Rusia kemudian mengatakan pihaknya tidak akan memulai kembali produksi rudal tersebut selama Amerika Serikat tidak mengerahkan rudal ke luar negeri.

Pada awal Juli, Washington dan Berlin mengumumkan bahwa “penyebaran episodik” rudal jarak jauh AS, termasuk rudal jelajah Tomahawk, ke Jerman akan dimulai pada tahun 2026.

baca juga

Putin mengatakan bahwa lokasi administratif dan militer penting Rusia akan berada dalam jangkauan rudal yang di masa depan dapat dilengkapi dengan hulu ledak nuklir.

"Sehingga wilayah kami akan berada dalam waktu sekitar 10 menit," ucapnya.

Presiden Rusia juga menyebutkan bahwa AS telah mengerahkan sistem rudal jarak menengah Typhon di Denmark dan Filipina dalam latihan baru-baru ini.

Situasi ini mengingatkan kita pada peristiwa Perang Dingin terkait dengan penempatan rudal jarak menengah Pershing Amerika di Eropa, kata Putin.

AS mengerahkan rudal balistik Pershing AS di Jerman Barat pada tahun 1980an pada puncak Perang Dingin.

Rudal AS terus ditempatkan hingga reunifikasi Jerman hingga tahun 1990an.

Namun setelah berakhirnya Perang Dingin, Amerika Serikat secara signifikan mengurangi jumlah rudal yang ditempatkan di Eropa seiring dengan berkurangnya ancaman dari Moskow.

Kremlin telah memperingatkan pada pertengahan Juli bahwa usulan penempatan AS akan berarti ibu kota Eropa akan menjadi sasaran rudal Rusia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tegang! Rusia Sebut Israel Musuh, Sebut Hamas Tak Mungkin Dilenyapkan

Tegang! Rusia Sebut Israel Musuh, Sebut Hamas Tak Mungkin Dilenyapkan

News | Senin, 29 Juli 2024 | 11:05 WIB

Jadi Negara Terkuat di Dunia! AS, Jepang dan Korsel Bangun Kerja Sama Pertahanan

Jadi Negara Terkuat di Dunia! AS, Jepang dan Korsel Bangun Kerja Sama Pertahanan

News | Minggu, 28 Juli 2024 | 22:34 WIB

Peringatan Perang! Korea Utara Bersumpah Hancurkan Total Siapa Saja Musuhnya

Peringatan Perang! Korea Utara Bersumpah Hancurkan Total Siapa Saja Musuhnya

News | Minggu, 28 Juli 2024 | 21:48 WIB

Terkini

Sesaji Rewanda di Goa Kreo: Ritual Warga yang Ikut Menjaga Hutan dan Kera Ekor Panjang

Sesaji Rewanda di Goa Kreo: Ritual Warga yang Ikut Menjaga Hutan dan Kera Ekor Panjang

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 16:26 WIB

Serukan Dukungan untuk Malaysia Jelang Lawan Timnas Indonesia, Anwar Ibrahim Malah Kena Skakmat

Serukan Dukungan untuk Malaysia Jelang Lawan Timnas Indonesia, Anwar Ibrahim Malah Kena Skakmat

Bola | Kamis, 24 September 2026 | 16:25 WIB

Unjuk Rasa di Monas Ganggu Operasional 8 Rute Transjakarta

Unjuk Rasa di Monas Ganggu Operasional 8 Rute Transjakarta

News | Kamis, 24 September 2026 | 16:24 WIB

Awas! Suhu Panas di Sulsel Bisa Tembus 45 Derajat, Ini Daftar Wilayah Masuk Status Siaga

Awas! Suhu Panas di Sulsel Bisa Tembus 45 Derajat, Ini Daftar Wilayah Masuk Status Siaga

Sulsel | Kamis, 24 September 2026 | 16:24 WIB

KPA Desak Pemerintah Jalankan UU Reforma Agraria, Tak Cukup Berhenti di Ketukan Palu

KPA Desak Pemerintah Jalankan UU Reforma Agraria, Tak Cukup Berhenti di Ketukan Palu

News | Kamis, 24 September 2026 | 16:22 WIB

Dekorasi Kamar Tidur Feng Shui Minimalis, Ikuti 9 Ide agar Makin Nyaman

Dekorasi Kamar Tidur Feng Shui Minimalis, Ikuti 9 Ide agar Makin Nyaman

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 16:21 WIB

Review Serial 10 PM: Ketika Teknologi Membuka Pintu Menuju Dunia Lain

Review Serial 10 PM: Ketika Teknologi Membuka Pintu Menuju Dunia Lain

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 16:20 WIB

Respons Sekjen PSI Raja Juli Soal Gugatan Ijazah Gibran di MK

Respons Sekjen PSI Raja Juli Soal Gugatan Ijazah Gibran di MK

News | Kamis, 24 September 2026 | 16:19 WIB

Dari Jembatan Kaluppini, Pertamina Sambungkan Kembali Harapan Warga Enrekang

Dari Jembatan Kaluppini, Pertamina Sambungkan Kembali Harapan Warga Enrekang

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 16:17 WIB

Tantangan Bisnis Spare Parts di Tengah Gempuran Mobil China

Tantangan Bisnis Spare Parts di Tengah Gempuran Mobil China

Otomotif | Kamis, 24 September 2026 | 16:15 WIB

×