"Ada Badai di Dalam", Kisah Dibalik Gaya Penembak Viral Turki yang Super Santai Tangan di Saku

Aprilo Ade Wismoyo

Minggu, 04 Agustus 2024 | 16:36 WIB
"Ada Badai di Dalam", Kisah Dibalik Gaya Penembak Viral Turki yang Super Santai Tangan di Saku
Atlet Menembak Asal Turki, Yusuf Dikec yang Viral di Dunia Maya Karena Gaya Menembaknya yang Unik. (twitter.com/@logka11)

Suara.com - Jika kesejukan punya wajah, maka itu adalah penembak Turki Yusuf Dikec. Pria berusia 51 tahun, yang memenangkan medali perak dalam nomor beregu campuran pistol udara 10 meter di Olimpiade Paris tanpa perlengkapan khusus dan tangan di saku, kini menjadi orang yang paling banyak dicari di Internet dan menjadi inspirasi di balik berbagai meme.

Kembali ke rumah setelah kemenangannya di Olimpiade bersama rekan setimnya Sevval Ilayda Tarhan, Dikec berbicara kepada kantor berita Turki Anadolu tentang postur santainya yang menjadi berita utama. “Itu adalah posisi di mana saya merasa paling nyaman dan dapat menjaga tubuh saya paling stabil. Meskipun saya terlihat tenang di luar, ada badai di dalam,” katanya, seraya menambahkan bahwa dia tidak menyangka bahwa posturnya akan mulai berubah. berdengung. “Saya tidak menyangka hal ini akan menciptakan kehebohan seperti ini,” katanya, seraya menambahkan bahwa ia baru saja mengambil posisi dan melepaskan tembakan.

Ketertarikan seputar Yusuf Dikec menimbulkan gelombang informasi yang salah, dengan klaim bahwa ia adalah seorang mekanik dan perjalanannya sebagai penembak dimulai setelah perceraian yang buruk. Meskipun status hubungannya tidak diketahui, jelas bahwa ketenangannya adalah hasil kerja keras selama dua dekade. Mantan sersan di Angkatan Darat Turki, Dikec memulai olahraga menembak pada tahun 2001. Ia adalah atlet Olimpiade lima kali yang juga berkompetisi pada Olimpiade 2008, 2012, 2016, dan 2020.

Dalam wawancaranya dengan Anadolu, ia berkata, "Orang-orang terkadang berkata, 'sangat mudah, Anda memenangkan medali dengan tangan di saku'. Itu yang terlihat dari luar, namun di balik medali ini terdapat kerja keras selama 24 tahun. Saya berlatih selama 4-5 jam enam hari seminggu."

Dikec sebelumnya telah memenangkan medali di kejuaraan Eropa dan dunia, Pertandingan Mediterania dan Pertandingan Solidaritas Islam. "Yang hilang dalam koleksi itu adalah medali Olimpiade. Koleksi itu akan lengkap jika itu emas. Jika saya memenangkan emas di Olimpiade ini, saya berpikir untuk berhenti," katanya, menambahkan, "Saya sangat baik, dan Ilayda juga sangat bagus. Insya Allah kami akan meraih medali emas pada tahun 2028.”

Dikec telah memberi tahu Anadolu tentang percakapannya dengan putrinya yang berusia sembilan tahun, Basak, sebelum dia berangkat ke Paris. "Satu-satunya asetku di dunia, sumber kehidupanku, adalah Basak. Dia memberiku tips sebelum dia pergi. Ketika aku bertanya kepadanya, 'Bagaimana kabarmu dalam senam, dia menjawab,' Aku berkata pada diriku sendiri, 'kamu pasti bisa, Basak.' , kamu bisa menang'. Kamu melakukan hal yang sama.' Penembak mengatakan dia berbicara dengan putrinya sehari sebelum acara menembak Olimpiade. "Biasanya, saya tidak menjawab telepon saya agar tidak mengalihkan perhatian saya, tetapi berbicara dengan putri saya, memotivasi saya."

Basak mengaku sangat senang melihat ayahnya tampil. “Saya mendoakan dia sukses. Saya memotivasi dia agar dia tidak kesal karena tidak finis pertama.”

“Yusuf Dikec hanya sebuah nama”

Penembak bintang itu mengatakan, seorang atlet perlu memperhatikan sikap, perilaku, dan gaya hidupnya saat mengenakan jersey timnas. “Yusuf Dikec hanyalah sebuah nama dan simbol. Saya sangat senang dibicarakan sebagai atlet Turki, bukan sebagai Yusuf Dikec.”

Ia mengatakan kemenangan ini harus menginspirasi para penembak muda Turki. “Saya memulai olahraga ini sangat terlambat, saya memulainya ketika saya berusia 28 tahun. Awalnya, ketika kami mengikuti kompetisi di Eropa dan dunia, kami menganggap mencapai final sebagai sebuah kesuksesan. Hari ini, setelah 24 tahun, kami telah mulai untuk memulai olahraga ini. merasa sedih karena finis kedua di Olimpiade. Kami punya banyak teman muda, mereka akan melampaui kami. Saya sudah tua, tapi kami telah menunjukkan bahwa kesuksesan bisa diraih dengan kerja keras Anda lakukan untuk mencapai apa yang Anda inginkan," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BREAKING NEWS! Gregoria Mariska Langsung Raih Medali Perunggu, Ini Alasannya

BREAKING NEWS! Gregoria Mariska Langsung Raih Medali Perunggu, Ini Alasannya

Sport | Minggu, 04 Agustus 2024 | 16:23 WIB

Olimpiade Paris 2024: Gregoria Mariska Tumbang, Tradisi Emas Indonesia Melayang

Olimpiade Paris 2024: Gregoria Mariska Tumbang, Tradisi Emas Indonesia Melayang

Sport | Minggu, 04 Agustus 2024 | 15:34 WIB

Vatikan Tanggapi Pelecehan Perjamuan Terakhir di Olimpiade Paris, Kritik Kebebasan Berekspresi yang Kelewatan

Vatikan Tanggapi Pelecehan Perjamuan Terakhir di Olimpiade Paris, Kritik Kebebasan Berekspresi yang Kelewatan

News | Minggu, 04 Agustus 2024 | 15:28 WIB

Cek Fakta: Hamas Ancam Serang Olimpiade Paris, Benarkah?

Cek Fakta: Hamas Ancam Serang Olimpiade Paris, Benarkah?

News | Minggu, 04 Agustus 2024 | 04:30 WIB

Kata-kata Magis Susi Susanti Sebelum Gregoria Mariska Tunjung Tembus Semifinal Olimpiade Paris 2024

Kata-kata Magis Susi Susanti Sebelum Gregoria Mariska Tunjung Tembus Semifinal Olimpiade Paris 2024

Lifestyle | Sabtu, 03 Agustus 2024 | 19:07 WIB

Sosok Liu Yu Chen, 'Anak' Hendra Setiawan Lamar Huang Yaqiong di Olimpiade Paris 2024

Sosok Liu Yu Chen, 'Anak' Hendra Setiawan Lamar Huang Yaqiong di Olimpiade Paris 2024

Lifestyle | Sabtu, 03 Agustus 2024 | 16:42 WIB

Terkini

Prabowo Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Prancis, Bertolak Kembali ke Jakarta

Prabowo Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Prancis, Bertolak Kembali ke Jakarta

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 23:50 WIB

Mangkir dari Pemeriksaan Gas 'Whip Pink', Influencer ZNM dan Dua Saksi Lain Dijemput Paksa Polisi

Mangkir dari Pemeriksaan Gas 'Whip Pink', Influencer ZNM dan Dua Saksi Lain Dijemput Paksa Polisi

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 23:46 WIB

Dulu Diminta Balik ke Barak, Ray Rangkuti Kritik TNI Kini 'Kepung' Ranah Sipil

Dulu Diminta Balik ke Barak, Ray Rangkuti Kritik TNI Kini 'Kepung' Ranah Sipil

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 23:10 WIB

Modus Pungli dan Titipan dalam SPMB 2026, dari Uang Bangku hingga Rekayasa Domisili

Modus Pungli dan Titipan dalam SPMB 2026, dari Uang Bangku hingga Rekayasa Domisili

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:46 WIB

Tragedi Jip Wisata Bromo: Rem Blong di Tikungan Letter S Wonokitri, Dua Orang Tewas

Tragedi Jip Wisata Bromo: Rem Blong di Tikungan Letter S Wonokitri, Dua Orang Tewas

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:38 WIB

Bahaya Gas N2O Whip Pink: Konsumen Alami Lumpuh Temporer hingga Kerusakan Saraf Tepi

Bahaya Gas N2O Whip Pink: Konsumen Alami Lumpuh Temporer hingga Kerusakan Saraf Tepi

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:33 WIB

Polisi Ungkap Kronologi dan Penyebab Sementara Ledakan PT MCCI Cilegon

Polisi Ungkap Kronologi dan Penyebab Sementara Ledakan PT MCCI Cilegon

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:26 WIB

Polemik Kurban Uang Negara: Dasar Hukum, Pandangan MUI, dan Alasan Pemerintah

Polemik Kurban Uang Negara: Dasar Hukum, Pandangan MUI, dan Alasan Pemerintah

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:32 WIB

Geger Eks Pegawai Sudin LH Jakpus Tewas Usai Diduga Lompat dari Jembatan Cawang

Geger Eks Pegawai Sudin LH Jakpus Tewas Usai Diduga Lompat dari Jembatan Cawang

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 20:33 WIB

Gen Z Lebih Berani dan Tak Kenal Takut Dibanding Generasi Orde Baru

Gen Z Lebih Berani dan Tak Kenal Takut Dibanding Generasi Orde Baru

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 20:13 WIB