Ini Saran Kak Seto agar Anak Tidak Ateis Gara-gara Gadget

Selasa, 06 Agustus 2024 | 22:18 WIB
Ini Saran Kak Seto agar Anak Tidak Ateis Gara-gara Gadget
Ketua LPAI Seto Mulyadi. [Dok.Antara]

Suara.com - Psikolog sekaligus pemerhati anak Seto Mulyadi mengingatkan bahwa kecanduan gawai atau gadget bisa berdampak buruk bagi anak hingga membuat mereka tak percaya adanya Tuhan atau ateis.

Kecanggihan teknologi dan penggunaan media sosial membuat anak mudah terkoneksi dengan apa pun dan siapa pun. Sehingga, anak bisa dengan mudah dapatkan informasi melalui internet, kemudian bisa jadi mempengaruhi cara berpikirnya.

"Kalau anak sudah ada ketergantungan pada gadget, sudah susah lepas. Nah, nanti dengan mudah disusupi hal-hal negatif. Seperti tadi, mulai dari LGBT, kemudian ateisme, kemudian penuh dengan kebencian, permusuhan, dan sebagainya," ujar psikolog yang akrab disapa Kak Seto itu kepada Suara.com dihubungi Selasa (6/8/2024).

Untuk menyikapi fenomena tersebut, Kak Seto menekankan pendidikan ahlak mulia yang terdapat dalam pengajaran Pelajaran Pancasila.

Menurutnya, itu bisa menjadi benteng bagi anak agar tidak mudah terpengaruh dengan ajaran dan ajakan negatif.

"Ahlak mulia ini yang harus dipegang teguh dalam sistem pendidikan kita. Sehingga anak jangan sampai lepas kontrol," pinta Kak Seto.

Nilai-nilai yang ada pada Pancasila tersebut yang perlu jadi pedoman dalam mendidik anak-anak. Itu sebabnya, Kak Seto tegas menolak pengasuhan dengan cara kasar dan keras kepada anak.

Menurutnya, cara-cara kekerasan justru akan membhat anak kabur dari orangtua dan tidak betah di rumah.

"Kaburnya itu bisa keluar dari rumah atau keluar dari komunikasi dengan orangtua. Dan itu jadi ketergantungan pada gadget. Orangtua juga jangan sampai terlalu melepaskan anak-anak pada gadget," pesannya.

Baca Juga: Ketua IDAI Ungkap Ada Remaja Jadi Ateis karena Kecanduan Gadget, Kak Seto Ungkap Penyebabnya

Pengalaman Kak Seto sebagai psikolog, dia mengungkapkan kalau kecanduan gadget itu memang selalu berdampak buruk untuk anak. Meski tidak sampai ekstrem menjadi ateis, tetapi dampak negatif lain juga membuat anak jadi berani melawan orangtua.

"Misalnya melawan orang tua, merendahkan orang tua, tidak menghargai orang tua, ada yang membentak, membenci orang tua, dan sebagainya. Jadi inilah yang harus diwaspadai terhadap bahaya dari gadget," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI