Megawati: Sarawak, Sabah Itu Seharusnya Masuk Kita

Chandra Iswinarno, Bagaskara Isdiansyah

Rabu, 14 Agustus 2024 | 12:21 WIB
Megawati: Sarawak, Sabah Itu Seharusnya Masuk Kita
Ketum PDIP Megawati Soekarnoputeri. [Tangkapan layar akun YouTube]

Suara.com - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menyampaikan sejarah geopolitik Indonesia dalam pidatonya usai memberikan surat keputusan atau SK rekomendasi dukungan kepada 13 bakal calon gubernur dan wakil wali gubernur untuk Pilkada 2024, Rabu (14/8/2024).

Dalam agenda yang digelar di Kantor DPP PDIP Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta, Megawati mengungkap percakapannya dengan sang Ayah, Presiden pertama RI, Soekarno.

"Banyak yang menanyakan begini, Kenapa sih Bung Karno capek-capek merebut Irian Barat? Nah saya nanya," kata Megawati.

Megawati yang tampil mengenakan baju hitam kemudian meneruskan pidatonya dalam agenda tersebut.

"Bapak saya mengatakan 'karena itu di dalam traktat dengan Hindia Belanda, semua yang kita punya ini (Megawati menunjuk peta indonesia) dulu, adalah daerah jajahan dari Belanda'," katanya.

Ia kemudian melanjutkan, sambil melihat peta Indonesia yang terpajang di Kantor DPP PDIP, menunjukan bahwa wilayah Kalimantan Utara seharusnya hingga wilayah Malaysia dan Brunei Darussalam.

"Dan malah beliau (Bung Karno) bilang, seharusnya. Jadi, Kalimantan Utara itu yang arahnya ke sana, ada Brunei (Darussalam), Malaysia, makanya kan enak nih nerangkannya. Jadi, seperti Sarawak, Sabah itu seharusnya Kalimantan Utara itu masuk ke kita," katanya.

Meski begitu, ia mengemukakan, wilayah tersebut belum bisa menjadi teritori Indonesia karena aksi Dwikora.

"Tapi belum bisa karena waktu itu Bung Karno melakukan yang namanya Dwikora," ujarnya.

Anak kedua Bung Karno ini melanjutkan dengan menceritakan pengalaman bertemu mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Muhammad dan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim.

Saat bertemu mereka, Megawati mengatakan, kedua orang tersebut menyampaikan terima kasih kepada Bung Karno. Ucapan tersebut, menurut Megawati, lantaran Bung Karno dianggap punya peran Malaysia lepas dari Inggris.

"Jadi kalau saya bertemu dengan Pak Mahathir, Pak Anwar Ibrahim, beliau bilang terima kasih sekali kami kepada bapakmu, karena malaysia bukan lagi miliknya Inggris. Gitu loh, ini sejarah," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Megawati Beri SK Dukungan ke Cagub-Cawagub di 13 Provinsi untuk Pilkada, Ada Edy Rahmayadi hingga Isran Noor

Megawati Beri SK Dukungan ke Cagub-Cawagub di 13 Provinsi untuk Pilkada, Ada Edy Rahmayadi hingga Isran Noor

News | Rabu, 14 Agustus 2024 | 11:46 WIB

Hari Ini, Megawati Umumkan Pengusungan 12 Bakal Cagub-Cawagub, 293 Bakal Calon Bupati/Wali Kota

Hari Ini, Megawati Umumkan Pengusungan 12 Bakal Cagub-Cawagub, 293 Bakal Calon Bupati/Wali Kota

News | Rabu, 14 Agustus 2024 | 10:08 WIB

Megawati Disebut Produk Politik Dinasti, Tapi...

Megawati Disebut Produk Politik Dinasti, Tapi...

News | Rabu, 14 Agustus 2024 | 08:00 WIB

Terkini

Prabowo Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Prancis, Bertolak Kembali ke Jakarta

Prabowo Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Prancis, Bertolak Kembali ke Jakarta

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 23:50 WIB

Mangkir dari Pemeriksaan Gas 'Whip Pink', Influencer ZNM dan Dua Saksi Lain Dijemput Paksa Polisi

Mangkir dari Pemeriksaan Gas 'Whip Pink', Influencer ZNM dan Dua Saksi Lain Dijemput Paksa Polisi

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 23:46 WIB

Dulu Diminta Balik ke Barak, Ray Rangkuti Kritik TNI Kini 'Kepung' Ranah Sipil

Dulu Diminta Balik ke Barak, Ray Rangkuti Kritik TNI Kini 'Kepung' Ranah Sipil

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 23:10 WIB

Modus Pungli dan Titipan dalam SPMB 2026, dari Uang Bangku hingga Rekayasa Domisili

Modus Pungli dan Titipan dalam SPMB 2026, dari Uang Bangku hingga Rekayasa Domisili

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:46 WIB

Tragedi Jip Wisata Bromo: Rem Blong di Tikungan Letter S Wonokitri, Dua Orang Tewas

Tragedi Jip Wisata Bromo: Rem Blong di Tikungan Letter S Wonokitri, Dua Orang Tewas

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:38 WIB

Bahaya Gas N2O Whip Pink: Konsumen Alami Lumpuh Temporer hingga Kerusakan Saraf Tepi

Bahaya Gas N2O Whip Pink: Konsumen Alami Lumpuh Temporer hingga Kerusakan Saraf Tepi

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:33 WIB

Polisi Ungkap Kronologi dan Penyebab Sementara Ledakan PT MCCI Cilegon

Polisi Ungkap Kronologi dan Penyebab Sementara Ledakan PT MCCI Cilegon

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:26 WIB

Polemik Kurban Uang Negara: Dasar Hukum, Pandangan MUI, dan Alasan Pemerintah

Polemik Kurban Uang Negara: Dasar Hukum, Pandangan MUI, dan Alasan Pemerintah

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:32 WIB

Geger Eks Pegawai Sudin LH Jakpus Tewas Usai Diduga Lompat dari Jembatan Cawang

Geger Eks Pegawai Sudin LH Jakpus Tewas Usai Diduga Lompat dari Jembatan Cawang

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 20:33 WIB

Gen Z Lebih Berani dan Tak Kenal Takut Dibanding Generasi Orde Baru

Gen Z Lebih Berani dan Tak Kenal Takut Dibanding Generasi Orde Baru

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 20:13 WIB