Pidato Puan Singgung Fenomena Pemilu 2024: Yang Menang Jadi Indah, Yang Kalah Sulit Tidur

Chandra Iswinarno | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Jum'at, 16 Agustus 2024 | 11:19 WIB
Pidato Puan Singgung Fenomena Pemilu 2024: Yang Menang Jadi Indah, Yang Kalah Sulit Tidur
Ketua DPR Puan Maharani. [Tangkapan layar]

Suara.com - Ketua DPR Puan Maharani menyinggung fenomena usai penyelenggaraan Pemilu 2024. Ia menyampaikan bagi yang menang pemilu kemarin menjadi hal yang indah, sementara yang kalah menderita.

Pernyataan itu disampaikan Puan dalam pidatonya dalam Sidang Bersama DPR dan DPD di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (16/8/2024).

Awalnya, Puan menyampaikan bahwa Indonesia telah menyelesaikan agenda nasional Pemilu 2024.

Ia kemudian menyampaikan ucapan selamat buat presiden dan wakil presiden terpilih hingga anggota legislatif terpilih.

"Kita ucapkan selamat kepada Bapak Prabowo Subianto dan Bapak Gibran Rakabuming Raka sebagai Presiden dan Wakil Presiden terpilih," katanya.

"Kita juga ucapkan selamat kepada bapak/ibu yang terpilih menjadi anggota DPR RI, DPD RI dan DPRD periode mendatang," sambungnya.

Puan menyampaikan, pelaksanaan pemilu bagi rakyat adalah pesta demokrasi, rakyat dianggap menjadi penting, rakyat diundang oleh setiap calon, ada yang menyediakan hiburan, ada yang menyediakan konsumsi, ada yang menyediakan oleh-oleh.

Adanya hal itu membuat rakyat bergembira menikmati pesta demokrasi. Menurutnya, dalam Pemilu itu para calon berupaya hingga bersolek demi meraih hati pemilih agar mendapatkan suaranya.

"Para calon pun berupaya menyenangkan pemilih agar dapat merebut suaranya; berusaha tampil simpatik; foto diri yang terbaik dipajang sampai ke pelosok-pelosok; rumah makan; pohon-pohon jadi korban; tiang listrik penuh tempelan; semua cara dilakukan untuk mendapatkan suara rakyat," tuturnya.

Ia lantas menyinggung dari adanya fenomena pemilu, bagi yang menang akan terasa sangat indah sementara yang kalah akan serba sulit.

"Bagi yang berhasil dalam Pemilu, semua hal menjadi indah untuk dikenang; sementara bagi yang belum berhasil, merasa serba sulit; sulit makan, sulit tidur, bahkan ada yang sulit untuk bangkit kembali," ujarnya.

"Itulah potret Pemilu 2024. Haruslah menjadi kritik dan otokritik bagi kita semua," sambungnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Puan Ingin Hilirisasi Jangan Hanya Fokus Pada Sektor Mineral Saja

Puan Ingin Hilirisasi Jangan Hanya Fokus Pada Sektor Mineral Saja

Bisnis | Jum'at, 16 Agustus 2024 | 11:05 WIB

Pidato Puan di Sidang Tahunan Singgung Penegakan Hukum: Negara Jangan Tunggu Viral, No Justice

Pidato Puan di Sidang Tahunan Singgung Penegakan Hukum: Negara Jangan Tunggu Viral, No Justice

News | Jum'at, 16 Agustus 2024 | 11:04 WIB

Megawati Absen di Sidang Tahunan, SBY 'Mudik' ke Pacitan

Megawati Absen di Sidang Tahunan, SBY 'Mudik' ke Pacitan

News | Jum'at, 16 Agustus 2024 | 10:51 WIB

Terkini

Banjir Ciliwung Terjang Kebon Pala, Warga Desak Normalisasi Dipercepat

Banjir Ciliwung Terjang Kebon Pala, Warga Desak Normalisasi Dipercepat

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:01 WIB

Indonesia Rawan Jadi 'Sarang Sunyi' Penyakit Hantavirus, Epidemiolog Soroti Lemahnya Surveilans

Indonesia Rawan Jadi 'Sarang Sunyi' Penyakit Hantavirus, Epidemiolog Soroti Lemahnya Surveilans

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:51 WIB

Kisahnya Viral, DPR Sebut Kematian Siswa karena Sepatu Kekecilan Jadi Alarm Keras Sistem Pendidikan

Kisahnya Viral, DPR Sebut Kematian Siswa karena Sepatu Kekecilan Jadi Alarm Keras Sistem Pendidikan

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:42 WIB

Pemprov DKI Pertahankan Privilege Mobil Listrik: Bebas Pajak dan Ganjil Genap

Pemprov DKI Pertahankan Privilege Mobil Listrik: Bebas Pajak dan Ganjil Genap

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:42 WIB

Eks Bintang Arsenal Alexis Sanchez Bawa Sevilla Keluar dari Zona Degradasi

Eks Bintang Arsenal Alexis Sanchez Bawa Sevilla Keluar dari Zona Degradasi

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:42 WIB

Imbas Tembok Sekolah Roboh, Seluruh Siswa SDN Tebet Barat 08 Terpaksa Belajar Daring Hari Ini

Imbas Tembok Sekolah Roboh, Seluruh Siswa SDN Tebet Barat 08 Terpaksa Belajar Daring Hari Ini

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:38 WIB

Korea Selatan Selidiki Kebakaran Kapal di Selat Hormuz, Penyebab Masih Misterius

Korea Selatan Selidiki Kebakaran Kapal di Selat Hormuz, Penyebab Masih Misterius

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:30 WIB

Ledakan Pabrik Kembang Api di China Tewaskan 21 Orang, Puluhan Luka-luka

Ledakan Pabrik Kembang Api di China Tewaskan 21 Orang, Puluhan Luka-luka

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:22 WIB

Kasus Kanker Masih Tinggi di Indonesia, Pakar Dorong Perawatan yang Lebih Personal

Kasus Kanker Masih Tinggi di Indonesia, Pakar Dorong Perawatan yang Lebih Personal

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:12 WIB

Ade Armando Klaim Baru Tahu Ceramah JK di UGM 40 Menit Usai Dipolisikan

Ade Armando Klaim Baru Tahu Ceramah JK di UGM 40 Menit Usai Dipolisikan

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:01 WIB