Isu Kotak Kosong dan Calon Boneka di Pilkada Jakarta, Cak Imin: Saya Kok Nggak Yakin Ya

Jum'at, 16 Agustus 2024 | 15:52 WIB
Isu Kotak Kosong dan Calon Boneka di Pilkada Jakarta, Cak Imin: Saya Kok Nggak Yakin Ya
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin. (Suara.com/Dea)

Suara.com - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin tidak meyakini akan ada kotak kosong pada Pilkada Jakarta.

Padahal, sejumlah partai di luar Koalisi Indonesia Maju (KIM) telah sepakat untuk bergabung dengan pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka pada periode berikutnya.

Dengan begitu, partai politik anggota KIM bertambah dengan hadirnya Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Perindo, dan Partai Nasdem.

"Saya kok nggak yakin (akan ada kotak kosong)," kata Cak Imin di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (16/8/2024).

Selain itu, Cak Imin juga menanggapi adanya isu calon boneka yang akan dipasang untuk menjadi lawan bagi pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang diusung KIM.

"Tunggu saja tunggu, masih ada waktu," ujar Cak Imin.

Sebelumnya, Partai Nasdem menarik dukungan terhadap Anies Baswedan untuk maju Pilkada Jakarta usai resmi bergabung dengan Koalisi Indonesia Maju (KIM).

Surya mengatakan hal itu usai bertemu dengan Presiden terpilih dan juga Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto di kediamannya di Jalan Kertanegara IV, Jakarta Selatan, Kamis (15/8/2024).

Dalam pertemuan itu disepakati jika NasDem bergabung dengan KIM dan pemerintahan Prabowo-Gibran ke depan.

Baca Juga: Resmi Gabung KIM Usai Bertemu Prabowo, Surya Paloh Blak-blakan soal 'Lepeh' Anies: Tunggu Momentum yang Tepat

"Iya jelas itu (tak dukung Anies)," kata Surya.

Ia mengaku sudah bicara langsung kepada Anies soal batalnya NasDem mendukung untuk Pilgub Jakarta 2024.

Tak hanya Nasdem, PKS juga disinyalir berpotensi membatalkan niatnya untuk mendukunga Anies Baswedan dan Sohibul Iman untuk maju Pilgub Jakarta.

Sebab, sejak dideklarasikan, belum ada partai politik yang ikut mendukung pasangan Anies-Sohibul Iman sementara PKS masih membutuhkan mitra koalisi untuk mengusung pasangan calon kepala daerah di Jakarta.

Di sisi lain, Partai Golkar yang juga merupakan partai politik anggota KIM mengusung wakil ketua umumnya, Ridwan Kamil sebagai calon gubernur Jakarta.

Dengan bertambahnya partai politik anggota KIM, Ridwan Kamil disebut-sebut berpotensi melawan kotak kosong atau pasangan calon boneka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI