Dulu Mati-matian Dukung Anies Baswedan, PKB Kini Merapat ke Prabowo-Gibran, Cak Imin Bicara Makan Siang Gratis

Andi Ahmad S, Lilis Varwati

Minggu, 18 Agustus 2024 | 19:21 WIB
Dulu Mati-matian Dukung Anies Baswedan, PKB Kini Merapat ke Prabowo-Gibran, Cak Imin Bicara Makan Siang Gratis
Muhaimin Iskandar atau Cak Imin dalam debat Cawapres 2023. [Youtube]

Suara.com - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pada Pilpres 2024 kemarin mati-matian mendukung paslon Anies Baswedan - Cak Imi (Muhaimin Iskandar), tentunya menjadi salah satu musuh dari paslon Prabowo-Gibran yang terpilih sebagai Presiden dan Wakil Presiden.

Tak hanya itu, PKB juga sebelumnya sempat mendukung Anies Baswedan maju di Pilkada DKI Jakarta, namun di detik akhir partai Cak Imin tersebut berubah haluan dengan mendukung Ridwan Kamil.

Namun kali ini Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar menyampaikan bahwa partainya memutuskan untuk berkoalisi dengan Gerindra. Alhasil, posisi PKB pada akhirnya mendukung pemerintahan Presiden terpilih Prabowo Subianto.

Pria yang akrab disapa Cak Imin itu mengungkapkan, keputusan PKB untuk mendukung pemerintahan Prabowo - Gibran telah dipastikan sejak penetapan oleh Mahkamah Konstitusi (MK) serta KPU.

"Ya PKB sudah melakukan pembicaraan intensif, sudah sejak keputusan MK dan KPU hasil Pilpres. Jadi Pak Prabowo juga pernah datang ke kantor PKB dan kita bersepakat akan memantapkan perjalanan koalisi di pemerintahan yang akan datang," kata Cak Imin, ditemui di Jakarta, Minggu (18/8/2024).

Menurut Cak Imin, menjadi kewajiban moral bagi PKB dalam mendukung kesuksesan pemerintahan Prabowo. Dia mengungkapkan alasannya pilih bergabung dengan Gerindra, meski saat Pilpres 2024 menjadi menjadi rival.

Cak Imin mengatakan kalau dia melihat adanya kesamaan visi perjuangan bersama Gerindra.

"Banyak sekali kesamaan kerakyatan, populisme, kemudian kesamaan visi perjuangan. Dan ini sudah diputuskan di Musawarah Kerja Nasional yang lalu, bahwa PKB akan berkoalisi dengan pemerintah," ujarnya.

Sebagai partai koalisi, PKB tentunya juga akan mendukung berbagai rencana program dari pemerintahan Prabowo-Gibran. Salah satunya, program makan bergizi gratis bagi para pelajar.

Walau begitu, Cak Imin memberikan catatan kalau program tersebut harus dijalankan dengan persiapan yang baik.

"Karena PKB sudah memantapkan diri berkoalisi dengan Gerindra dan Pak Prabowo tentu secara moral kita akan mendukung semua program-program Pak Prabowo. Termasuk makan siang gratis, yang tentunya harus betul-betul disiapkan dengan baik," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Resmi Gabung Pemerintah, Cak Imin Ungkap Alasan PKB Mau Koalisi Dengan Gerindra

Resmi Gabung Pemerintah, Cak Imin Ungkap Alasan PKB Mau Koalisi Dengan Gerindra

News | Minggu, 18 Agustus 2024 | 19:14 WIB

Komentar Cak Imin Usai Diajak Keliling IKN Oleh Jokowi: Sebagai Bangunan Singkat, Sudah Prestasi Baik

Komentar Cak Imin Usai Diajak Keliling IKN Oleh Jokowi: Sebagai Bangunan Singkat, Sudah Prestasi Baik

News | Minggu, 18 Agustus 2024 | 17:55 WIB

Cak Imin Sindir PBNU: PKB Bukan Milik Muhaimin Atau NU, Tapi Milik Rakyat

Cak Imin Sindir PBNU: PKB Bukan Milik Muhaimin Atau NU, Tapi Milik Rakyat

News | Minggu, 18 Agustus 2024 | 18:20 WIB

Terkini

Resmi! Timnas Iran Injak Kaki di Los Angeles, Tembus Visa AS Siap Hadapi Selandia Baru

Resmi! Timnas Iran Injak Kaki di Los Angeles, Tembus Visa AS Siap Hadapi Selandia Baru

News | Senin, 15 Juni 2026 | 11:57 WIB

Cegah Pubertas Dini, Saat Persiapkan Kehamilan Perhatikan Paparan BPA dari Galon Guna Ulang

Cegah Pubertas Dini, Saat Persiapkan Kehamilan Perhatikan Paparan BPA dari Galon Guna Ulang

News | Senin, 15 Juni 2026 | 11:40 WIB

Viral Perempuan Brasil Tewas Lompat Bungee Jumping Tanpa Pasang Tali Pengaman

Viral Perempuan Brasil Tewas Lompat Bungee Jumping Tanpa Pasang Tali Pengaman

News | Senin, 15 Juni 2026 | 11:37 WIB

Bukan Menlu, Sosok Menteri Ini yang Jemput Langsung Presiden Jerman di Tangga Pesawat

Bukan Menlu, Sosok Menteri Ini yang Jemput Langsung Presiden Jerman di Tangga Pesawat

News | Senin, 15 Juni 2026 | 11:19 WIB

Fakta-fakta Kesepakatan Damai Amerika Serikat - Iran

Fakta-fakta Kesepakatan Damai Amerika Serikat - Iran

News | Senin, 15 Juni 2026 | 11:14 WIB

Kekerasan Seksual Dialami Tiga Siswi Kelas 2 SD, Kasus Terungkap dari Cerita Korban Saat Bermain

Kekerasan Seksual Dialami Tiga Siswi Kelas 2 SD, Kasus Terungkap dari Cerita Korban Saat Bermain

News | Senin, 15 Juni 2026 | 11:12 WIB

Rayu Investor Global di Singapura, Pramono Anung: Jakarta Terbuka bagi Investasi Hijau

Rayu Investor Global di Singapura, Pramono Anung: Jakarta Terbuka bagi Investasi Hijau

News | Senin, 15 Juni 2026 | 11:12 WIB

Selat Hormuz Dibuka Jumat Besok Setelah Amerika Serikat dan Iran Damai

Selat Hormuz Dibuka Jumat Besok Setelah Amerika Serikat dan Iran Damai

News | Senin, 15 Juni 2026 | 10:56 WIB

Iran: Cabut Semua Saksi Terhadap Kami!

Iran: Cabut Semua Saksi Terhadap Kami!

News | Senin, 15 Juni 2026 | 10:38 WIB

Karhutla Naik Hampir Delapan Kali Lipat, Perlukah Indonesia Mulai Pikirkan Pembakaran Terkendali?

Karhutla Naik Hampir Delapan Kali Lipat, Perlukah Indonesia Mulai Pikirkan Pembakaran Terkendali?

News | Senin, 15 Juni 2026 | 10:26 WIB