Simpan Sobekan Buku Harian Anaknya, Ayah Dokter Korban Pemerkosaan di India Ungkap Kekecewaan

Aprilo Ade Wismoyo Suara.Com
Senin, 19 Agustus 2024 | 19:16 WIB
Simpan Sobekan Buku Harian Anaknya, Ayah Dokter Korban Pemerkosaan di India Ungkap Kekecewaan
Ilustrasi pemerkosaan. [Istimewa]

Suara.com - Ayah dari dokter magang pascasarjana berusia 31 tahun, yang diperkosa dan dibunuh secara brutal di Sekolah Tinggi Kedokteran dan Rumah Sakit RG Kar di Kolkata, mengatakan bahwa putrinya menyimpan buku harian pribadi dan dia memiliki halaman yang robek dari buku harian itu.

“Dia biasa menyimpan buku harian itu di tasnya,” kata ayahnya kepada NDTV, menjelaskan bagaimana mereka terkadang menggodanya untuk membacanya. “Tetapi mengapa kita membaca buku harian pribadi seorang wanita dewasa? Saat kami biasa berbicara dengannya setelah dia kembali, dia selalu menceritakan apa pun yang mengganggunya, mulai dari pekerjaan, studi, hingga segala hal.”

"Saya punya halaman yang terpisah dari buku hariannya," katanya, menolak untuk mengungkapkan lebih lanjut. "CBI telah meminta untuk tidak membahas isinya secara terbuka."

Kepedihan sang ayah terlihat jelas saat ia merenungkan kematian putrinya, ia menyesalkan sikap rumah sakit akademik tempat anaknya bekerja. “Tempat di mana saya mengirim putri saya untuk mencari nafkah dan melayani masyarakat, mereka tidak melindunginya. Sangat menyedihkan,” katanya.

Insiden ini telah memicu protes nasional, dan para dokter junior di Benggala Barat, Delhi, dan negara bagian lain turun ke jalan, menuntut keadilan bagi rekan mereka. Di Kolkata, situasi masih tegang. Mahkamah Agung telah menangani kasus ini sendiri dan akan menyidangkannya pada tanggal 20 Agustus.

Sandip Ghosh, mantan kepala sekolah RG Kar Medical College and Hospital, telah diperiksa oleh CBI selama tiga hari berturut-turut. Agensi sedang menyelidiki panggilan telepon yang dilakukan sebelum dan sesudah kejadian, berharap untuk mengumpulkan peristiwa yang menyebabkan kematian korban.

Polisi Kolkata memanggil anggota parlemen Kongres Trinamool (TMC) Sukhendu Sekhar Ray setelah dia secara terbuka meminta CBI menginterogasi komisaris polisi Kolkata. Polisi juga memanggil mantan anggota parlemen BJP Locket Chatterjee dan dua dokter terkemuka karena diduga menyebarkan rumor dan membeberkan identitas korban.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI