Menerka Siasat Jokowi dalam Dinamika Parpol saat Reshuffle Kabinet di Sisa Masa Jabatan

Galih Priatmojo, Hiskia Andika Weadcaksana

Selasa, 20 Agustus 2024 | 14:57 WIB
Menerka Siasat Jokowi dalam Dinamika Parpol saat Reshuffle Kabinet di Sisa Masa Jabatan
Presiden Joko Widodo (kanan) berjabat tangan dengan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (kiri) usai pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Senin (19/8/2024). [ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan].

Suara.com - Pengamat politik Universitas Gadjah Mada (UGM) Arya Budi menilai Presiden Joko Widodo alias Jokowi selalu memiliki mengikuti perkembangan dinamika partai politik (parpol) yang berlangsung. Hal itu sekaligus tercermin dalam reshuffle atau perombakan kabinet baru-baru ini.

"Jadi Jokowi sejak bahkan jadi presiden 2014 itu dia peduli dengan dinamika partai. Bahwa secara eksplisit di mata publik itu tidak tercium tetapi pergerakan pemerintah sebagai pemegang otoritas di badan hukum beberapa organisasi entah LSM, NGO itu sangat kelihatan dan ini bukan hal yang baru," kata Arya saat dihubungi, Selasa (20/8/2024).

Sebagai contoh, terlihat dari pergantian Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly yang merupakan politisi PDIP. Kemudian pos tersebut ditempati oleh seorang kader Gerindra yakni Supratman Andi Agtas. 

Jika melihat posisinya, Arya bilang Menkumham merupakan salah satu jabatan yang sangat strategis. Sebab akan berkaitan dengan beberapa hal terutama pengesahan organisasi politik.

"Nah tafsir lebih detailnya adalah Menkumham itu sensitif sekali terkait dengan beberapa hal terutama terkait dengan pengesahan organisasi politik terutama kepengurusan partai," ucapnya

"Saya pikir mengganti Menkumham yang Yasona adalah orang PDIP dimana kontrol terhadap kader PDIP itu tidak bisa dilakukan oleh Jokowi, itu akan lebih masuk akal bagi Jokowi untuk menggandeng orang yang dia merasa bisa kendalikan itu, kader yang berada di koalisinya Prabowo," sambungnya.

Apalagi dinamika parpol jelang lengsernya Jokowi sekarang ini cukup banyak terjadi. Misalnya saja, ada Golkar yang baru saja ditinggal Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum.

Rekam jejak Jokowi dalam mengurusi dinamika parpol itu sudah terjadi beberapa kali. Mulai dari dualisme era Golkar hingga yang terjadi di PPP. 

"Dulu kita tahu, era Golkar pernah ada dinamika ya, perselisihan dualisme, Ical dan Agung Laksono kemudian berakhir di Setya Novanto misalnya. Kemudian di PPP. Nah itu basis kepengurusan yang diakui adalah siapapun yang mendukung pemerintah Jokowi," tegasnya 

baca juga

"Nah jadi saya pikir ada kepentingan dari Jokowi, lebih ke kepentingan Jokowi kalau saya membaca dibandingkan Prabowo. Tentu karena kekuasaan presiden sekarang Jokowi. Bahwa ada kader Gerindra yang masuk itu tentu bagian dari konsolidasi juga antara Jokowi dan Prabowo," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dipanggil ke Istana usai Sehari Gantikan Bahlil, Rosan Roeslani Ungkap Arahan Jokowi soal IKN, Apa Itu?

Dipanggil ke Istana usai Sehari Gantikan Bahlil, Rosan Roeslani Ungkap Arahan Jokowi soal IKN, Apa Itu?

News | Selasa, 20 Agustus 2024 | 13:35 WIB

Jelang Pilkada Serentak, Jokowi Kasih 'Gula-gula' Kenaikan 50% Insentif Pegawai KPU

Jelang Pilkada Serentak, Jokowi Kasih 'Gula-gula' Kenaikan 50% Insentif Pegawai KPU

Bisnis | Selasa, 20 Agustus 2024 | 13:17 WIB

Peluang Jokowi Tertutup Jadi Ketum Golkar, Tapi Masih Ada Kemungkinan Jadi Ketua Dewan Pembina

Peluang Jokowi Tertutup Jadi Ketum Golkar, Tapi Masih Ada Kemungkinan Jadi Ketua Dewan Pembina

News | Selasa, 20 Agustus 2024 | 13:06 WIB

Baru Dilantik Kemarin, Menkumham Supratman Langsung Dipanggil Jokowi ke Istana

Baru Dilantik Kemarin, Menkumham Supratman Langsung Dipanggil Jokowi ke Istana

News | Selasa, 20 Agustus 2024 | 13:00 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×