Boikot Bully Cat! Pecinta Hewan Kecam Tren Kucing Ekstrem Berwajah Menyeramkan

Aprilo Ade Wismoyo

Rabu, 21 Agustus 2024 | 16:45 WIB
Boikot Bully Cat! Pecinta Hewan Kecam Tren Kucing Ekstrem Berwajah Menyeramkan
Ilustrasi kucing peliharaan (Shutterstock).

Suara.com - Para pecinta hewan dan aktivis hak-hak hewan di seluruh dunia meminta boikot terhadap Bully Cat, ras kucing tak berbulu yang semakin populer di kalangan orang-orang yang tertarik dengan bentuk tubuh ekstrem.

Kucing 'Bully' adalah ras kucing yang relatif baru yang membawa karakteristik sphinx tak berbulu ke tingkat yang baru sambil menambahkan ciri-ciri bermasalah lainnya. Jenis yang tidak berbulu ini memiliki kaki yang pendek dan gemuk serta kulit yang sangat keriput yang menurut para ahli hewan rentan terhadap masalah kesehatan yang mengerikan.

Dipercayai berasal dari Amerika Serikat beberapa tahun yang lalu, kucing 'Bully' dengan cepat menjadi populer juga di luar negeri, terutama di Inggris dimana organisasi kesejahteraan hewan baru-baru ini mulai memberikan peringatan tentang apa yang mereka sebut sebagai sebuah tren yang memiliki konsekuensi yang menyakitkan bagi dunia. hewan dieksploitasi oleh oknum peternak.

“Dengan sengaja memilih mutasi penyakit, seperti tidak adanya rambut yang menyebabkan kulit terbakar, dwarfisme yang menyebabkan masalah mobilitas dan nyeri sendi, dan kulit terlipat yang menyebabkan infeksi kulit seumur hidup berarti banyak Bullycats akan menjalani kehidupan yang dirusak oleh penderitaan,” Dr Dan O 'Neill dari Royal Veterinary College mengatakan kepada Mail Online.

“Nasihat bagi siapa pun yang berpikir untuk memelihara kucing atau anjing adalah selalu mengutamakan kesejahteraan hewan tersebut dan berhenti sejenak dan berpikir sebelum membeli hewan dengan bentuk tubuh ekstrem dan tidak wajar yang tidak umum ditemukan di alam.”

Digambarkan sebagai “kucing Sphynx yang berlebihan”, kucing tak berbulu ini memiliki kaki yang sangat pendek, sehingga memberikan tekanan besar pada persendiannya, dan lipatan kulitnya yang berlebihan membuat mereka rentan terhadap infeksi dan iritasi kulit. Belum lagi kecacatan pada kucing Sphynx biasa, seperti risiko kanker kulit akibat paparan sinar matahari langsung, terbatasnya kemampuan menyimpan panas tubuh saat kedinginan, dan ketidakmampuan menjelajahi lingkungan sekitar karena kurangnya kumis yang tepat.

Namun, daftar masalah potensial yang mungkin dihadapi pemilik kucing di atas tidak banyak berpengaruh pada popularitas ras ini. Penampilan hewan-hewan ini yang tidak wajar dan benar-benar aneh rupanya menarik perhatian banyak orang, dan permintaan tersebut memicu pembiakan yang tidak bertanggung jawab.

“Orang-orang yang bertanggung jawab untuk membiakkan kucing-kucing ini, dan orang-orang yang membayar uang dan mendorong pembiakan tersebut, terlibat dalam kekerasan terhadap hewan,” komentar salah satu orang.

“Siapa pun yang membeli kucing dan anjing ras Frankenstein ini bukanlah penyayang binatang. Jelas sekali mereka tidak sehat. Benar-benar tragis,” tulis orang lain.

baca juga

Meskipun asal muasal kucing pengganggu masih menjadi misteri, pengguna Facebook @Jungleboyz mengklaim sebagai penciptanya bersama mitra mereka @westcoastbullycats.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

8 Jenis Kucing yang Dikenal Ramah Anak

8 Jenis Kucing yang Dikenal Ramah Anak

Lifestyle | Senin, 19 Agustus 2024 | 18:22 WIB

Kenapa Kucing Marah Saat Ada Kucing Baru? Ini Cara Mengatasinya

Kenapa Kucing Marah Saat Ada Kucing Baru? Ini Cara Mengatasinya

Lifestyle | Senin, 19 Agustus 2024 | 14:01 WIB

Cara Efektif Melatih Kucing agar Menjadi Penurut dan Mudah Diatur

Cara Efektif Melatih Kucing agar Menjadi Penurut dan Mudah Diatur

Lifestyle | Senin, 19 Agustus 2024 | 13:09 WIB

10 Penyakit Kulit yang Sering Dialami kucing

10 Penyakit Kulit yang Sering Dialami kucing

Lifestyle | Senin, 19 Agustus 2024 | 12:46 WIB

Bolehkah Kumis Kucing Dipotong? Berikut Penjelasannya

Bolehkah Kumis Kucing Dipotong? Berikut Penjelasannya

Lifestyle | Senin, 19 Agustus 2024 | 12:39 WIB

Manfaat Memelihara Kucing yang Jarang Orang Ketahui

Manfaat Memelihara Kucing yang Jarang Orang Ketahui

Lifestyle | Minggu, 18 Agustus 2024 | 17:43 WIB

Terkini

Amerika Serikat Tunda Aturan Baru Pembatasan Visa Pelajar dan Jurnalis Asing

Amerika Serikat Tunda Aturan Baru Pembatasan Visa Pelajar dan Jurnalis Asing

News | Selasa, 15 September 2026 | 15:17 WIB

Danantara Mau Genggam Saham BEI 40%, Keluarkan Dana Rp517,5 Miliar

Danantara Mau Genggam Saham BEI 40%, Keluarkan Dana Rp517,5 Miliar

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 15:16 WIB

9 Rekomendasi Mesin Cuci Front Loading Inverter Terbaik dan Murah

9 Rekomendasi Mesin Cuci Front Loading Inverter Terbaik dan Murah

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 15:15 WIB

Respons Aduan Kekeringan, Pemprov DKI Kirim 5.000 Liter Air ke Pondok Labu

Respons Aduan Kekeringan, Pemprov DKI Kirim 5.000 Liter Air ke Pondok Labu

News | Selasa, 15 September 2026 | 15:14 WIB

'Seperti Batang Kayu', Orang Utan Kerap Muncul di Jalan Poros Kutai Timur

'Seperti Batang Kayu', Orang Utan Kerap Muncul di Jalan Poros Kutai Timur

Kaltim | Selasa, 15 September 2026 | 15:13 WIB

Manfaat Campuran Air Mawar dan Aloe Vera Gel Wardah untuk Sleeping Mask, Kulit Auto Lembap

Manfaat Campuran Air Mawar dan Aloe Vera Gel Wardah untuk Sleeping Mask, Kulit Auto Lembap

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 15:09 WIB

Tragedi Warung Mi Ayam: Wanita Hamil Tewas Dicekik Gegara Tarif Kencan Kurang Rp200 Ribu

Tragedi Warung Mi Ayam: Wanita Hamil Tewas Dicekik Gegara Tarif Kencan Kurang Rp200 Ribu

News | Selasa, 15 September 2026 | 15:07 WIB

2 Korban KM Virgo Transport 8 Dievakuasi Polri Pakai Helikopter

2 Korban KM Virgo Transport 8 Dievakuasi Polri Pakai Helikopter

News | Selasa, 15 September 2026 | 15:00 WIB

Tips Menyikapi Berita Buruk Menurut Psikolog agar Tetap Tenang dan Gak Panik

Tips Menyikapi Berita Buruk Menurut Psikolog agar Tetap Tenang dan Gak Panik

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 15:00 WIB

Dianggap Cacat, Jaksa di Bad Prosecutor Justru Melawan Penegak Hukum Korup

Dianggap Cacat, Jaksa di Bad Prosecutor Justru Melawan Penegak Hukum Korup

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 15:00 WIB

×