Polisi Tahan Belasan Pelajar Gegara Ikut Demo Tolak RUU Pilkada, Disdik DKI: Akan Kami Bina Agar Paham Berdemokrasi

Agung Sandy Lesmana, Lilis Varwati

Jum'at, 23 Agustus 2024 | 10:32 WIB
Polisi Tahan Belasan Pelajar Gegara Ikut Demo Tolak RUU Pilkada, Disdik DKI: Akan Kami Bina Agar Paham Berdemokrasi
Anak STM dalam aksi kawal putusan MK yang digelar di depan Gedung DPR Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (22/8/2024). [Suara.com/Faqih]

Suara.com - Dinas Pendidikan Provinsi Jakarta mencatat masih ada belasan siswa sekolah yang masih ditahan polisi akibat ikut demonstrasi tolak pengesahan RUU Pilkadad di depan Gedung DPR, Jakarta, Kamis (22/8/2024) kemarin. 

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jakarta Budi Awaluddin menyampaikan, sebelumnya polisi menahan puluhan siswa sekolah tersebut. Kini, masih tersisa sekitar 14 anak yang ditahan di dua kantor polisi, yakni Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Barat. 

"Saat ini di Polda ada 7 orang, di Polres Jakbar (Jakarta Barat) ada 7 orang, dari sebelumnya 78 orang," kata Budi kepada Suara.com, dihubungi Jumat (23/8/2024). 

Mengenai kondisi para siswa tersebut, Budi enggan menjelaskan lebih lanjut. Termasuk tidak menjelaskan apakah ada anak yang alami luka-luka akibat ikut demo.

Suasana di sekitar pintu belakang gedung DPR RI paska aksi unjuk rasa di Jakarta, Kamis (22/8/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
Suasana di sekitar pintu belakang gedung DPR RI paska aksi unjuk rasa di Jakarta, Kamis (22/8/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

"Sedang dalam pengecekan," jawabnya singkat. 

Hanya saja, Budi menekankan bahwa anak-anak yang tertangkap polisi akibat ikut demo tersebut akan diberikan pembinaan khusus. Tindakan itu diperlukan agar para siswa memahami cara penyampaian aspirasi yang benar.

"Kami akan melakukan pembinaan kepada siswa-siswa sejumlah di atas untuk lebih memahami tata cara berdemokrasi yang baik dan santun," pungkasnya.

Anak STM Ikut Demo di DPR

Diketahui bahwa sejumlah pelajar sekolah teknik menengah (STM) dari berbagai sekolah kedapatan ikut demo di depan Gedung DPR RI.

baca juga

Hampir sebagian dari siswa itu masih mengenakan seragam putih abu- abu serta membawa bernagai perlengkapan seperti bambu panjang. Beberapa lainnya membawa bendera merah putih sembari menyanyikan lagu Indonesia Pusaka.

Menyikapi pergerakan para siswa tersebur, petugas kepolisian semoat membentuk dua barikade. Satu barikade mengarah ke Gedung DPR untuk mengurai massa yang berada di depan kantor parlemen tersebut. Sementara, satu barikade lainnya, mengarah ke arah lampu merah Slipi, Jakarta Barat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

YLBHI Sebut Ratusan Pendemo Tolak RUU Pilkada di DPR Ditahan Polisi, Termasuk Anak-anak

YLBHI Sebut Ratusan Pendemo Tolak RUU Pilkada di DPR Ditahan Polisi, Termasuk Anak-anak

News | Jum'at, 23 Agustus 2024 | 09:54 WIB

Kala Pesohor jadi Orator: Pekik 'Lawan' Bintang Emon di DPR, Reza Rahadian Sentil 'Negara Bukan Milik Keluarga Tertentu'

Kala Pesohor jadi Orator: Pekik 'Lawan' Bintang Emon di DPR, Reza Rahadian Sentil 'Negara Bukan Milik Keluarga Tertentu'

News | Jum'at, 23 Agustus 2024 | 09:03 WIB

Tragedi Demo Tolak RUU Pilkada di DPR: Jurnalis Ditantang Polisi Berkelahi saat Rekam Penganiayaan Demonstran

Tragedi Demo Tolak RUU Pilkada di DPR: Jurnalis Ditantang Polisi Berkelahi saat Rekam Penganiayaan Demonstran

News | Jum'at, 23 Agustus 2024 | 08:23 WIB

Ditangkap Polisi saat Demo Tolak RUU Pilkada di DPR, Direktur Lokataru Delpedro Marhaen Babak Belur

Ditangkap Polisi saat Demo Tolak RUU Pilkada di DPR, Direktur Lokataru Delpedro Marhaen Babak Belur

News | Jum'at, 23 Agustus 2024 | 07:50 WIB

Terkini

Toko Hamzah Batik Malioboro Terbakar Dini Hari, Saksi Sempat Dengar Suara Ledakan

Toko Hamzah Batik Malioboro Terbakar Dini Hari, Saksi Sempat Dengar Suara Ledakan

Jogja | Senin, 28 September 2026 | 07:13 WIB

Ramalan 12 Shio Hari Ini 28 September 2026: Siapa Saja yang Paling Hoki?

Ramalan 12 Shio Hari Ini 28 September 2026: Siapa Saja yang Paling Hoki?

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 07:11 WIB

Buku Sepotong Bibir Paling Indah di Dunia: Cinta, Kemiskinan, dan Kepedihan

Buku Sepotong Bibir Paling Indah di Dunia: Cinta, Kemiskinan, dan Kepedihan

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 07:10 WIB

Bupati Gowa Tersangka Tapi Belum Ditahan, Gubernur Sulsel: Tetap Jalankan Tugas

Bupati Gowa Tersangka Tapi Belum Ditahan, Gubernur Sulsel: Tetap Jalankan Tugas

Sulsel | Senin, 28 September 2026 | 07:01 WIB

Rafli Tewas Terkena Peluru di Jantung Saat Asyik Nongkrong

Rafli Tewas Terkena Peluru di Jantung Saat Asyik Nongkrong

Sulsel | Senin, 28 September 2026 | 06:54 WIB

Saham Rp1, Penyelamat Kaum Nyangkuters atau Bikin Semakin Nyungsep?

Saham Rp1, Penyelamat Kaum Nyangkuters atau Bikin Semakin Nyungsep?

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 06:15 WIB

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Sumut | Minggu, 27 September 2026 | 23:46 WIB

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:31 WIB

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 22:22 WIB

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Jogja | Minggu, 27 September 2026 | 22:10 WIB

×