LBH Bongkar Suasana di PMJ usai Demo Tolak RUU Pilkada: Pendemo Jalani Pemeriksaan dengan Kondisi Babak Belur

Dwi Bowo Raharjo, Lilis Varwati

Jum'at, 23 Agustus 2024 | 19:42 WIB
LBH Bongkar Suasana di PMJ usai Demo Tolak RUU Pilkada: Pendemo Jalani Pemeriksaan dengan Kondisi Babak Belur
Personel kepolisian berupaya membubarkan mahasiswa yang menerobos pagar saat berunjuk rasa menolak pengesahan Revisi UU Pilkada di depan Gedung DPR, Jakarta, Kamis (22/8/2024). (ANTARA FOTO/Galih Pradipta).

Suara.com - Demonstran yang diamankan dari depan Gedung DPR, Jakarta diduga jalani pemeriksaan yang tidak layak oleh polisi di Polda Metro Jaya (PMJ) . Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta mengungkap suasana di PMJ pada Kamis (22/8) malam dipenuhi banyak pendemo dalam kondisi babak belur.

Pengacara publik LBH Jakarta Fadhil Alfathan mengungkapkan bahwa para pendemo itu sebenarnya sudah dalam kondisi trauma fisik dan psikis.

"Ketika dibawa ke Polda Metro Jaya sudah dalam kondisi syok secara mental, sakit secara fisik. Mereka harus menjalani proses pemeriksaan. Padahal pertanyaan pertama dalam seluruh teknis pemeriksaan polisi adalah 'apakah anda sehat jasmani, rohani'," ungkap Fadhil saat konferensi pers Tim Advokasi Untuk Demokrasi (TAUD) di Jakarta, Jumat (23/8/2024).

Pihak kepolisian kata dia, seolah tak menghiraukan kondisi para pendemo, pemeriksaan pada malam itu tetap dilanjutkan. Menurit Fadhil, proses tersebut terkesan dipaksakan.

"Pertanyaan pertama saja, menurut kami, itu tidak terpenuhi. Bagaimana beranjak pada proses pemeriksaan, pada pertanyaan-pertanyaan berikutnya. Tapi ini yang kemudian dilakukan dan menurut kami, cenderung dipaksakan," tuturnya.

Trauma fisik dan psikis itu dialami para pendemo ketika demonstrasi mulai ricuh pada malam hari. Fadhil mengungkap, massa aksi yang ditangkap mengalami praktik penyiksaan karena dipaksa mengaku lakukan kesalahan tertentu, seperti pelemparan batu dan merobohkan pagar Gedung DPR.

Berdasarkan keterangan korban kepada TAUD, pusat penyiksaan terjadi di Pos Pamdal yang berada dalam Kompleks Gedung DPR RI. Pola yang dilakukan oleh para aparat pada malam itu, mengamankan sejumlah pendemo yang berusaha kabur kemudian dibawa ke Pos Pamdal tersebut.

Fadhil menuturkan, kekerasan dilakukan sejak penangkapan dilakukan, perjalanan menuju Pos Pamdal, hingga di dalam pos juga kekerasan masih dilanjutkan.

"Ketika diserahkan ke Polda Metro Jaya, kondisi berdarah sekujur tubuh. Kemudian temuan kami dari 39 orang yang dibawa ke Polda Metro Jaya, rata-rata mendapatkan kekerasan secara fisik atau setidak-tidaknya mendapatkan kekerasan psikis maupun verbal," ujarnya.

baca juga

Salah satu yang menjadi korban kekerasan tersebut ada seorang staf LBH Jakarta yang sampai alami patah tulang hidung.

"Rekan kami, inisial IR mengalami tindakan kekerasan yang bagi kami sangat fatal dampaknya, yaitu patah di bagian hidung. Kemudian sekujur wajahnya mengalami lebam," ungkap Fadhil.

Berdasarkan keterangan korban diungkap bahwa kekerasan tersebut dilakukan oleh aparat TNI dengan menggunakan sepatu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ceceran Darah dan Potongan Rambut di Pos Pamdal DPR, Bukti Brutalitas Aparat Siksa Demonstran

Ceceran Darah dan Potongan Rambut di Pos Pamdal DPR, Bukti Brutalitas Aparat Siksa Demonstran

News | Jum'at, 23 Agustus 2024 | 18:37 WIB

Polisi Penjaga Demo Kawal Putusan MK di Gedung DPR RI Bingung Mendadak Diberi Bunga

Polisi Penjaga Demo Kawal Putusan MK di Gedung DPR RI Bingung Mendadak Diberi Bunga

News | Jum'at, 23 Agustus 2024 | 18:25 WIB

KontraS: Ada Pendemo Dikeroyok 15 Polisi, Dipaksa Ngaku Robohkan Pagar Gedung DPR

KontraS: Ada Pendemo Dikeroyok 15 Polisi, Dipaksa Ngaku Robohkan Pagar Gedung DPR

News | Jum'at, 23 Agustus 2024 | 17:11 WIB

Viral Ibu Nangis Gemetar Mohon ke Polisi Tak Aniaya Pendemo: Kata-katanya Menyayat Hati

Viral Ibu Nangis Gemetar Mohon ke Polisi Tak Aniaya Pendemo: Kata-katanya Menyayat Hati

Lifestyle | Jum'at, 23 Agustus 2024 | 16:59 WIB

Terkini

Mahfud MD Soal Gugatan Pendidikan Gibran: Kalau Saya Hakimnya, Saya Mau Buat Terobosan

Mahfud MD Soal Gugatan Pendidikan Gibran: Kalau Saya Hakimnya, Saya Mau Buat Terobosan

News | Selasa, 22 September 2026 | 20:51 WIB

9 Rekomendasi HP Murah untuk Live TikTok dan Shopee Tidak Cepat Panas

9 Rekomendasi HP Murah untuk Live TikTok dan Shopee Tidak Cepat Panas

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 20:50 WIB

57 Pelajar Keluhkan Kesehatan Usai Makan MBG, SPPG Akui Lalai Tangani Ikan Tuna

57 Pelajar Keluhkan Kesehatan Usai Makan MBG, SPPG Akui Lalai Tangani Ikan Tuna

News | Selasa, 22 September 2026 | 20:42 WIB

Jakarta Diguyur Hujan, Operasi Modifikasi Cuaca Akhirnya Berhasil

Jakarta Diguyur Hujan, Operasi Modifikasi Cuaca Akhirnya Berhasil

News | Selasa, 22 September 2026 | 20:41 WIB

Review Neagley: Drama Aksi Khas Reacher dengan Sentuhan Lebih Emosional

Review Neagley: Drama Aksi Khas Reacher dengan Sentuhan Lebih Emosional

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 20:40 WIB

Dugaan Penipuan dan Penculikan Mahasiswi Tasikmalaya, Polres Dalami Keterlibatan Oknum ASN

Dugaan Penipuan dan Penculikan Mahasiswi Tasikmalaya, Polres Dalami Keterlibatan Oknum ASN

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 20:38 WIB

3.465 Chromebook Muara Enim Sudah Diketahui Sebelum Kontrak, Saksi Ungkap Rantai Pengadaannya

3.465 Chromebook Muara Enim Sudah Diketahui Sebelum Kontrak, Saksi Ungkap Rantai Pengadaannya

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 20:37 WIB

Sara Wijayanto Resmi Gugat Cerai Demian Aditya, Sidang Perdana Digelar Lusa

Sara Wijayanto Resmi Gugat Cerai Demian Aditya, Sidang Perdana Digelar Lusa

Entertainment | Selasa, 22 September 2026 | 20:30 WIB

Nafas Kalbar Gugat Prabowo Terkait Karhutla dan Kabut Asap

Nafas Kalbar Gugat Prabowo Terkait Karhutla dan Kabut Asap

News | Selasa, 22 September 2026 | 20:29 WIB

Banten Jadi Tuan Rumah Latihan Militer 19 Negara

Banten Jadi Tuan Rumah Latihan Militer 19 Negara

Banten | Selasa, 22 September 2026 | 20:27 WIB

×