Pidato Ma'ruf Amin Di Penutupan Muktamar PKB: Kalau Bisa Milih, Semua Ingin Jadi Anak Presiden

Bangun Santoso, Bagaskara Isdiansyah

Minggu, 25 Agustus 2024 | 15:45 WIB
Pidato Ma'ruf Amin Di Penutupan Muktamar PKB: Kalau Bisa Milih, Semua Ingin Jadi Anak Presiden
Ma'ruf Amin, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin dan Said Aqil Siraj di lokasi Muktamar PKB di Bali, Minggu (25/8/2024). (Suara.com/Bagas)

Suara.com - Wakil Presiden RI KH Ma'ruf Amin mengatakan, dalam beragama Islam itu tidak ada yang dipaksakan, itu harus berdasarkan sukarela. Ia menyontohkan dengan menyebut tak ada manusia yang bisa memilih lahir dari rahim siapa.

Hal itu ditegaskan Ma'ruf Amin dalam pidatonya di acara penutupan Muktamar PKB di Bali Nusa Dua Convention Center, Bali, Minggu (25/8/2024).

"Perang yang dilakukan oleh Rasulullah itu bukan untuk mengislamkan orang ke Islam tidak boleh dipaksa-paksa. Jadi salah kalau orang memaksa masuk Islam, tidak ada paksaan dalam agama. Agama itu harus dengan sukarela," kata Maruf.

Sebenarnya, kata dia, jika Allah atau Tuhan ingin memaksa, bisa saja dilakukan. Tetapi hal itu tidak dilakukan.

"Kalau Allah mau, Tuhan mau, semua orang di bumi ini iman semua, kalau Allah kan bisa maksa. Tetapi Allah tidak maksa," katanya.

Ketua Dewan Syura PKB itu lantas menyinggung soal sama halnya seperti manusia tidak bisa memaksa memilih lahir dari rahim siapa dan bentuknya seperti apa.

Menurutnya, kalau bisa memilih, pasti semua orang ingin menjadi anak Presiden.

"Seperti kita dipaksa kita kan gak bisa milih jadi anak siapa? Gak ada yang bisa milih, apa bisa milih? Kalau bisa milih tentu semua orang ingin jadi anak presiden semua kan?," katanya.

"Iya Tapi kan gak bisa milih rupa kita? Cantik apa buruk, hitam apa putih ya, mancung apa pesek nggak bisa milih. Kalau boleh milih semua pengen jadi ibu-ibu cantik semua pilihannya. Itu gak bisa milih," imbuhnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aklamasi! Cak Imin Kembali Pimpin PKB Periode 2024-2029

Aklamasi! Cak Imin Kembali Pimpin PKB Periode 2024-2029

Video | Minggu, 25 Agustus 2024 | 14:05 WIB

Jabat Ketua Dewan Syura PKB Jelang Jabatan Wapres Lengser, Maruf Amin: Kalau Kiai Sudah Minta Susah Nolaknya

Jabat Ketua Dewan Syura PKB Jelang Jabatan Wapres Lengser, Maruf Amin: Kalau Kiai Sudah Minta Susah Nolaknya

News | Minggu, 25 Agustus 2024 | 14:15 WIB

Prabowo Batal Hadiri Penutupan Muktamar PKB, Cak Imin: Dapat Kabar Beliau Masuk Angin

Prabowo Batal Hadiri Penutupan Muktamar PKB, Cak Imin: Dapat Kabar Beliau Masuk Angin

News | Minggu, 25 Agustus 2024 | 13:35 WIB

Tebar Ultimatum di Muktamar Bali, Caki Imin: Yang Coba Ganggu PKB Berarti Ganggu Konstitusi Negara

Tebar Ultimatum di Muktamar Bali, Caki Imin: Yang Coba Ganggu PKB Berarti Ganggu Konstitusi Negara

News | Minggu, 25 Agustus 2024 | 13:31 WIB

Pendemo Tolak Muktamar PKB Dicap Preman, Cak Imin Sindir Dalang Pengerahan Massa: Jangan jadi Kader NU Pengecut!

Pendemo Tolak Muktamar PKB Dicap Preman, Cak Imin Sindir Dalang Pengerahan Massa: Jangan jadi Kader NU Pengecut!

News | Minggu, 25 Agustus 2024 | 12:56 WIB

Cak Imin Pamer Raihan Kursi PKB Meningkat, Meski Pemilu 2024 Paling Brutal

Cak Imin Pamer Raihan Kursi PKB Meningkat, Meski Pemilu 2024 Paling Brutal

News | Minggu, 25 Agustus 2024 | 12:41 WIB

Pidato di Muktamar Bali, Cak Imin: PKB Semakin Digembosi, Semakin Kuat!

Pidato di Muktamar Bali, Cak Imin: PKB Semakin Digembosi, Semakin Kuat!

News | Minggu, 25 Agustus 2024 | 12:36 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×