Megawati Soekarnoputri ke Airin: Ngomong yang Keras Udah Masuk PDI Perjuangan

Hairul Alwan

Senin, 26 Agustus 2024 | 16:42 WIB
Megawati Soekarnoputri ke Airin: Ngomong yang Keras Udah Masuk PDI Perjuangan
Ketum PDIP Megawati Soekarnoputeri. [Tangkapan layar akun YouTube PDIP]

Suara.com - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan), Megawati Soekarnoputri menyinggung soal status Airin Rachmi Diany di partai berlambang banteng moncong putih itu.

Megawati tampak berbicara dengan nada lantang menunjuk Airin Rachmi Diany dan memintanya berbicara jika dirinya sudah masuk partai yang dipimpinnya.

"Airin Ngomong yang Keras Kalau lu Udah Masuk PDI Perjuangan," ujar Megawati di hadapan para calon kepala daerah dan kadernya di Kantor DPP PDI Perjuangan.

Sebelumnya, Megawati juga sempat menyinggung soal pihak-pihak yang ingin masuk ke partai yang ia pimpin.

"Pokoknya saya ajarin siapa yang gak nurut out, gitu aja. Saya pusing karena maunya mau ikut PDI Perjuangan atau mau dompleng aja, Kalau mau masuk PDI Perjuangan jadi dengan lahir batin rohnya roh PDI Perjuangan" ujar Megawati.

Megawati juga menyinggung soal pakaian Airin saat pertemuan tersebut. Ia menyebut sempat bertanya dan menegaskan Airin mesti memakai pakaian berwarna merah hitam.

"Saya tadi nanya sama mba Airin, nanti mesti pakai merah item loh, iya lah mau dijadikan (Calon Gubernur) masa gak pakai merah item. Kalau mau masuk sebuah partai yah masuk, kalau enggak yah enggak," tegasnya.

'Karpet Merah' Airin Gabung PDI Perjuangan

PDI Perjuangan tampak memberikan 'karpet merah' kepada bakal calon Gubernur Banten Airin Rachmi Diany jika ingin menjadi anggota partai berlambang banteng moncong putih.

baca juga

'Karpet merah' itu diberikan Ketua DPP PDI Perjuangan, Ahmad Basarah di tengah Airin Rachmi Diany menghadapi konflik di internal Partai Golkar yang terjadi dijajaran pusat.

Airin Rachmi Diany menyambangi DPP PDI Perjuangan. (Suara.com/Novian)
Airin Rachmi Diany menyambangi DPP PDI Perjuangan. (Suara.com/Novian)

Airin Rachmi Diany yang awalnya mendapat rekomendasi sebagai bakal calon Gubernur Banten dari DPP Partai Golkar ketika masih dinahkodai Airlangga Hartanto. Kini mantan Wali Kota Tangsel itu tak didukung gerbong Bahlil Lahadalia yang kini menjadi Ketum usai mundurnya Airlangga.

Imbas dari konflik tersebut, Partai Golkar Pusat masih menahan untuk memberi dukungan kepada Airin yang merupakan kader Golkar potensial untuk maju di Pilgub Banten 2024.

'Karpet merah' itu diungkapkan Ketua DPP PDI Perjuangan Ahmad Basarah saat memberikan simbolis surat dukungan kepada pasangan Airin Rachmi Diany - Ade Sumardi (Airin-Ade) untuk maju di Pilgub Banten 2024 di ICE BSD, Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Minggu 25 Agustus 2024.

"Tak satu milimeter pun komitmen kami dengan Bu Airin berubah karena terjadi perubahan situasi politik," kata Basarah dalam orasi politik dalam pemberian simbolis surat rekomendasi Pilgub Banten 2024.

Kami tak pernah sama sekali membuat negosiasi Bu Airin menjadi wakilnya Pak Rano. Atau memaksa Bu Airin untuk masuk PDI Perjuangan misalnya, sekalipun pintu itu terbuka," imbuhnya.

Basarah menuturkan, PDI Perjuangan bukan partai yang suka memaksa orang untuk bergabung menjadi kadernya, apalagi hingga melakukan intimidasi.

"Kita memilih partai, masuk partai itu harus dengan keihklasan dari hati nurani. Itu semua keputusan absolut ditangan ibu Airin Rachmi Diany," tutur Basarah disambut senyum Airin.

Menanggapi soal 'karpet merah' masuk menjadi kader PDI Perjuangan itu, bakal calon Gubernur Banten Airin Rachmi Diany enggan memberi banyak komentar.

Airin mengatakan, saat ini dirinya fokus untuk berjuang memenangkan Pilgub Banten 2024 dan membantu memenangkan pilkada di kabupaten kota di Banten yang tergabung dalam koalisi Banten Maju Bersama.

"Belum, belum tahu, kita fokus di Pilgub dulu," kata Airin usai deklarasi Banten Maju Bersama.

Diketahui, saat ini Airin menjabat sebagai Ketua DPD Partai Golkar Tangsel dan pengurus di pusat Partai Golkar sebagai ketua KPPG.

Pada Pilpres 2024 lalu, Airin juga memiliki pernanan penting memenangkan pasangan calon presiden-wakil presiden Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka di Banten.

Kontributor : Mira puspito

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Momen Megawati Minta Ahok Tak Banyak Nyerocos: Selotip Masih Berjalan Toh?

Momen Megawati Minta Ahok Tak Banyak Nyerocos: Selotip Masih Berjalan Toh?

News | Senin, 26 Agustus 2024 | 16:35 WIB

Hakim MK Dipuji Megawati: Alhamdulillah, Ternyata Masih Punya Nurani dan Kebebasan

Hakim MK Dipuji Megawati: Alhamdulillah, Ternyata Masih Punya Nurani dan Kebebasan

News | Senin, 26 Agustus 2024 | 16:24 WIB

Nyelekit, Megawati Tertawakan Ahok: Saya Seneng Deh Godain Dia

Nyelekit, Megawati Tertawakan Ahok: Saya Seneng Deh Godain Dia

Lifestyle | Senin, 26 Agustus 2024 | 16:11 WIB

Megawati Soroti Warna Pakaian Airin: Pakai Merah-Hitam!

Megawati Soroti Warna Pakaian Airin: Pakai Merah-Hitam!

Video | Senin, 26 Agustus 2024 | 16:05 WIB

Sambil Nunjuk ke Arah Muka, Megawati Minta Airin Ngomong yang Keras

Sambil Nunjuk ke Arah Muka, Megawati Minta Airin Ngomong yang Keras

News | Senin, 26 Agustus 2024 | 15:33 WIB

Megawati ke Airin: Ngomong yang Keras Kalau Elo Udah Masuk PDIP

Megawati ke Airin: Ngomong yang Keras Kalau Elo Udah Masuk PDIP

Kotak Suara | Senin, 26 Agustus 2024 | 15:32 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×