Presiden Jokowi Curhat Mau Pergi Ditinggal Ramai-ramai, Istana Bilang Ini

Chandra Iswinarno, Novian Ardiansyah

Selasa, 27 Agustus 2024 | 16:57 WIB
Presiden Jokowi Curhat Mau Pergi Ditinggal Ramai-ramai, Istana Bilang Ini
Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi. [Suara.com/Novian]

Suara.com - Istana menegaskan pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ihwal mau pergi ditinggal ramai-ramai hanya sekadar lelucon, bukan sesuatu yang serius.

Sebelumnya pernyataan itu disampaikan kepala negara saat membuka Kongres III Partai NasDem di Jakarta Convention Center, Minggu (25/8/2024).

Jokowi menyampaikan bila datang ramai-ramai, tetapi tidak saat mau pergi.

"Biasanya datang itu ramai-ramai, terakhir begitu mau pergi, ditinggal ramai-ramai. Tapi saya yakin itu tidak dengan Bapak Surya Paloh, tidak dengan Bang Surya, dan tidak juga dengan NasDem," kata Jokowi.

Menanggapi itu, Kepala Kantor Komunikasi Presiden (Presidential Communication Office/PCO) Hasan Nasbi menegaskan, pernyataan tersebut hanya sebuah lelucon atau jokes.

"Ya, menurut kami itu bukan berarti pak presiden mengatakan ada yang meninggalkan beliau, tapi lebih kepada melempar jokes segar dalam politik. Biasanya seperti itu, ada, tapi presiden mengatakan bahwa oh tidak terjadi seperti itu," kata Hasan di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (27/8/2024).

Hasan lantas menyinggung pernyataan candaan lainnya yang pernah disampaikan Jokowi.

"Kalau misalnya pernyataan becandaan itu juga ada di PAN, misalnya juga akan seperti itu. PAN tidak seperti itu. Buktinya presiden juga bersama PAN kemarin kan," kata Hasan.

"Jadi itu lebih kepada jokes-jokes segar dalam politik saja. Jadi tidak ada maksud yang seperti dibayangkan oleh teman-teman seperti itu," sambungnya.

baca juga

Hasan memastikan dukungan dari partai koalisi di kabinet hingga saat ini masih solid. Bahkan, Hasan menegaskan partai yang berbeda pilihan politik juga masih bersatu di kabinet.

"Sampai hari ini pemerintahan berjalan sangat baik, dukungan solid. Bahkan dari partai-partai yang kemarin juga punya pilihan politik berbeda, tetap stay dan masih ada menteri-menterinya yang ada di kabinet," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Istana Anggap Isu Keretakan Hubungan Jokowi-Prabowo Sebagai Bunga-bunga Demokrasi, Maksudnya?

Istana Anggap Isu Keretakan Hubungan Jokowi-Prabowo Sebagai Bunga-bunga Demokrasi, Maksudnya?

News | Selasa, 27 Agustus 2024 | 16:47 WIB

Surya Paloh Ke Kader NasDem: Kita Bukan Orang Munafik Di Tengah Hiruk Pikuk Demokrasi

Surya Paloh Ke Kader NasDem: Kita Bukan Orang Munafik Di Tengah Hiruk Pikuk Demokrasi

News | Selasa, 27 Agustus 2024 | 16:04 WIB

Cuma Bikin Sial, Surya Paloh Tebar Ultimatum: Jangan Ada Petualang Politik Manfaatkan NasDem!

Cuma Bikin Sial, Surya Paloh Tebar Ultimatum: Jangan Ada Petualang Politik Manfaatkan NasDem!

Kotak Suara | Selasa, 27 Agustus 2024 | 15:36 WIB

Terkini

Urutan Skincare Pagi Wardah agar Wajah Awet Muda dan Cerah di Usia 45 Tahun

Urutan Skincare Pagi Wardah agar Wajah Awet Muda dan Cerah di Usia 45 Tahun

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 17:07 WIB

Fajar/Fikri Waspadai Kuda Hitam Thailand di Perempat Final Denmark Open 2026

Fajar/Fikri Waspadai Kuda Hitam Thailand di Perempat Final Denmark Open 2026

Sport | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 17:06 WIB

Aspal Plastik Diklaim Lebih Unggul, Benarkah Lebih Aman Bagi Lingkungan?

Aspal Plastik Diklaim Lebih Unggul, Benarkah Lebih Aman Bagi Lingkungan?

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 17:06 WIB

Berkedok Pernikahan Pesanan, Remaja Tasikmalaya Diselamatkan dari Perdagangan Orang

Berkedok Pernikahan Pesanan, Remaja Tasikmalaya Diselamatkan dari Perdagangan Orang

Jabar | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 17:05 WIB

Alasan K-24 Healthy Run Tawarkan Kategori Lari Unik 2,4K, Ternyata Ada Filosofinya

Alasan K-24 Healthy Run Tawarkan Kategori Lari Unik 2,4K, Ternyata Ada Filosofinya

Sport | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 17:02 WIB

Dari Balik Jeruji ke Panggung Dunia: Produk Warga Binaan Nusakambangan Tembus TEI 2026

Dari Balik Jeruji ke Panggung Dunia: Produk Warga Binaan Nusakambangan Tembus TEI 2026

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 17:01 WIB

Belajar Mengelola Uang dari Seekor Anjing dalam A Dog Called Money

Belajar Mengelola Uang dari Seekor Anjing dalam A Dog Called Money

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 17:00 WIB

Bukan Sekadar Ritual, Nyadran Jadi Cara Masyarakat Nyantru Jaga Lingkungan

Bukan Sekadar Ritual, Nyadran Jadi Cara Masyarakat Nyantru Jaga Lingkungan

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 16:58 WIB

Daya Beli Warga Jogja Turun, Pedagang Terpaksa Pangkas Dagangan

Daya Beli Warga Jogja Turun, Pedagang Terpaksa Pangkas Dagangan

Jogja | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 16:57 WIB

DPR Minta Kemenhut Jadi Penggerak Utama Penanganan Karhutla: Warga Tidak Bisa Terus Menunggu!

DPR Minta Kemenhut Jadi Penggerak Utama Penanganan Karhutla: Warga Tidak Bisa Terus Menunggu!

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 16:52 WIB

×