Surya Paloh Mohon ke Prabowo Hadirkan Suasana Baru Aspek Penegakan Hukum Dalam Negeri

Selasa, 27 Agustus 2024 | 21:43 WIB
Surya Paloh Mohon ke Prabowo Hadirkan Suasana Baru Aspek Penegakan Hukum Dalam Negeri
Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh di Kongres Partai Nasdem. (Suara.com/Novian)

Suara.com - Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh memohon kepada presiden terpilih Prabowo Subianto untuk menghadirkan suasana baru dalam aspek penegakan hukum pada pemerintahan mendatang.

Melalui sambutan di penutupan Kongres III NasDem yang dihadiri Prabowo, Paloh menekankan pentingnya aspek penegakan hukum di suatu negara. Ia menyampaikan suatu negara tidak mungkin bisa bergerak lebih hebat ke depan bila aspek penegakan hukum masih mencekam.

"Kita tidak mungkin akan bergerak lebih hebat ke depan, membawa impian-impian besar, membangun optimisme, ketika kita berhadapan dalam suasana yang mencekam karena aspek penegakan hukum dari kanan, kiri, muka, belakang, atas, bawah, setiap hari, setiap sore, setiap malam, setiap pagi. Nah itu menurut NasDem," tutur Paloh di Jakarta Convention Center, Jakarta Pusat, Selasa (27/8/2024).

Berdasarkan pertimbangan tersebut, Paloh memohon kepada Prabowo untuk menghadirkan suasana baru di aspek penegakan hukum di Indonesia.

"Kami mohon, ada suasana baru yang kita bisa dapatkan di bawah kepemimpinan bapak Prabowo Subianto. Ini harapan representasi pemikiran dari apa jeritan berbagai komponen dan elemen masyarakat," kata Paloh.

Bukan Untuk Cari Kesalahan

Paloh mengatakan semua orang merupakan manusia biasa. Ia berujar mencari kesempurnaan tentu boleh saja, tetapi jangan pernah mengharapkan kesempurnana ada di dalam diri.

"Ada kesilapan, ada kekurangan, ada kesalahan, tugas kita untuk memperbaikinya," kata Paloh.

Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh dan Prabowo Subianto. (Suara.com/Novian)
Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh dan Prabowo Subianto. (Suara.com/Novian)

Ia mengingatkan penegakan hukum harus dilakukan bukan hanya untuk mencari-cari kesalahan.

Baca Juga: Tepis Isu Keretakan, Hasan Nasbi Tegaskan Hubungan Jokowi-Prabowo Tetap Kokoh

"Hukum bukan untuk mencari-cari kesalahan. Sudah bukan waktu lagi negeri ini harus datang dalam suasana untuk menikmati seluruh pemberitaan yang menjadi bahan tertawaan. Bahkan sinisme dunia internasional, seakan-akan tidak ada pekerjaan lain yang ada di negeri ini," kata Paloh.

"Hanya dengan santapan pemberitaan, tindakan-tindakan hukum semata-mata. Banyak hal yang bisa kita lakukan. Indonesia adalah negeri yang besar," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI