Diusung Jadi Cagub DKI, Pramono Anung Pernah Tersangkut Kasus Tambang?

Wakos Reza Gautama Suara.Com
Kamis, 29 Agustus 2024 | 09:35 WIB
Diusung Jadi Cagub DKI, Pramono Anung Pernah Tersangkut Kasus Tambang?
Pramono Anung pernah tersangkut kasus tambang. [Instagram @pramonoanungw]

Suara.com - Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 2024 penuh kejutan. Salah satunya adalah majunya Pramono Anung sebagai Calon Gubernur (Cagub) DKI dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Pramono Anung dipasangkan dengan Rano Karno oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri untuk melawan pasangan Ridwan Kamil-Suswono, yang diusung KIM Plus. 

Pramono sendiri tidak menyangka ditunjuk menjadi Cagub DKI oleh Megawati Soekarnoputri mengingat popularitasnya yang tidak tinggi di DKI Jakarta. 

Walau begitu, sebagai petugas partai, Pramono patuh terhadap perintah Ketua Umumnya. Pramono bukan orang baru di dunia politik. 

Dia sudah menjadi kader banteng sejak tahun 1998. Salah satu orang yang membimbingnya ketika terjun ke politik adalah Panda Nababan. 

"Pada masa awal Pramono bergabung dengan PDI Perjuangan, saya termasuk orang yang ikut membimbing dia," ujar Panda dikutip dari buku dua otobiografi Panda Nababan "Dalam Pusaran Kekuasaan".

Panda mengaku sudah tahu nama Pramono sejak lama ketika Pramono terbelit kasus tambang di Polda Metro Jaya, bersama Isfan Fajar Satria, anak mantan Wapres RI Try Sutrisno.

Menurut Panda, kasus yang menimpa Pramono dan Isfan Fajar itu terkenal dengan nama "Kasus Sungai Gelam". Saat itu Panda menceritakan, Pramono Anung masuk dalam daftar tokoh anak muda yang ingin direkrut PDIP. 

"Taufiq Kiemas dan Sekjen PDIP Soetjipto ketika itu meminta saya untuk memantau keberadaan Pramono. Taufiq telah mendapat informasi, Pramono bersama anak mantan Wapres Try Sutrisno terlibat kasus pidana," ujar Panda Nababan. 

Baca Juga: Dibentak Megawati di Depan Kader PDIP, Ini Kata Airin

Taufiq lalu meminta Panda untuk memantau kasus tersebut. Panda kemudian menghubungi Kapolda Metro Jaya saat itu Irjen Nurfaizi Suwandi untuk mengetahui kasus Pramono dan meminta atensi dalam penanganannya. 

Mudah saja bagi Panda menghubungi Kapolda Metro Jaya mengingat statusnya sebagai wartawan senior. "Itulah pertama kali saya berkenalan dengan Pramono Anung," ujar Panda Nababan. 

Setelah itu, kata Panda, Pramono Anung lebih mudah bergabung ke PDIP. Posisi awal Pramono di partai banteng adalah staf administrasi di Sekretariat DPP PDIP. 

Karier politik Pramono di PDIP moncer berkat promosi dari Sekjen PDIP Soetjipto, teman sesama Jawa Timur. Terbukti Pramono Anung dipilih menjadi Sekjen PDIP dari tahun 2005 hingga 2010. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI