Kim Jong Un Dikabarkan Akan Eksekusi 30 Pejabat karena Gagal Tangani Banjir dan Longsor

Aprilo Ade Wismoyo | Suara.com

Rabu, 04 September 2024 | 13:31 WIB
Kim Jong Un Dikabarkan Akan Eksekusi 30 Pejabat karena Gagal Tangani Banjir dan Longsor
Presiden Korut-Kim Jong Un (Pixabay)

Suara.com - Beberapa laporan media Korea Selatan menunjukkan bahwa pemimpin Korea Utara Kim Jong Un memerintahkan eksekusi hingga 30 pejabat, diduga karena kegagalan mereka mencegah banjir dan tanah longsor yang dahsyat.

Bencana tersebut dilaporkan mengakibatkan sekitar 1.000 kematian. Menurut laporan oleh Chosun TV Korea Selatan, yang mengutip seorang pejabat Korea Utara, Kim Jong Un menyerukan ''hukuman keras'' untuk dijatuhkan kepada mereka yang dianggap bertanggung jawab atas ''kerugian jiwa yang tidak dapat diterima'' yang disebabkan oleh banjir baru-baru ini. Para pejabat juga didakwa dengan korupsi dan kelalaian tugas. Eksekusi tersebut dilaporkan terjadi akhir bulan lalu.

''Telah ditetapkan bahwa 20 hingga 30 kader di daerah yang dilanda banjir dieksekusi pada waktu yang sama akhir bulan lalu,'' kata pejabat tersebut.

Meskipun identitas pejabat yang dieksekusi masih dirahasiakan, Kantor Berita Pusat Korea Utara (KCNA) melaporkan bahwa Kang Bong-hoon, sekretaris Komite Partai Provinsi Chagang sejak 2019, termasuk di antara para pemimpin yang dicopot dari jabatannya oleh Kim Jong-un.

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (KCNA/ Reuters)
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (KCNA/ Reuters)

Beberapa laporan media Korea Selatan menunjukkan bahwa pemimpin Korea Utara Kim Jong Un memerintahkan eksekusi hingga 30 pejabat, diduga karena kegagalan mereka mencegah banjir dan tanah longsor yang dahsyat. Bencana tersebut dilaporkan mengakibatkan sekitar 1.000 kematian. Menurut laporan oleh Chosun TV Korea Selatan, yang mengutip seorang pejabat Korea Utara, Kim Jong Un menyerukan ''hukuman keras'' untuk dijatuhkan kepada mereka yang dianggap bertanggung jawab atas ''hilangnya nyawa yang tidak dapat diterima'' yang disebabkan oleh banjir baru-baru ini. Para pejabat juga didakwa dengan korupsi dan kelalaian tugas. Eksekusi tersebut dilaporkan terjadi akhir bulan lalu.

''Telah dipastikan bahwa 20 hingga 30 kader di daerah yang dilanda banjir dieksekusi pada waktu yang sama akhir bulan lalu,'' kata pejabat itu seperti dikutip.

Meskipun identitas para pejabat yang dieksekusi masih dirahasiakan, Kantor Berita Pusat Korea Utara (KCNA) melaporkan bahwa Kang Bong-hoon, sekretaris Komite Partai Provinsi Chagang sejak 2019, termasuk di antara para pemimpin yang dicopot dari jabatannya oleh Kim Jong-un.

Pada bulan Juli, hujan lebat memicu tanah longsor dan banjir di Korea Utara, yang memengaruhi lebih dari 4.000 rumah dan menyebabkan 15.000 penduduk mengungsi. Kim Jong Un sendiri mengunjungi daerah yang terkena dampak dan menyatakan bahwa akan memakan waktu beberapa bulan untuk membangun kembali dan memulihkan lingkungan yang sepenuhnya terendam banjir. Pemerintah juga menyediakan tempat berlindung di fasilitas Pyongyang untuk 15.400 orang, termasuk kelompok rentan seperti ibu, anak-anak, orang tua, dan tentara yang cacat.

Namun, pemimpin Korea Utara membantah laporan tentang tingginya jumlah korban tewas akibat banjir, dan menepis klaim tersebut sebagai "rumor palsu." Ia menuduh Korea Selatan menyebarkan rumor ini sebagai bagian dari "kampanye pencemaran nama baik" yang disengaja untuk merusak reputasi internasional Korea Utara.

Lee Il-gyu, mantan diplomat Korea Utara di Forum Semenanjung Korea Internasional mengatakan, "Meskipun baru-baru ini terjadi kerusakan akibat banjir, mereka diberhentikan karena alasan jaminan sosial, dan para eksekutif sendiri sangat cemas sehingga mereka tidak tahu kapan leher mereka akan putus."

Menurut Korea Times, eksekusi publik Korea Utara telah melonjak drastis sejak pandemi COVID-19. Sebelum pandemi, negara itu biasanya melakukan sekitar 10 eksekusi publik per tahun. Namun, jumlah itu telah meroket menjadi sekitar 100 eksekusi publik tahunan, yang merupakan peningkatan sepuluh kali lipat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Terprovokasi! Apa yang Bisa Dilakukan Pejabat untuk Mengatasi Adu Domba Politik?

Jangan Terprovokasi! Apa yang Bisa Dilakukan Pejabat untuk Mengatasi Adu Domba Politik?

Your Say | Senin, 02 September 2024 | 19:55 WIB

Kim Jong Un dan Istri Tunggangi Kuda Putih dari Russia, Media Korsel: Seperti Sepasang Peri Gemuk dari Lord of the Rings

Kim Jong Un dan Istri Tunggangi Kuda Putih dari Russia, Media Korsel: Seperti Sepasang Peri Gemuk dari Lord of the Rings

News | Senin, 02 September 2024 | 13:02 WIB

Ini 5 Mobil Bekas Harga Lebih Murah dari Miras 30 Jutaan yang Diduga Ditenggak Pejabat

Ini 5 Mobil Bekas Harga Lebih Murah dari Miras 30 Jutaan yang Diduga Ditenggak Pejabat

Otomotif | Minggu, 25 Agustus 2024 | 14:21 WIB

Penjualan Senjata AS ke Korea Selatan Picu Reaksi Keras dari Korut

Penjualan Senjata AS ke Korea Selatan Picu Reaksi Keras dari Korut

News | Jum'at, 23 Agustus 2024 | 08:28 WIB

Iran Eksekusi Mati Peramal atas Kasus Pemerkosaan Klien Wanita dan Anak-anak

Iran Eksekusi Mati Peramal atas Kasus Pemerkosaan Klien Wanita dan Anak-anak

News | Kamis, 22 Agustus 2024 | 17:13 WIB

#KawalPutusanMK Jadi Trending, Nama Kaesang Pangarep Disorot, Pernah Janjikan Hal Ini Andai Jadi Pejabat Daerah

#KawalPutusanMK Jadi Trending, Nama Kaesang Pangarep Disorot, Pernah Janjikan Hal Ini Andai Jadi Pejabat Daerah

Otomotif | Kamis, 22 Agustus 2024 | 07:54 WIB

Terkini

Gerak Cepat, BPJS Ketenagakerjaan Penuhi Hak Beno Prasetio yang Wafat Dalam Kecelakaan Kerja

Gerak Cepat, BPJS Ketenagakerjaan Penuhi Hak Beno Prasetio yang Wafat Dalam Kecelakaan Kerja

News | Sabtu, 18 April 2026 | 09:00 WIB

Satgas PKH Buka Suara Soal Pertemuan Letjen Richard Tampubolon dengan Gubernur Sherly

Satgas PKH Buka Suara Soal Pertemuan Letjen Richard Tampubolon dengan Gubernur Sherly

News | Sabtu, 18 April 2026 | 08:10 WIB

Langit RI Bocor? Menelusuri Celah Hukum Akses Pesawat Militer AS

Langit RI Bocor? Menelusuri Celah Hukum Akses Pesawat Militer AS

News | Sabtu, 18 April 2026 | 00:03 WIB

BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya

BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya

News | Jum'at, 17 April 2026 | 23:21 WIB

Jangan Cuma Jago Kandang, Pramono Anung Tantang BUMD DKI Ekspansi ke Pasar Global

Jangan Cuma Jago Kandang, Pramono Anung Tantang BUMD DKI Ekspansi ke Pasar Global

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:55 WIB

Perjuangkan Kesetaraan di Senayan, Ledia Hanifa Amaliah Digelari Legislator Peduli Disabilitas

Perjuangkan Kesetaraan di Senayan, Ledia Hanifa Amaliah Digelari Legislator Peduli Disabilitas

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:38 WIB

LPSK Lindungi 20 Korban Pelecehan FH UI dari Potensi Intimidasi hingga Pelaporan Balik

LPSK Lindungi 20 Korban Pelecehan FH UI dari Potensi Intimidasi hingga Pelaporan Balik

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:30 WIB

Kasus Hery Susanto Jadi Alarm, Pakar Dorong Pembentukan Dewan Pengawas Ombudsman

Kasus Hery Susanto Jadi Alarm, Pakar Dorong Pembentukan Dewan Pengawas Ombudsman

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:27 WIB

wondr Kemala Run 2026 Dorong Aksi Donasi, Peserta Diajak Berlari Sambil Berbagi

wondr Kemala Run 2026 Dorong Aksi Donasi, Peserta Diajak Berlari Sambil Berbagi

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:13 WIB

Bikin Macet Parah! Satpol PP Jatinegara Tertibkan 43 PKL Ular hingga Anjing di Balimester

Bikin Macet Parah! Satpol PP Jatinegara Tertibkan 43 PKL Ular hingga Anjing di Balimester

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:00 WIB