Ayah Pelaku Penembakan di Sekolah Georgia Ditangkap, Beri Kado Natal Pistol ke Anaknya

Aprilo Ade Wismoyo Suara.Com
Jum'at, 06 September 2024 | 11:40 WIB
Ayah Pelaku Penembakan di Sekolah Georgia Ditangkap, Beri Kado Natal Pistol ke Anaknya
Ilustrasi penembakan dengan senjata api (pixabay)

Suara.com - Ayah dari tersangka penembakan di sekolah Georgia yang menewaskan empat orang pada hari Rabu telah ditangkap dan para pejabat mengatakan bahwa ia "sengaja membiarkan putranya memiliki senjata pembunuh tersebut.

Colin Gray, 54, didakwa dengan empat tuduhan pembunuhan tidak disengaja, dua tuduhan pembunuhan tingkat dua, dan delapan tuduhan kekejaman terhadap anak-anak, kata para pejabat pada hari Kamis.

"Dakwaan ini bermula dari Gray yang sengaja membiarkan putranya Colt memiliki senjata," kata Chris Hosey, direktur Biro Investigasi Georgia, dalam sebuah konferensi pers.

Putranya, Colt Gray, telah didakwa dengan empat tuduhan pembunuhan berat dan akan diadili sebagai orang dewasa, kata Hosey.

Penembakan di Sekolah Menengah Atas Apalachee di Winder menewaskan dua guru - Richard Aspinwall (39) dan Christina Irimie (53) dan dua siswa berusia 14 tahun Mason Schermerhorn dan Christian Angulo. Dua guru dan tujuh siswa juga terluka dalam penembakan tersebut. serangan.

Penyelidik mengatakan bahwa Gray menggunakan "senjata platform AR," atau senapan semi otomatis, untuk melakukan penembakan.

CNN melaporkan bahwa Colin membeli senjata itu sebagai hadiah liburan untuk putranya pada bulan Desember 2023. Senapan itu dibeli di toko senjata lokal sebagai hadiah Natal, kata laporan CNN.

Tersangka diwawancarai oleh penegak hukum tahun lalu atas ancaman daring tentang melakukan penembakan di sekolah.

Ilustrasi Pistol Revolver (wikipedia)
Ilustrasi Pistol Revolver (wikipedia)

AS telah menyaksikan ratusan penembakan di dalam sekolah dan perguruan tinggi dalam dua dekade terakhir, yang telah mengintensifkan perdebatan tentang undang-undang senjata di negara itu.

Baca Juga: Enam Negara Bagian di Amerika Serikat Ini Jadi Rebutan Suara Kamala Harris dan Donald Trump

Wakil Presiden AS Kamala Harris, calon presiden dari Partai Demokrat, menyebut penembakan di Georgia sebagai tragedi yang tidak masuk akal.

"Kita harus menghentikannya. Kita harus mengakhiri epidemi kekerasan senjata ini," katanya di sebuah acara kampanye.

Gedung Putih mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Presiden AS Joe Biden telah diberi pengarahan tentang penembakan itu dan pemerintahannya akan terus berkoordinasi dengan pejabat federal, negara bagian, dan lokal saat kami menerima lebih banyak informasi.

"Jill dan saya berduka atas kematian mereka yang hidupnya berakhir karena kekerasan senjata yang tidak masuk akal dan memikirkan semua korban yang hidupnya berubah selamanya," kata Biden dalam sebuah pernyataan, menyerukan Partai Republik untuk bekerja sama dengan Partai Demokrat untuk meloloskan undang-undang keselamatan senjata yang masuk akal.

Mantan Presiden AS Donald Trump, calon presiden dari Partai Republik, menyebutnya sebagai peristiwa yang "tragis".

"Anak-anak yang kami sayangi ini diambil dari kita terlalu cepat oleh monster yang sakit dan gila," tulisnya di media sosial.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI