AS Terus Membeli Tanah Sejumlah Negara, Salah Satu Motif Ekspansi Wilayah

Andi Ahmad S | Suara.com

Kamis, 05 September 2024 | 14:04 WIB
AS Terus Membeli Tanah Sejumlah Negara, Salah Satu Motif Ekspansi Wilayah
Bendera Amerika Serikat (Freepik.com/vwaalakte)

Suara.com - Amerika Serikat (AS) mungkin saat ini menjadi salah satu negara yang menjadi rujukan bagi negara-negara di dunia, pasalnya sejumlah teknologi canggih hampir berasal dari Negeri Paman Sam dijuluki.

Tidak hanya itu saja, politik di Amerika Serikat juga sering menjadi percontohan negara-negara kecil, karena berhasil bisa menjadi penggerak baik kerja sama ekonomi antar negara, hingga memunculkan konflik.

Saat ini AS diketahui telah mengakuisisi hampir 40 persen dari wilayahnya dengan cara membeli lahan dari kekuatan kolonial dan negara-negara regional.

Seperti informasi yang beredar, AS telah melakukan pembelian atau mengakuisisi sebuah pulau di Bangladesh hingga menyebabkan Perdana Menteri Sheikh Hasina mundur karena adanya aksi kericuhan luar biasa.

Salah satu pulau di Bangladesh telah menjadi milik AS itu Pulau St. Martin di Teluk Bengal.

Hasina mengklaim bahwa dia tidak diizinkan tetap berkuasa karena menolak menerima hal tersebut. Gedung Putih membantah tuduhan tersebut.

Perdana Menteri Bangladesh Sheikh Hasina Wajed. (AFP)
Perdana Menteri Bangladesh Sheikh Hasina Wajed. (AFP)

Di Amerika Utara, setelah kedatangan Christopher Columbus di benua tersebut pada akhir abad ke-15, kekuatan Spanyol, Inggris, Prancis, dan negara-negara Eropa lainnya mulai mendirikan koloni pada abad ke-16.

Proses perampasan tanah dari penduduk asli melalui perang dan pembantaian semakin cepat pada abad ke-17 dan 18, yang mengarah pada dominasi Eropa atas benua tersebut.

Setelah menyatakan kemerdekaannya, AS menerapkan kebijakan ekspansi wilayah selama bertahun-tahun.

Pada tahun 1803, AS mengakuisisi Wilayah Louisiana dari Prancis dengan harga 15 juta dolar AS (Rp231,6 miliar). Akuisisi ini memfasilitasi ekspansi wilayah AS ke arah barat melintasi benua.

Faktor-faktor yang memperkuat posisi AS dalam pembelian ini termasuk kesulitan ekonomi Prancis dan kekhawatiran pemimpin Prancis, Napoleon Bonaparte, tentang masalah ekonomi dan keamanan yang dapat ditimbulkan oleh potensi konflik di Eropa.

Jumlah yang dibayarkan untuk wilayah tersebut, jika disesuaikan dengan tingkat inflasi rata-rata dolar sebesar 1,52 persen dari tahun 1803 hingga 2024, akan mencapai sekitar 420 juta dolar AS (Rp6,4triliun) dalam mata uang saat ini.

Selain itu, terdapat pula pembelian Florida yang dahulunya merupakan salah satu koloni Spanyol di Amerika.

Pada awal abad ke-19, Spanyol mulai kehilangan kendali atas Florida akibat dampak perang di Eropa dan konflik dengan penduduk setempat.

Kemudian pada 1819, AS membeli Florida dari Spanyol melalui Perjanjian Adams-Onis. AS setuju untuk menanggung sekitar 5 juta dolar AS kerugian yang disebabkan oleh tindakan warganya terhadap Spanyol.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mahfud MD Dukung KPK Periksa Kaesang Pangarep Kasus Dugaan Gratifikasi Jet Pribadi

Mahfud MD Dukung KPK Periksa Kaesang Pangarep Kasus Dugaan Gratifikasi Jet Pribadi

News | Kamis, 05 September 2024 | 13:52 WIB

Sejarah Pasar Tanah Abang yang Dikira Masjid Istiqlal oleh Uskup Agung Melbourne

Sejarah Pasar Tanah Abang yang Dikira Masjid Istiqlal oleh Uskup Agung Melbourne

Lifestyle | Kamis, 05 September 2024 | 13:39 WIB

Enam Negara Bagian di Amerika Serikat Ini Jadi Rebutan Suara Kamala Harris dan Donald Trump

Enam Negara Bagian di Amerika Serikat Ini Jadi Rebutan Suara Kamala Harris dan Donald Trump

News | Kamis, 05 September 2024 | 13:06 WIB

Terkini

Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran

Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 00:39 WIB

Pramono Sebut Kebun Binatang Ragunan Bakal Tutup Saat Hari Pertama Lebaran, Buka Kembali Lusa

Pramono Sebut Kebun Binatang Ragunan Bakal Tutup Saat Hari Pertama Lebaran, Buka Kembali Lusa

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 23:07 WIB

Pramono Anung dan Bang Doel Bakal Salat Idul Fitri di Balai Kota, Khatib Diisi Maruf Amin

Pramono Anung dan Bang Doel Bakal Salat Idul Fitri di Balai Kota, Khatib Diisi Maruf Amin

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 22:46 WIB

Klaim Angka Kecelakaan dan Fatalitas Turun, Kakorlantas: Mudik Aman, Keluarga Bahagia

Klaim Angka Kecelakaan dan Fatalitas Turun, Kakorlantas: Mudik Aman, Keluarga Bahagia

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 22:39 WIB

Prabowo Ucapkan Selamat Idulfitri 1447 H, Ajak Perkuat Persatuan dan Bangun Indonesia Lebih Kuat

Prabowo Ucapkan Selamat Idulfitri 1447 H, Ajak Perkuat Persatuan dan Bangun Indonesia Lebih Kuat

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 22:30 WIB

Puncak Mudik 2026 Terlewati, Polri: Naik 4,26 Persen dan Tetap Terkendali

Puncak Mudik 2026 Terlewati, Polri: Naik 4,26 Persen dan Tetap Terkendali

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 22:19 WIB

Malam Takbir di Bundaran HI, Pramono: Pemprov Jakarta Ingin Hadirkan Ruang Aman dan Nyaman

Malam Takbir di Bundaran HI, Pramono: Pemprov Jakarta Ingin Hadirkan Ruang Aman dan Nyaman

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 22:04 WIB

Pengiriman Pasukan Perdamaian Indonesia ke Gaza Ditunda, Prabowo Tegaskan Bukan untuk Lucuti Senjata

Pengiriman Pasukan Perdamaian Indonesia ke Gaza Ditunda, Prabowo Tegaskan Bukan untuk Lucuti Senjata

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 21:50 WIB

Cerita Warga Pilih Takbiran di Bundaran HI, Ogah Mudik Gegara Takut Ditanya Kapan Nikah

Cerita Warga Pilih Takbiran di Bundaran HI, Ogah Mudik Gegara Takut Ditanya Kapan Nikah

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 21:43 WIB

Ucapkan Selamat Idulfitri, Prabowo Subianto Ajak Masyarakat Pererat Persatuan

Ucapkan Selamat Idulfitri, Prabowo Subianto Ajak Masyarakat Pererat Persatuan

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 21:41 WIB