Lubang Buaya: Simbol Sejarah Gelap Pemberontakan G30S PKI

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Selasa, 17 September 2024 | 16:08 WIB
Lubang Buaya: Simbol Sejarah Gelap Pemberontakan G30S PKI
Sejarah Lubang Buaya (museumnusantara.com)

Suara.com - Ketika menyebut Lubang Buaya, ingatan kita segera melayang ke tragedi bersejarah G30S PKI. Lubang Buaya adalah tempat di mana tujuh perwira Angkatan Darat Indonesia menjadi korban kekejaman peristiwa tersebut. Para perwira ini dibunuh dan dimasukkan ke dalam sebuah lubang sempit, sehingga jasad mereka bertumpuk di sana. Lokasi ini menjadi saksi bisu dari keganasan G30S PKI dan kemudian dikenal sebagai tempat pembuangan jenazah para pahlawan Angkatan Darat.

Setelah ditemukan, jenazah para perwira tersebut dievakuasi dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan. Tragedi ini terjadi pada tanggal 30 September 1965 dan menjadi salah satu momen paling kelam dalam sejarah Indonesia. Untuk mengenang para pahlawan serta mengingatkan generasi mendatang akan pentingnya menjaga kesatuan bangsa, setiap tanggal 30 September diperingati sebagai Hari Peringatan G30S PKI.

Penampakan pintu masuk Monumen Pancasila Sakti di Lubang Buaya, Jakarta Timur. (Suara.com/Arga)
Penampakan pintu masuk Monumen Pancasila Sakti di Lubang Buaya, Jakarta Timur. (Suara.com/Arga)

 Lokasi dan Asal Usul Lubang Buaya G30S PKI

Lokasi Lubang Buaya G30 S PKI berada di Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur. Lokasi tersebut diberi nama Lubang Buaya karena masyarakat sekitar percaya adanya legenda buaya putih yang hidup di sungai dekat kawasan lubang tempat penguburan perwira ditemukan. Hal ini dijelaskan dalam situs Perpustakaan Badan Standarisasi Nasional (BSN).

BSN menjelaskan buaya memiliki kebiasaan membuat lubang di darat. Salah satu lubangnya digunakan oleh oknum untuk mengubur para perwira angkatan darat tersebut di atas. Oleh karena itu, ketika mereka ditemukan, kawasan tersebut kemudian menjadi kawasan bersejarah Lubang Buaya kekejaman G30 S PKI.

Akan tetapi, selain kisah legenda di atas, berdasarkan data nasional saat peristiwa G30 S/PKI terjadi, area Lubang Buaya merupakan kawasan yang terkenal sebagai pusat pelatihan militer Gerakan Wanita Indonesia (Gerwani) dan Pemuda Rakyat, organisasi yang berafiliasi Partai Komunis Indonesia (PKI). Oleh karenanya, kawasan tersebut terkenal lekat dengan PKI.

Pada malam kudeta 30 September 1965, sekelompok tentara mengaku 'Dewan Revolusi' menyerang kediaman ketujuh perwira angkatan darat. Mereka diculik dan dibawa ke sebuah tempat terpencil di Lubang Buaya, Jakarta Timur. Tujuan gerakan ini adalah untuk mengambil alih kekuasan negara dan menyingkirkan pimpinan militer yang dianggap sebagai penghalang. Terjadilah pembunuhan di Lubang Buaya.

Petugas membersihkan area Monumen Pancasila Sakti di Lubang Buaya, Jakarta Timur, Rabu (30/9/2020).  [ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha]
Petugas membersihkan area Monumen Pancasila Sakti di Lubang Buaya, Jakarta Timur, Rabu (30/9/2020). [ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha]

Fungsi Lubang Buaya saat ini

Lubang Buaya saat ini telah menjadi kawasan wisata bersejarah. Di lokasi tersebut terdapat rumah yang menaungi lubang tempat ketujuh pahlawan revolusi atau perwira angkatan darat yang jadi korban keganasan G30 S PKI ditemukan. Selain itu, ada pula mobil jadul yang dipakai mengangkut para korban pemberontakan G30 S/PKI.

Berikut daftar pahlawan yang dibuang ke Lubang Buaya. Tujuh pahlawan revolusi dan juga perwira angkatan darat pada masanya antara lain:

  1. Letnan Jenderal Anumerta Ahmad Yani
  2. Mayor Jenderal Raden Soeprapto
  3. Mayor Jenderal Mas Tirtodarmo Haryono
  4. Mayor Jenderal Siswondo Parman
  5. Brigadir Jenderal Donald Isaac Panjaitan
  6. Brigadir Jenderal Sutoyo Siswodiharjo
  7. Lettu Pierre Andreas Tendean.

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Teori Konspirasi Tentang Alasan Soeharto Tak Jadi Target Penculikan G30S PKI

3 Teori Konspirasi Tentang Alasan Soeharto Tak Jadi Target Penculikan G30S PKI

News | Selasa, 17 September 2024 | 07:15 WIB

Tidak Masuk Daftar Target Penculikan, Benarkah Soeharto Terlibat G30S PKI?

Tidak Masuk Daftar Target Penculikan, Benarkah Soeharto Terlibat G30S PKI?

News | Senin, 16 September 2024 | 13:50 WIB

7 Teori Konspirasi G30S PKI, Keterlibatan Soeharto Hingga Campur Tangan CIA

7 Teori Konspirasi G30S PKI, Keterlibatan Soeharto Hingga Campur Tangan CIA

News | Rabu, 11 September 2024 | 17:05 WIB

Terkini

Siasat Licin Iran Perpanjang Napas Perang Usai Mojtaba Khamenei Menghilang

Siasat Licin Iran Perpanjang Napas Perang Usai Mojtaba Khamenei Menghilang

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 11:39 WIB

Baru Ancam Lebanon, Presiden Israel Kocar-kacir Dihantam Rudal

Baru Ancam Lebanon, Presiden Israel Kocar-kacir Dihantam Rudal

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 11:28 WIB

BPH Migas Pastikan BBM Aman di Tol Padaleunyi Jelang Puncak Arus Balik 2026

BPH Migas Pastikan BBM Aman di Tol Padaleunyi Jelang Puncak Arus Balik 2026

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 11:16 WIB

Studi: Industri Migas Tinggalkan Citra Energi Bersih, Kini Tekankan Ketergantungan Energi Fosil

Studi: Industri Migas Tinggalkan Citra Energi Bersih, Kini Tekankan Ketergantungan Energi Fosil

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 11:15 WIB

Gus Yaqut Kembali ke Rutan KPK Usai Tahanan Rumah: Alhamdulillah, Sempat Sungkem ke Ibu Saya

Gus Yaqut Kembali ke Rutan KPK Usai Tahanan Rumah: Alhamdulillah, Sempat Sungkem ke Ibu Saya

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 11:03 WIB

Waduh! Siap-siap Ledakan Besar Pusat Tenaga Nuklir Jika AS Serang PLTN Bushehr Iran

Waduh! Siap-siap Ledakan Besar Pusat Tenaga Nuklir Jika AS Serang PLTN Bushehr Iran

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 11:02 WIB

Panik Diserang Balik Iran, Israel Tiba-tiba Ingat HAM dan Minta Tolong Dunia

Panik Diserang Balik Iran, Israel Tiba-tiba Ingat HAM dan Minta Tolong Dunia

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:59 WIB

KAI Daop 6 Yogyakarta Prediksi Puncak Arus Balik Hari Ini, 71 Ribu Penumpang Padati Stasiun

KAI Daop 6 Yogyakarta Prediksi Puncak Arus Balik Hari Ini, 71 Ribu Penumpang Padati Stasiun

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:54 WIB

Arus Balik Lebaran: 52.926 Penumpang Tiba di Jakarta, Pasar Senen Terpadat

Arus Balik Lebaran: 52.926 Penumpang Tiba di Jakarta, Pasar Senen Terpadat

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:37 WIB

Rumah di Kembangan Terbakar Saat Ditinggal Penghuninya Berlebaran

Rumah di Kembangan Terbakar Saat Ditinggal Penghuninya Berlebaran

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:33 WIB