Tudingan Catering Haji Tak Becus Dibantah, Kemenag: Menu Nusantara Tersaji, Penuhi Kebutuhan Nutrisi Jemaah

Chandra Iswinarno

Selasa, 17 September 2024 | 16:23 WIB
Tudingan Catering Haji Tak Becus Dibantah, Kemenag: Menu Nusantara Tersaji, Penuhi Kebutuhan Nutrisi Jemaah
Layanan katering untuk jemaah haji Indonesia tahun 2024. [MCH2024/Henri]

Suara.com - Selama penyelenggaraan haji tahun 1445 H/2024 M, Kementerian Agama (Kemenag) membawa sentuhan khas Nusantara ke Tanah Suci.

Direktorat Pelayanan Haji Luar Negeri (Diryanlu) Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) mengungkapkan bahwa Kemenag menghadirkan ragam kuliner Nusantara yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan nutrisi jemaah haji Indonesia.

Lebih dari sekadar soal rasa, menu ini juga mencerminkan upaya mendukung kesehatan jemaah selama menjalani ibadah di Arab Saudi.

"Tentunya, kami belum bisa memenuhi selera 213 ribu lebih lidah jemaah. Tetapi, menu yang disiapkan sudah sesuai dengan kebutuhan nutrisi jemaah haji," kata Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri, Subhan Cholid, di Jakarta, Selasa (17/9/2024).

Ia menekankan bahwa penyusunan menu ini tidak hanya mempertimbangkan ketersediaan bahan baku lokal, tetapi juga masukan dari ahli gizi berbagai lembaga, seperti Kementerian Kesehatan dan Sekolah Tinggi Pariwisata.

Subhan menjelaskan, menu yang disajikan selama di Mekkah dan Madinah mencakup makanan khas Indonesia, seperti orek tempe cabe hijau, semur ayam, sambal goreng kentang, rendang daging, hingga opor ayam.

Makanan khas Nusantara ini juga disajikan saat jemaah berada di Arafah, Muzdalifah, dan Mina, dengan variasi seperti rendang ayam dan ikan patin bumbu kuning.

Lebih dari 27 juta paket makanan akan disajikan kepada 213.320 jemaah haji selama di Arab Saudi.

"Setiap jemaah mendapatkan sekitar 127 kali makan, yang disajikan tiga kali sehari," tambah Subhan.

baca juga

Inovasi lain yang dihadirkan Kemenag tahun ini adalah penggunaan makanan siap saji yang didatangkan langsung dari Indonesia.

Total sekitar 1,7 juta kotak makanan siap saji diimpor untuk mendukung kebutuhan jemaah, terutama saat puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

"Ini menjadi salah satu cara kami tidak hanya menyediakan makanan yang praktis, tetapi juga mempertahankan cita rasa Nusantara," ujar Subhan.

Lebih dari itu, pemerintah juga mengekspor sekitar 70 ton bumbu khas Indonesia ke Arab Saudi untuk memastikan cita rasa autentik makanan yang disajikan.

Langkah ini bukan hanya untuk memberikan layanan katering optimal, tetapi juga bagian dari upaya membangun ekosistem ekonomi haji, yang melibatkan berbagai sektor industri dalam negeri.

Dengan kombinasi antara tradisi kuliner Nusantara dan kebutuhan nutrisi yang diperhitungkan, jemaah haji Indonesia dapat merasakan kenyamanan rasa dan gizi yang terjaga selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Penjelasan Subhan Cholid tersebut sekaligus menjawab pernyataan Anggota Panitia Khusus (Pansus) Angket Haji DPR RI Marwan Jafar yang mengungkapkan bahwa salah satu masalah yang terjadi dalam penyelenggaraan haji tahun ini yakni persoalan layanan katering yang tidak beres.

"Banyak catering yang tidak menyajikan menu nusantara, sehingga jamaah tidak bisa menjalanakan ibadah dengan khusuk. Hal ini tidak sesuai dengan parjanjian kerja sama," katanya melalui keterangan tertulis yang diterima, Senin (16/9/2024).

"Banyak katering yang mengirimkan makanan cepat saji. Selain itu perushaan yang ditunjuk Kemenag juga sangat tertutup, Dapurnya tidak terstandar. Patut diduga ada patgulipat ini meguntungkan pejabat di Kemenag dan merugikan jamaah,” lanjutnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemenag Pastikan Transparansi Layanan Haji 2024: Proses Pengadaan Diawasi Ketat Itjen dan BPK

Kemenag Pastikan Transparansi Layanan Haji 2024: Proses Pengadaan Diawasi Ketat Itjen dan BPK

News | Selasa, 17 September 2024 | 12:55 WIB

Kuota Haji Indonesia 2025 Sebanyak 221.000, Menag Langsung Temui Menteri Haji Saudi

Kuota Haji Indonesia 2025 Sebanyak 221.000, Menag Langsung Temui Menteri Haji Saudi

News | Selasa, 17 September 2024 | 10:58 WIB

Ini Penjelasan Kemenag Mengenai Kuota Haji Tambahan yang Disoal Pansus Haji

Ini Penjelasan Kemenag Mengenai Kuota Haji Tambahan yang Disoal Pansus Haji

News | Minggu, 15 September 2024 | 01:15 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×