Beberkan Persaingan Tak Sehat Antar Dokter Spesialis, Menkes Budi: Mereka Bisa Sangat Fierce Bertarungnya

Dwi Bowo Raharjo, Lilis Varwati

Rabu, 18 September 2024 | 11:12 WIB
Beberkan Persaingan Tak Sehat Antar Dokter Spesialis, Menkes Budi: Mereka Bisa Sangat Fierce Bertarungnya
Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin. (ANTARA/Ogen)

Suara.com - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengkritisi cara kerja dokter di Indonesia yang ternyata sulit bekerja sama secara tim dengan lintas spesialis. Alih-alih bekerja sama, yang terjadi justru antar spesialis saling bersaing untuk mengerjakan prosedur medis tertentu.

Budi menemukan fenomena tersebut sejak pertama kali menjabat sebagai menkes pada Desember 2020 lalu.

"Menarik untuk dilihat, antara satu kelompok spesialis dengan spesialis lain terjadi persaingan mengerjakan prosedur tertentu, waktu saya masuk. Ini jadi isu sangat sensitif, sering terjadi pertarungan 'yang boleh ngerjain cuma saya'. Mereka bisa sangat fierce bertarungnya," ungkap Budi dikutip dari tayangan video podcast bersama Deddy Corbuzier, Rabu (18/9/2024).

Budi mengetahui hal tersebut ketika dirinya ingin menambah kelas pendidikan dokter jantung pembuluh darah sub spesialis intervensi agar bisa memasang chat lab. Prosedur medis itu biasa digunakan untuk mendiagnosis dan menangani berbagai kondisi kelainan jantung dengan invasi minimal.

Budi sampai meminta bantuan kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani untuk memberikan dana beasiswa kuliah kepada para dokter untuk belajar kembali. Namun, rencana tersebut justru tidak disukai oleh kelompok dokter spesialis penyakit dalam.

"Spesialis penyakit dalam gak suka. Kenapa ngasih hanya spesialus jantung? Saya kan gak ngerti, saya bukan orang kesehatan, saya tanya apa bedanya. Ternyata yang kerjain pasang ring itu ada dua grup, dia bisa spesialis jantung intervensi. Bisa penyakit dalam kardiovaskuler. Yang saya tidak pahami, kedua grup ini bersaing siapa yang bisa melakukan ini," tuturnya.

Persaingan antara dokter jantung dan dokter penyakit dalam itu juga bahkan menyebar hingga jajaran petinggi di rumah sakit pemerintah. Yakni, di Rumah Sakit Harapan Kita, yang menjadi RS pusat layanan penyakit jantung, dengan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).

"Saya baru belajar, oh ini kejadian. Ada RS Harapan Kita isinya spesialis jantung intervensi semua, tidak ada satu pun Sp.PD-KKV (spesialis penyakit dalam kardiovaskuler). Di RSCM juru kebalikannya. Jadi kelompok-kelompok ini antara satu sama lain bisa sangat fierce," kata Budi.

Untuk menyudahi persaingan tersebut, Budi sengaja merotasi jabatan Direktur medis di kedua rumah sakit tersebut.

baca juga

"Waktu itu saya iseng saja, Direktur Medis Harapan Kita saya ambil Sp.PD-KKV dari RSCM. Itu yang marah sampai bisa petinggi negara yang dokter. Mereka gak tahu aja 3 bulan kemudian saya taruh dokter spesialis jantung di Direktur Medis RSCM," ujarnya.

Persaingan serupa rupanya juga terjadi di bidang dokter lainnya. Seperti penanganan kemoterapi pada pasien kanker, Budi mengungkapkan, persaingan bisa terjadi antara dokter bedah onkologi dan spesialis hematologi.

"Indonesia itu susah kerja tim. Saya ngomong gini sebagai orang luar ya, banyak orang yang mungkin gak senang dengan ini. Tapi saya rasa ini satu wake up call, yuk kita jangan gini lagi. Ada banyak masalah kesehatan jauh lebih penting," pungkas Budi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cerita Menkes Ditolak Buka Prodi Spesialis, Berujung Kirim Mahasiswa Kedokteran Kuliah di China

Cerita Menkes Ditolak Buka Prodi Spesialis, Berujung Kirim Mahasiswa Kedokteran Kuliah di China

News | Rabu, 18 September 2024 | 10:09 WIB

Emosi Kalina Oktarani Pecah, Gegara Azka Dibilang Kecewa Buntut Kawin Cerai

Emosi Kalina Oktarani Pecah, Gegara Azka Dibilang Kecewa Buntut Kawin Cerai

Entertainment | Selasa, 17 September 2024 | 08:30 WIB

Rasa Sakitnya Sama! Ini Beda Nyeri Haid vs Usus Buntu

Rasa Sakitnya Sama! Ini Beda Nyeri Haid vs Usus Buntu

Lifestyle | Minggu, 15 September 2024 | 12:00 WIB

Dilaporkan Nyebar Hoaks Kasus Dugaan Perundungan PPDS Undip, Menkes Budi: Aneh!

Dilaporkan Nyebar Hoaks Kasus Dugaan Perundungan PPDS Undip, Menkes Budi: Aneh!

News | Sabtu, 14 September 2024 | 13:06 WIB

Cerita Komika Praz Teguh Dapat Hidayah Sepulang Umrah

Cerita Komika Praz Teguh Dapat Hidayah Sepulang Umrah

Entertainment | Kamis, 12 September 2024 | 17:51 WIB

Terkini

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Pendapatan Barito Pacific Melonjak 56%, Laba Bersih Tembus US$616 Juta

Pendapatan Barito Pacific Melonjak 56%, Laba Bersih Tembus US$616 Juta

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:09 WIB

Floral, Fruity, atau Woody? Kenali Karakter Aroma Sebelum Memilih Parfum

Floral, Fruity, atau Woody? Kenali Karakter Aroma Sebelum Memilih Parfum

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:08 WIB

Cegah Balap Liar! JLNT Antasari Ditutup Tiap Akhir Pekan Mulai 14 November

Cegah Balap Liar! JLNT Antasari Ditutup Tiap Akhir Pekan Mulai 14 November

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Ketegangan Gas dengan Singapura, Indonesia Disebut Buktikan Nyali dan Kedaulatan Energi

Ketegangan Gas dengan Singapura, Indonesia Disebut Buktikan Nyali dan Kedaulatan Energi

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:53 WIB

MHU Pangkas Emisi Tambang 41,34%, Lampaui Target Penurunan hingga 2030

MHU Pangkas Emisi Tambang 41,34%, Lampaui Target Penurunan hingga 2030

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:43 WIB

JIS Mulai Dilirik Investor Naming Rights, Pramono Ungkap Ada 15 Konser Tahun Depan

JIS Mulai Dilirik Investor Naming Rights, Pramono Ungkap Ada 15 Konser Tahun Depan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Kerap Jadi Alat Kriminalisasi, Perumus Kritik Penerapan Pasal UU Tipikor: Sudah Jauh Menyimpang!

Kerap Jadi Alat Kriminalisasi, Perumus Kritik Penerapan Pasal UU Tipikor: Sudah Jauh Menyimpang!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:37 WIB

Segmen Derivatif Topang Kinerja PT Indokripto Koin Semesta Tbk di Tengah Koreksi Pasar Aset Kripto

Segmen Derivatif Topang Kinerja PT Indokripto Koin Semesta Tbk di Tengah Koreksi Pasar Aset Kripto

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:36 WIB

Detik-Detik Menegangkan! Ibu Hamil Melahirkan di Kereta, Dokter Spesialis Kandungan Turun Tangan

Detik-Detik Menegangkan! Ibu Hamil Melahirkan di Kereta, Dokter Spesialis Kandungan Turun Tangan

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:24 WIB

×