Apa Itu Pager? Perangkat Nirkabel yang Ledakannya Tewaskan 9 orang di Lebanon

Aprilo Ade Wismoyo | Suara.com

Rabu, 18 September 2024 | 13:33 WIB
Apa Itu Pager? Perangkat Nirkabel yang Ledakannya Tewaskan 9 orang di Lebanon
Ilustrasi Pager (Unsplash.com)

Suara.com - Sedikitnya sembilan orang tewas dan hampir 3.000 orang terluka di Lebanon setelah ribuan perangkat nirkabel yang digunakan oleh anggota Hizbullah meledak pada hari Selasa. Seorang sumber keamanan senior Lebanon mengklaim bahwa badan mata-mata Israel, Mossad, menanam bahan peledak di dalam 5.000 pager atau "beeper" buatan Taiwan yang dipesan oleh kelompok yang didukung Iran beberapa bulan sebelum ledakan.

Pager atau 'beeper' adalah perangkat komunikasi kecil dan portabel yang menerima pesan singkat, biasanya numerik atau alfanumerik, melalui sinyal frekuensi radio. Pager banyak digunakan sebelum ponsel menjadi populer. Itu adalah alat komunikasi penting, terutama bagi para profesional seperti dokter, jurnalis, teknisi, dan manajer. Itu memungkinkan mereka untuk menerima pesan penting, bahkan di daerah terpencil.

Pengoperasian pager mudah namun efisien. Ketika sebuah pesan dikirim melalui gelombang radio, perangkat akan memberi tahu pengguna dengan bunyi bip yang jelas. Perintah ini kemudian mengharuskan pengguna untuk mencari telepon umum atau telepon rumah terdekat untuk menanggapi pesan tersebut.

Ilustrasi hizbullah (X/@p_alqsa)
Ilustrasi hizbullah (X/@p_alqsa)

Seiring kemajuan teknologi, pager mengalami peningkatan yang signifikan. Model-model yang lebih baru dilengkapi dengan layar kecil, yang memungkinkan mereka untuk menampilkan pesan singkat langsung pada perangkat tersebut.

Namun, pada tahun 1990-an, telepon seluler mulai menggantikan perangkat kecil ini. Kenyamanan telepon seluler dengan cepat mengurangi permintaan akan pager, dan pada akhir tahun 1990-an, pager sebagian besar telah menghilang dari penggunaan umum.

Serangan siber baru-baru ini yang menargetkan Hizbullah yang didukung Iran mengungkapkan bahwa pager, yang banyak diasumsikan telah menjadi usang, masih digunakan oleh kelompok tersebut.

Pager digunakan oleh para pejuang Hizbullah sebagai sarana komunikasi berteknologi rendah untuk menghindari pelacakan lokasi Israel.

Menurut laporan, badan mata-mata Mossad Israel menanam bahan peledak di dalam 5.000 pager yang diimpor oleh Hizbullah beberapa bulan sebelum ledakan hari Selasa.

Sumber keamanan Lebanon mengatakan kepada Reuters bahwa pager tersebut berasal dari Gold Apollo yang berbasis di Taiwan, tetapi perusahaan tersebut mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka tidak memproduksi perangkat tersebut. Dikatakan bahwa alat itu dibuat oleh perusahaan bernama BAC yang memiliki lisensi untuk menggunakan mereknya, tetapi tidak memberikan rincian lebih lanjut.

Sumber keamanan senior Lebanon mengatakan kelompok itu telah memesan 5.000 alat penyeranta dari Gold Apollo, yang menurut beberapa sumber dibawa ke negara itu awal tahun ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

9 Tewas dan 2.800 Terluka dalam Ledakan Pager di Lebanon, Hizbullah Sebut Israel Dalangnya

9 Tewas dan 2.800 Terluka dalam Ledakan Pager di Lebanon, Hizbullah Sebut Israel Dalangnya

News | Rabu, 18 September 2024 | 12:52 WIB

Disalahkan China Karena Gagal Tekan Israel, Menlu AS Kembali Bertolak ke Mesir Bahas Gencatan Senjata di Gaza

Disalahkan China Karena Gagal Tekan Israel, Menlu AS Kembali Bertolak ke Mesir Bahas Gencatan Senjata di Gaza

News | Rabu, 18 September 2024 | 03:15 WIB

Kesepakatan Gencatan Senjata di Jalur Gaza Gagal, China Salahkan Amerika Serikat

Kesepakatan Gencatan Senjata di Jalur Gaza Gagal, China Salahkan Amerika Serikat

News | Selasa, 17 September 2024 | 19:14 WIB

Aktivis Turki-Amerika Aysenur Ezgi Eygi Meninggal Ditembak Militer Israel, Ini Yang Dilakukan PBB

Aktivis Turki-Amerika Aysenur Ezgi Eygi Meninggal Ditembak Militer Israel, Ini Yang Dilakukan PBB

News | Selasa, 17 September 2024 | 18:58 WIB

Polemik Gibran Nonton Konser Bruno Mars: Dicap Pendukung Zionis, Sikap Fufufafa ke Palestina Diungkit

Polemik Gibran Nonton Konser Bruno Mars: Dicap Pendukung Zionis, Sikap Fufufafa ke Palestina Diungkit

Lifestyle | Selasa, 17 September 2024 | 16:59 WIB

Amerika Serikat Beri Peringatan Keras Untuk Israel

Amerika Serikat Beri Peringatan Keras Untuk Israel

News | Selasa, 17 September 2024 | 14:46 WIB

Terkini

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:19 WIB

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:11 WIB

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:09 WIB

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:18 WIB

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:16 WIB

DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan

DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:10 WIB

Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara

Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:08 WIB

Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau

Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau

News | Senin, 18 Mei 2026 | 20:40 WIB