Beda Pilihan Politik: Karyawan Tesla, SpaceX, dan X Lebih Banyak Sumbang Dana untuk Kamala Harris Dibanding Trump

Aprilo Ade Wismoyo Suara.Com
Kamis, 19 September 2024 | 14:58 WIB
Beda Pilihan Politik: Karyawan Tesla, SpaceX, dan X Lebih Banyak Sumbang Dana untuk Kamala Harris Dibanding Trump
Elon Musk dan Kamala Harris [Ist]

Suara.com - Miliarder Elon Musk telah mendukung mantan Presiden Republik Donald Trump dalam perebutan Gedung Putih, tetapi karyawan di kumpulan perusahaannya sebagian besar menyumbang kepada pesaing Trump dari Demokrat, Kamala Harris.

Pekerja di Tesla telah menyumbang $42.824 (Rp 652.811.197) untuk kampanye presiden Harris dibandingkan $24.840  (Rp 378.662.202) untuk kampanye Trump, menurut OpenSecrets, lembaga nirlaba nonpartisan yang melacak sumbangan kampanye AS dan data lobi.

Karyawan di perusahaan roket Musk, SpaceX, telah menyumbangkan $34.526 (Rp 526.316.070) untuk Harris dibandingkan $7.652 (Rp 116.647.470) untuk Trump. Karyawan di platform media sosial X, yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter, telah menyumbangkan $13.213 untuk Harris dibandingkan kurang dari $500 untuk Trump.

Donald Trump dan Elon Musk (instagram)
Donald Trump dan Elon Musk (instagram)

Meskipun angkanya relatif kecil untuk penggalangan dana kampanye, angka tersebut menunjukkan kecenderungan politik yang bertentangan dengan Musk sendiri. Orang terkaya di dunia, Musk telah mendukung Trump di X dan menolak ide-ide yang condong ke kiri sebagai "virus pikiran yang terbangun."

Musk tidak segera menanggapi permintaan komentar. Ia mendukung Presiden Joe Biden pada tahun 2020 tetapi telah condong ke kanan sejak saat itu. Trump telah mengatakan bahwa jika ia memenangkan pemilihan pada tanggal 5 November, ia akan menunjuk Musk untuk memimpin komisi efisiensi pemerintah.

Data OpenSecrets mencakup sumbangan dari karyawan dan pemilik perusahaan serta anggota keluarga dekat individu tersebut. Undang-undang pendanaan kampanye melarang perusahaan itu sendiri untuk menyumbang ke kampanye federal.

Banyak karyawan Musk berkantor pusat di California, basis Demokrat, kata Ross Gerber, CEO Gerber Kawasaki Wealth and Investment Management, yang merupakan pemegang saham Tesla. Gerber juga merupakan investor di X.

Pada bulan Juli, Musk mengatakan ia akan memindahkan kantor pusat X dan SpaceX ke Texas dari California karena undang-undang identitas gender California yang ia sebut sebagai "titik puncak." Gerber mengatakan langkah tersebut berarti "kehilangan banyak talenta potensial" di California.

Baca Juga: Dua Kali Selamat dari Upaya Pembunuhan, Donald Trump: Ini Bisnis yang Berbahaya!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI