Diskusi FTA Dibubarkan Sekelompok Orang, Din Syamsuddin: Penjelmaan Perilaku Rezim

Chandra Iswinarno

Sabtu, 28 September 2024 | 16:51 WIB
Diskusi FTA Dibubarkan Sekelompok Orang, Din Syamsuddin: Penjelmaan Perilaku Rezim
Sekelompok massa membubarkan diskusi yangbdigelar Forum Tanah Air di Jaksel, Sabtu (28/9/2024) pagi. [Tangkapan layar video]

Suara.com - Aksi premanisme dilakukan sekelompok massa tak dikenal yang membubarkan diskusi 'Silaturahmi Kebangsaan Diaspora Bersama Tokoh dan Aktivis Nasional' yang digelar di Hotel Grand Kemang, Jakarta Selatan (Jaksel) pada Sabtu (28/9/2024) pagi.

Massa tersebut mencabut spanduk acara di dalam area diskusi sambil berteriak-teriak untuk membubarkan jalannya diskusi. Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsudin mengatakan apa yang terjadi tersebut merupakan penjelamaan perilaku rezim.

"Apa yang disaksikan tadi sungguh memalukan, bagi saya ini adalah penjelmaan dari perilaku rezim yang memang cenderung berbuat kejahatan dan apa yang terjadi tadi adalah kejahatan demokrasi," katanya dalam konferensi pers yang disiarkan dari Kanal YouTube Refly Harun, Sabtu (28/9/2024).

Dalam agenda yang digelar Forum Tanah Air (FTA) hadir sejumlah tokoh seperti Refly Harun, Said Didu, Sunarko, dan tokoh lainnya. Dalam pernyataan selanjutnya, Din mengungkapkan aksi premanisme tersebut sangat mengganggu dan merusak kehidupan dan kebangsaan serta kenegaraan.

"Kita membiarkam mereka berorasi sebagai manifestasi demokrasi. Tapi ketika masuk dan merusak ini adalah anarkhisme yang saya tidak hanya memalukan tapi mengganggu dan merusak kehiduapn kebangsaan dan kenegaraan kita," ujarnya.

Dalam sejumlah video yang diterima Suara.com, sebelum membubarkan paksa dan melakukan aksi premanisme tersebut, sekelompok massa itu menggelar aksi dan orasi di luar area diskusi.

Sementara di video lainnya terlihat massa memasuki ruangan dan mencabut spanduk diskusi yang membuat tamu serta undangan yang hadir menjadi histeris melihat aksi anarkhisme tersebut.

Din sendiri menyayangkan aparat kepolisian yang hanya membiarkan aksi premanisme tersebut terjadi di dalam ruangan diskusi.

"Terus terang, ini tidak bisa tidak dilepaskan dari perilaku rezim yang anarkhis terhadap rakyatnya. Dan polisi, mohon maaf saya katakan terus terang, tidak berfungsi sebagai pelindung dan pengayom rakyat sebagaimana yang menjadi slogan."

baca juga

"Ternyata diam saja, saya sungguh memprotes keras polisi yang berdiam diri bahkan membiarkan aksi-aksi anarkhisme."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aksi Premanisme Pecah di Kembangan Jakbar, Polisi Buru Bang Jago Berseragam Ormas

Aksi Premanisme Pecah di Kembangan Jakbar, Polisi Buru Bang Jago Berseragam Ormas

News | Rabu, 04 September 2024 | 20:53 WIB

Hadiri Aksi Bela Palestina, Din Syamsuddin: Cara Terbaik Lawan Israel Adalah Dengan Militer

Hadiri Aksi Bela Palestina, Din Syamsuddin: Cara Terbaik Lawan Israel Adalah Dengan Militer

News | Minggu, 09 Juni 2024 | 19:40 WIB

Curiga Jokowi Intervensi MK, Din Syamsuddin Blak-blakan Cerita saat Telepon Hakim Arief Hidayat

Curiga Jokowi Intervensi MK, Din Syamsuddin Blak-blakan Cerita saat Telepon Hakim Arief Hidayat

Kotak Suara | Senin, 22 April 2024 | 16:00 WIB

Terkini

Ulasan Novel Loversation: Belajar Menerima Diri dan Berdamai dengan Masa Lalu

Ulasan Novel Loversation: Belajar Menerima Diri dan Berdamai dengan Masa Lalu

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 10:30 WIB

Cara Menghapus Cache Aplikasi Android Tanpa Hapus Data Penting

Cara Menghapus Cache Aplikasi Android Tanpa Hapus Data Penting

Tekno | Minggu, 01 November 2026 | 10:24 WIB

Berapa Harga Tiket Masuk RANS Carnival Jogja? Viral Ditinggal Musisi hingga UMKM

Berapa Harga Tiket Masuk RANS Carnival Jogja? Viral Ditinggal Musisi hingga UMKM

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 10:16 WIB

Warisan Batik Pekalongan dalam Balutan Modern, Ini 24 Koleksi Terbaru Tieka Huza

Warisan Batik Pekalongan dalam Balutan Modern, Ini 24 Koleksi Terbaru Tieka Huza

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 10:05 WIB

Paradoks Bingar: Dunia Remaja, Bisbol, dan Pertandingan Melawan Ketakutan

Paradoks Bingar: Dunia Remaja, Bisbol, dan Pertandingan Melawan Ketakutan

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 10:00 WIB

Syamsuar Berduka atas Kepergian Arwin AS: Dia Guru dan Mentor Terbaik

Syamsuar Berduka atas Kepergian Arwin AS: Dia Guru dan Mentor Terbaik

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 09:59 WIB

Retinoid dan Retinol Bedanya Apa? Ini Panduan Memilih yang Tepat Bagi Pemula

Retinoid dan Retinol Bedanya Apa? Ini Panduan Memilih yang Tepat Bagi Pemula

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 09:38 WIB

Eksepsi Budiono Tanbun Ditolak, Pakar Unmul Justru Soroti Daluwarsa Kasus Tambang JMB

Eksepsi Budiono Tanbun Ditolak, Pakar Unmul Justru Soroti Daluwarsa Kasus Tambang JMB

Kaltim | Minggu, 01 November 2026 | 09:37 WIB

Hadir di Deklarasi yang Diikuti Mahasiswa Bodong di HI, Raffi Ahmad Buka Suara dan Minta Maaf

Hadir di Deklarasi yang Diikuti Mahasiswa Bodong di HI, Raffi Ahmad Buka Suara dan Minta Maaf

News | Minggu, 01 November 2026 | 09:35 WIB

Tayang 26 November, Iron Girls 3 Kembali dengan Tantangan Olahraga Baru

Tayang 26 November, Iron Girls 3 Kembali dengan Tantangan Olahraga Baru

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 09:30 WIB

×