Serangan Terbaru Israel di Jalur Gaza, 51 Orang Tewas dalam Semalam

Andi Ahmad S

Rabu, 02 Oktober 2024 | 17:45 WIB
Serangan Terbaru Israel di Jalur Gaza, 51 Orang Tewas dalam Semalam
Seorang pria duduk di antara reruntuhan bangunan di Kota Khan Younis, Jalur Gaza selatan, Rabu (17/7/2024). ANTARA FOTO/Xinhua/Rizek Abdeljawad/rwa.

Suara.com - Sebanyak 51 orang tewas dalam serangan mematikan semalam oleh Israel di Jalur Gaza, Palestina, Selasa (2/10/2024) waktu setempat.

Dari 51 orang tewas itu mulai dari wanita hingga anak-anak yang tidak memiliki dosa. Mereka meninggal dalam serangan Israel ketika operasi darat di kota Khan Younis yang terkena dampak paling parah, kata pejabat medis Palestina pada Rabu.

Israel terus melancarkan serangan yang disebutnya sebagai sasaran militan di Gaza hampir setahun setelah serangan Hamas pada 7 Oktober yang memicu perang di sana, dan bahkan ketika perhatian beralih ke Lebanon dan Iran.

Melansir dari Arabnews, Israel telah melancarkan operasi darat melawan Hizbullah di Lebanon, dan Teheran menembakkan rudal balistik ke Israel pada Selasa malam.

Secara terpisah, Hizbullah mengatakan para pejuangnya bentrok dengan pasukan Israel di kota perbatasan Odaisseh, Lebanon, memaksa mereka mundur.

Belum ada komentar langsung dari militer Israel atau konfirmasi independen mengenai pertempuran tersebut, yang akan menandai pertempuran darat pertama sejak pasukan Israel melintasi perbatasan minggu ini.

Media Israel melaporkan unit infanteri dan tank beroperasi di Lebanon selatan setelah militer mengirim ribuan pasukan tambahan dan artileri ke perbatasan.

Militer memperingatkan warga untuk mengevakuasi 24 desa lainnya di Lebanon selatan setelah membuat pengumuman serupa sehari sebelumnya.

Ratusan ribu orang telah meninggalkan rumah mereka ketika konflik semakin meningkat. Warga Palestina menggambarkan serangan besar-besaran di Gaza Kementerian Kesehatan di Gaza mengatakan sedikitnya 51 orang tewas dan 82 lainnya luka-luka dalam operasi di Khan Younis yang dimulai Rabu pagi.

baca juga

Catatan di Rumah Sakit Eropa menunjukkan bahwa tujuh wanita dan 12 anak-anak, berusia 22 bulan, termasuk di antara mereka yang tewas. 23 orang lainnya, termasuk dua anak-anak, tewas dalam serangan terpisah di Gaza, menurut rumah sakit setempat.

Militer Israel tidak segera menanggapi permintaan komentar. Warga mengatakan Israel telah melancarkan serangan udara besar-besaran ketika pasukan daratnya melancarkan serangan ke tiga lingkungan di Khan Younis.

Mahmoud Al-Razd, seorang warga yang mengatakan empat kerabatnya tewas dalam penggerebekan tersebut, menggambarkan kerusakan parah dan mengatakan tim pertolongan pertama kesulitan mencapai rumah-rumah yang hancur.

“Ledakan dan penembakan sangat besar,” katanya kepada The Associated Press.

“Banyak orang diperkirakan berada di bawah reruntuhan, dan tidak ada yang bisa mengambilnya kembali.”

Israel melancarkan serangan selama berminggu-minggu awal tahun ini di Khan Younis yang menyebabkan sebagian besar kota terbesar kedua di Gaza hancur. Selama perang, pasukan Israel telah berulang kali kembali ke wilayah Gaza di mana mereka sebelumnya berperang melawan Hamas dan kelompok bersenjata lainnya ketika para militan berkumpul kembali.

Israel Kebal Hukum

Lebih dari 41.500 warga Palestina meninggal dunia usai dibombardir Israel di wilayah Gaza. Kekejaman itu mendapatkan sorotan dari berbagai negara terbaru Korea Utara.

Baru-baru ini Duta Besar Korea Utara untuk PBB Kim Song mengatakan bahwa Israel kebal terhadap hukuman apa pun. Bahkan kata dia, PBB juga sangat terlihat segan dengan negara zionis tersebut.

Kata dia, meskipun telah membantai lebih dari 41.500 warga Palestina, karena dukungan Amerika Serikat, Israel ini terbilang kebal hukum.

"Hampir tidak dapat dibayangkan bahwa satu negara (Israel) kebal terhadap kecaman dan sanksi apa pun bahkan setelah melakukan pembantaian yang mengerikan,” ujarnya pada sidang ke-79 Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York, Senin (30/9/2024).

Kim menganggap impunitas Israel itu sepenuhnya adalah berkat dukungan AS, yang merupakan anggota tetap Dewan Keamanan PBB.

Sambil menyatakan belasungkawa yang mendalam kepada Palestina, Kim menyoroti sikap AS yang memveto lima resolusi Dewan Keamanan PBB mengenai perdamaian di Timur Tengah.

AS juga mengesampingkan keinginan masyarakat internasional untuk melihat pembersihan etnis dihentikan oleh sekutunya, katanya. 

“Inilah cara AS mendiskreditkan otoritas PBB dan menghasut kejahatan terhadap kemanusiaan,” ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

41.500 Warga Palestina Tewas, Israel Kebal Hukum, Korut: Mengerikan

41.500 Warga Palestina Tewas, Israel Kebal Hukum, Korut: Mengerikan

News | Rabu, 02 Oktober 2024 | 14:56 WIB

Hizbullah Luncurkan Serangan Rudal Terbaru, Militer Israel Disergap di Lebanon Selatan

Hizbullah Luncurkan Serangan Rudal Terbaru, Militer Israel Disergap di Lebanon Selatan

News | Rabu, 02 Oktober 2024 | 14:50 WIB

Dapat Ancaman dari Netanyahu, Masoud Pezeshkian: Iran Tetap Berdiri Teguh

Dapat Ancaman dari Netanyahu, Masoud Pezeshkian: Iran Tetap Berdiri Teguh

News | Rabu, 02 Oktober 2024 | 14:30 WIB

Terkini

Dituding Jadi Imam Mahdi dan Bawa Kabur Rp1,3 Miliar, Figar Siap Lawan di Jalur Hukum

Dituding Jadi Imam Mahdi dan Bawa Kabur Rp1,3 Miliar, Figar Siap Lawan di Jalur Hukum

Jatim | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:04 WIB

7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis

7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:01 WIB

Viral Guru AI IELTS Mengamuk, Benarkah Kecerdasan Buatan Mulai Punya Perasaan?

Viral Guru AI IELTS Mengamuk, Benarkah Kecerdasan Buatan Mulai Punya Perasaan?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:49 WIB

Duh! 53 Orang Bunuh Diri di DIY, Depresi Jeratan Pinjol hingga Faktor Ekonomi Jadi Pemicu

Duh! 53 Orang Bunuh Diri di DIY, Depresi Jeratan Pinjol hingga Faktor Ekonomi Jadi Pemicu

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:47 WIB

Bagaimana Langkah Mengurus Paspor yang Hilang atau Rusak Saat Sedang Berlibur di Luar Negeri?

Bagaimana Langkah Mengurus Paspor yang Hilang atau Rusak Saat Sedang Berlibur di Luar Negeri?

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:34 WIB

Menikmati Jogja Lewat Rasa dan Sejarah: Dari Kuliner Kampung hingga Meditasi Jiwa

Menikmati Jogja Lewat Rasa dan Sejarah: Dari Kuliner Kampung hingga Meditasi Jiwa

Jakarta | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:26 WIB

Soroti Tata Kelola Negara, Emak-Emak di Yogyakarta: Remuk!

Soroti Tata Kelola Negara, Emak-Emak di Yogyakarta: Remuk!

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:10 WIB

Bukan Soal Anti Asing, Ini Alasan Standar Halal Indonesia Bikin Negara Maju Ketar-ketir!

Bukan Soal Anti Asing, Ini Alasan Standar Halal Indonesia Bikin Negara Maju Ketar-ketir!

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:55 WIB

Stop Scroll Medsos Seharian! Ini Terapi Paling Manjur Bebas dari Brain Fog

Stop Scroll Medsos Seharian! Ini Terapi Paling Manjur Bebas dari Brain Fog

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:55 WIB

Bingung Cari Kerja? Job Fair Virtual Bekasi Tawarkan 1.313 Lowongan dari 45 Perusahaan

Bingung Cari Kerja? Job Fair Virtual Bekasi Tawarkan 1.313 Lowongan dari 45 Perusahaan

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:54 WIB

×