Harga Minyak Mendidih! Arab Saudi Diserang, Negosiasi Damai Resmi Batal Total

M Nurhadi

Selasa, 15 September 2026 | 07:21 WIB
Harga Minyak Mendidih! Arab Saudi Diserang, Negosiasi Damai Resmi Batal Total
ARSIP-Kebakaran melanda fasilitas milik Saudi Aramco di Jizan, Arab Saudi, Minggu (9/8/2026) dini hari waktu setempat. [Istimewa]
baca 10 detik
  • Kelompok Houthi Yaman meluncurkan rudal dan drone ke Arab Saudi pada awal pekan ini, merusak fasilitas penting.
  • Negara-negara Teluk menunda perundingan damai dengan Iran, yang menyebabkan lonjakan harga minyak mentah global lebih dari empat persen.
  • Badan Migrasi Internasional mencatat sebanyak 82.000 warga Yaman mengungsi akibat eskalasi pertempuran yang meluas sejak awal bulan.

Suara.com - Eskalasi militer di kawasan Timur Tengah semakin tidak terkendali setelah kelompok Houthi asal Yaman yang bersekutu dengan Iran melancarkan gelombang serangan baru ke wilayah Arab Saudi pada awal pekan ini.

Situasi makin memburuk menyusul keputusan negara-negara Teluk Arab yang menunda agenda perundingan damai dengan Iran, memicu kekhawatiran global akan meluasnya peta konflik serta terganggunya rantai pasokan minyak dunia.

Kelompok Houthi mengonfirmasi telah melepaskan puluhan rudal dan armada drone ke arah pangkalan udara militer di Khamis Mushait, wilayah selatan Arab Saudi.

Serangan presisi tersebut diklaim menargetkan hanggar pesawat, sistem radar, landasan pacu, serta gudang amunisi sebagai bentuk balasan atas operasi serangan udara Saudi di Yaman. Otoritas Kerajaan Arab Saudi langsung mengeluarkan peringatan darurat di lokasi kejadian serta tiga kota selatan lainnya.

Aksi militer ini terjadi hanya beberapa hari setelah serangan pada Jumat lalu yang merusak fasilitas pipa minyak East-West milik Saudi. Fasilitas pipa vital tersebut selama ini menjadi jalur alternatif utama bagi ekspor minyak Teluk untuk menghindari pemblokiran di Selat Hormuz.

Ekspansi Houthi di Laut Merah dan Tekanan Diplomatik AS

Selain menggempur wilayah tetangga, kelompok Houthi terus bergerak maju menguasai sejumlah kawasan strategis di Yaman. Pekan lalu, mereka berhasil merebut Pulau Perim yang berlokasi tepat di muara Selat Bab al-Mandab, akses masuk menuju Laut Merah.

Perkembangan ini menjadi ujian berat bagi Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Di satu sisi, Washington menerima desakan kuat dari sekutu Teluk untuk membantu membendung pergerakan Houthi, namun di sisi lain AS berusaha menghindari pembukaan front pertempuran baru yang berskala besar.

Berdasarkan sumber internal, pihak Washington sejauh ini masih menolak permintaan Arab Saudi untuk melakukan intervensi militer langsung dan hanya membatasi dukungannya pada berbagi informasi intelijen. Sementara itu, Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman dilaporkan telah menggelar pertemuan mendadak dengan Komandan Regional AS Laksamana Brad Cooper di Jeddah untuk membahas langkah mengamankan kawasan.

baca juga

Eskalasi pertempuran juga memicu krisis kemanusiaan yang mendalam. Badan Migrasi Internasional (IOM) mencatat sedikitnya 82.000 warga Yaman melarikan diri dari wilayah konflik sejak awal bulan ini, termasuk dari kota pelabuhan bersejarah Mocha.

Pembahasan Selat Hormuz Batal, Pasar Minyak Bergejolak

Peluang penyelesaian diplomatik kian suram setelah Kesultanan Oman mengumumkan penundaan agenda pertemuan antara Iran dan negara-negara Teluk. Pertemuan yang semula dijadwalkan pada Senin tersebut dirancang untuk merumuskan pembukaan kembali Selat Hormuz, jalur maritim vital yang sebelum perang menyalurkan sekitar 20 persen konsumsi minyak dunia. Pihak Iran menyebut pembatalan tersebut terjadi atas permintaan dari Arab Saudi.

Pihak Teheran melalui Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi, Mohsen Rezaei, menegaskan sikap kerasnya lewat unggahan di media sosial X dengan menyatakan, "No talks until Iran's conditions are met."

Ketegangan geopolitik ini membuat harga minyak mentah melesat lebih dari 4 persen pada perdagangan Senin sebelum menguat tipis di posisi 1 persen pada penutupan. Para pelaku pasar memperkirakan bahwa penutupan berkepanjangan pada jalur pipa East-West Saudi berpotensi memangkas hingga 4 persen dari total pasokan minyak global harian.

Situasi di koridor pelayaran maritim kian simpang siur akibat munculnya laporan yang bertolak belakang mengenai kerusakan kapal tanker komersial. Garda Revolusi Iran (IRGC) mengklaim kapal tanker berbendera Panama, El Gaia, rusak akibat menerjang ranjau laut saat melintasi zona terlarang di selatan Selat Hormuz.

Namun, Komando Pusat Militer AS (CENTCOM) segera membantah klaim Teheran dan menyebut kapal tersebut sebenarnya telah lumpuh akibat dihantam rudal Iran sejak bulan lalu. Di sisi lain, Organisasi Maritim Internasional (IMO) mengonfirmasi El Gaia mengalami kerusakan pada Sabtu dengan dua awak kapal dilaporkan hilang.

Sejak pecahnya perang pada 28 Februari lalu, Selat Hormuz praktis tertutup bagi lalu lintas kapal komersial tanpa izin resmi dari Iran. IRGC menegaskan akan tetap memegang kendali penuh atas jalur pelayaran tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699

Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 15:49 WIB

Kapal Kargo Iran Diserang Rudal Misterius di Selat Hormuz, Dekat Pulau Qeshm

Kapal Kargo Iran Diserang Rudal Misterius di Selat Hormuz, Dekat Pulau Qeshm

News | Senin, 14 September 2026 | 15:49 WIB

Perdagangan Jalur Tikus Iran - Dubai Selamatkan Toko Kelontong yang Makin Terhimpit Perang

Perdagangan Jalur Tikus Iran - Dubai Selamatkan Toko Kelontong yang Makin Terhimpit Perang

News | Senin, 14 September 2026 | 13:49 WIB

Terkini

Harga Minyak Mendidih! Arab Saudi Diserang, Negosiasi Damai Resmi Batal Total

Harga Minyak Mendidih! Arab Saudi Diserang, Negosiasi Damai Resmi Batal Total

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 07:21 WIB

Toyota Masih Hitung Harga Resmi Land Cruiser FJ untuk Pasar Indonesia

Toyota Masih Hitung Harga Resmi Land Cruiser FJ untuk Pasar Indonesia

Otomotif | Selasa, 15 September 2026 | 07:12 WIB

Rekam Jejak Fahd A Rafiq: Suap DPID, Korupsi Al-Qur'an, Kini Kena OTT KPK di Bogor

Rekam Jejak Fahd A Rafiq: Suap DPID, Korupsi Al-Qur'an, Kini Kena OTT KPK di Bogor

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 07:00 WIB

Pelajaran Memaafkan di Buku Panduan Jalan-Jalan Aman Bersama Mama Macan

Pelajaran Memaafkan di Buku Panduan Jalan-Jalan Aman Bersama Mama Macan

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 07:00 WIB

Cara Memasak Nasi di Rice Cooker Tidak Kering atau Benyek, Segini Ukuran Airnya

Cara Memasak Nasi di Rice Cooker Tidak Kering atau Benyek, Segini Ukuran Airnya

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 06:55 WIB

Kisah di Balik Reshuffle Purbaya: Ditelepon Mensesneg Saat Rapat, Tak Kembali ke Ruang Sidang

Kisah di Balik Reshuffle Purbaya: Ditelepon Mensesneg Saat Rapat, Tak Kembali ke Ruang Sidang

News | Selasa, 15 September 2026 | 06:11 WIB

Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Foto | Selasa, 15 September 2026 | 06:00 WIB

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

×