Iron Dome: Pembunuh Senyap atau Juru Selamat? Kontroversi di Balik Perisai Besi Israel

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Rabu, 02 Oktober 2024 | 18:04 WIB
Iron Dome: Pembunuh Senyap atau Juru Selamat? Kontroversi di Balik Perisai Besi Israel
Ilustrasi Iron Dome - Apa Itu Iron Dome (Unsplash)

Suara.com - Untuk pertama kalinya Iran menyerang Israel menggunakan rudal balistik dabhipersonik pada Selasa (1/10/2024) malam waktu setempat. Seiring dengan gempuran ratusan rudal balistik yang dilakukan Iran, Israel pun terus mengaktifkan sistem pertahanan anti-rudal andalannya, Iron Dome. Sejauh ini masih banyak yang belum mengetahui dan bertanya apa itu Iron Dome?

Menurut laporan Reuters, Iran menembakkan sekitar 180 rudal balistik dan roket ke wilayah Israel. Hal ini dilakukan sebagai balasan atas serangan Israel di Gaza dan Lebanon serta kematian pemimpin milisi pro-Teheran, pemimpin Hamas Ismail Haniyeh dan pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah. Sirene terus berbunyi di Israel hingga IDF memerintahkan masyarakat untuk berlindung di tempat yang aman.

Sebagaimana diketahui, sistem pertahanan anti-rudal Iron Dome dibeli oleh Israel dari Amerika Serikat. Menurut laporan The Independent, sistem anti-rudal yang bertahun-tahun digunakan Israel itu, 90 persen efektif untuk mencegat berbagai serangan peluru kendali.

Meski diklaim canggih, Iron Dome tetap kewalahan bila dihadapkan dengan ratusan atau ribuan serangan roket dan rudal dalam satu waktu. Dalam keadaan seperti itu, Iron Dome dilaporkan bisa jebol dan gagal untuk menangkis rentetan tembakan rudal.

Apa Itu Iron Dome?

Iron Dome merupakan teknologi yang dirancang untuk melindungi sebuah wilayah dari serangan senjata jarak dekat yang datang. Sistem ini bisa beroperasi dalam segala kondisi cuaca.

Cara kerja sistem ini menggunakan radar untuk dapat melacak roket dan membedakan antara roket yang mungkin mengenai daerah pemukiman atau yang tidak. Rudal pencegat di dalam Iron Dome hanya akan ditembakkan pada roket yang diperkirakan mengenai daerah pemukiman. Namun jika tidak, maka rudal dibiarkan masuk dan mendarat tanpa bahaya.

Iron Dome terdiri dari beberapa baterai yang tersebar di seluruh Israel, masing-masing dengan tiga hingga empat peluncur yang bisa menembakkan 20 rudal pencegat. Sistem yang dilkaim memiliki kecanggihan dalam menangkal roket ini tersedia dalam versi tetap dan bergerak.

Kapan Iron Dome pertama kali digunakan?

Iron Dome mulai dikembangkan setelah konflik yang terjadi pada tahun 2006 antara Israel dan Hizbullah, kelompok militan yang bermarkas di Lebanon Selatan. Awlanya, Hizbullah meluncurkan ribuan roket ke Israel, hingga menyebabkan kerusakan besar dan menewaskan puluhan penduduk.

Sebagai balasan, Israel mengungkap akan mengembangkan perisai pertahanan rudal baru. Iron Dome diciptakan oleh sebuah perusahaan Israel Rafael Advanced Defense Systems dan Israel Aerospace Industries, dengan dukungan AS.

Senjata ini dirancang secara khusus untuk membantu memerangi senjata sederhana seperti roket atau rudal yang ditembakkan dari Palestina. Iron Dome pertama kali digunakan dalam pertempuran pada tahun 2011. Sistem yang dirancang dengan teknologi canggih ini berhasil melumpuhkan rudal yang ditembakkan dari Jalur Gaza, yang sudah dikuasai Hamas sejak tahun 2007.

Militer Israel mengklaim tingkat keberhasilan Iron Dome mencapai hingga 90%. Selain itu, AS menyatakan akan memperkuat pertahanan antiroket Israel dengan memberi dua baterai Iron Dome yang dioperasikan di wilayah Israel.

Pihaknya juga akan memasok baterai rudal Terminal High Altitude Area Defense (THAAD) dan baterai rudal Patriot. Setiap baterai Iron Dome dilaporkan memiliki harha sekitar US$100 juta (Rp1,5 triliun), dan setiap rudal pencegatnya sekitar US$50.000.

Demikian tadi penjelasan mengenai apa itu Iron Dome, teknologi anti-rudal yang digunakan oleh Israel dalam menghadapi rentetan serangan rudal yang ditembakkan di negaranya.

Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Hal yang Perlu Diketahui tentang Serangan Iran ke Israel, Saling Ancam untuk Membalas

7 Hal yang Perlu Diketahui tentang Serangan Iran ke Israel, Saling Ancam untuk Membalas

News | Rabu, 02 Oktober 2024 | 17:19 WIB

Sejarah Perang Hizbullah dan Israel, Akar Konflik Bermula 76 Tahun Lalu

Sejarah Perang Hizbullah dan Israel, Akar Konflik Bermula 76 Tahun Lalu

News | Rabu, 02 Oktober 2024 | 16:09 WIB

Hizbullah Luncurkan Serangan Rudal Terbaru, Militer Israel Disergap di Lebanon Selatan

Hizbullah Luncurkan Serangan Rudal Terbaru, Militer Israel Disergap di Lebanon Selatan

News | Rabu, 02 Oktober 2024 | 14:50 WIB

Terkini

Jaksa Ungkap Ada Kode Amplop 1 untuk Dirjen Bea Cukai Djaka Budi dalam Kasus Blueray

Jaksa Ungkap Ada Kode Amplop 1 untuk Dirjen Bea Cukai Djaka Budi dalam Kasus Blueray

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 22:34 WIB

Menlu Sugiono Pastikan Pemerintah Terus Upayakan Pemulangan 9 WNI dari Israel

Menlu Sugiono Pastikan Pemerintah Terus Upayakan Pemulangan 9 WNI dari Israel

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 22:24 WIB

Menteri PPPA Respons Dugaan Kadis P3A Sarankan Korban Kekerasan Seksual Nikahi Pelaku

Menteri PPPA Respons Dugaan Kadis P3A Sarankan Korban Kekerasan Seksual Nikahi Pelaku

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 22:20 WIB

Terekam CCTV Keluar Hotel Sendirian, Jemaah Haji Indonesia Hilang Misterius di Makkah

Terekam CCTV Keluar Hotel Sendirian, Jemaah Haji Indonesia Hilang Misterius di Makkah

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 22:05 WIB

Kejagung Mulai Lelang Aset Harvey Moeis, Kapuspenkum: Kami Transparan

Kejagung Mulai Lelang Aset Harvey Moeis, Kapuspenkum: Kami Transparan

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 21:34 WIB

Sekolah Rakyat Hadir di Daerah 3T, Anggota DPR RI: Sangat Dirasakan Manfaatnya

Sekolah Rakyat Hadir di Daerah 3T, Anggota DPR RI: Sangat Dirasakan Manfaatnya

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 21:26 WIB

"Jangan Melawan, Video Saja", Pesan Tegas Prabowo ke Rakyat Hadapi Aparat Tak Beres

"Jangan Melawan, Video Saja", Pesan Tegas Prabowo ke Rakyat Hadapi Aparat Tak Beres

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 21:10 WIB

Warga Daerah Cuma Dapat Makan, KPK Sebut Duit Program MBG Balik Lagi ke Kota Besar

Warga Daerah Cuma Dapat Makan, KPK Sebut Duit Program MBG Balik Lagi ke Kota Besar

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 20:40 WIB

Terbukti Palsu, 14 Jam Tangan Mewah Jimmy Sutopo Ternyata Cuma Barang KW

Terbukti Palsu, 14 Jam Tangan Mewah Jimmy Sutopo Ternyata Cuma Barang KW

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 20:12 WIB

Demo Harkitnas di DPR, Ribuan Guru Madrasah dan Ojol Tuntut Kesejahteraan dan Perlindungan

Demo Harkitnas di DPR, Ribuan Guru Madrasah dan Ojol Tuntut Kesejahteraan dan Perlindungan

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 20:06 WIB