SBY Akui Tidak Sempurna Selesaikan Tugas Kenegaraan: Tapi Kita Tidak Berselingkuh pada Konstitusi

Chandra Iswinarno | Suara.com

Jum'at, 11 Oktober 2024 | 10:56 WIB
SBY Akui Tidak Sempurna Selesaikan Tugas Kenegaraan: Tapi Kita Tidak Berselingkuh pada Konstitusi
Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). (Suara.com/Lilis Varwati)

Suara.com - Susilo Bambang Yudhoyono mengungkapkan kelebihan dan kekurangannya dalam menjalani tugas kenegaraannya sebagai Presiden Republik Indonesia (RI) selama dua periode, yakni 2004-2009 dan 2009-2014. Meski begitu, ia menyatakan tidak pernah berselingkuh kepada konstitusi.

Pernyataan tersebut disampaikannya saat peluncuran buku di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan pada Kamis (10/10/2024).

"Kita merampungkan tugas kita dengan segala kelebihan dan kekurangan kita. Tentu banyak kekurangan kita, ada kelemahan kita, ada beberapa hal yang tidak bisa kita lakukan, tetapi kita tidak berselingkuh kepada sistem, kepada konstitusi, kepada hal-hal yang patut dipedomani dalam kehidupan bernegara," kata SBY.

Untuk diketahui, buku yang diluncurkan tersebut merupakan karya sejumlah menteri yang pernah bertugas di era kepemimpinan SBY-Jusuf Kalla. Adapun buku yang diluncurkan berjudul 'Perjalanan dan Capaian Kabinet Bersatu I (2004-2009)' dan 'Di Balik Layar Kabinet: Testimoni dan Refleksi Perjuangan Menteri Kabinet Indonesia Bersatu'.

Dalam buku 'Perjalanan dan Capaian Kabinet Indonesia Bersatu I (2004-2009)' berisi catatan pengalaman serta kesan sejumlah menteri dalam membuat keputusan pada masa pertama kepemimpinan SBY saat menjadi presiden.

Berbagai hal pengalaman dalam membuat kebijakan atau keputusan diambil, mulai dari kenaikan harga BBM, mengupayakan pendekatan humanisme di penyelesaian konflik Aceh, dan penguatan kebijakan ESDM untuk pemulihan ekonomi.

Masih dalam sambutannya, SBY kemudian mengungkapkan dukungannya kepada Prabowo Subianto yang akan dilantik menjadi presiden pada 20 Oktober mendatang.

"Kita sangat mencintai negeri ini, kita semua merah putih, jangan ragukan, jangan ragukan, oleh karena itu kita punya hak untuk menyampaikan pendapat dan mendoakan tentu siapapun yang menjadi presiden, pemilu menakdirkan Pak Prabowo, saya akan mendukung beliau supaya sukses. Kalau sukses rakyatnya senang, nama Indonesia bagus," ujar dia.

Untuk itu, ia kemudian mengajak semua pihak untuk menyatukan perbedaan dalam politik dan meletakan persaudaraan serta solidaritas di atasnya.

"Marilah kita jaga persahabatan, perbedaan posisi politik jangan membikin kita jauh satu sama lain. Kita berbeda posisi politik, berbeda partai politik. Kebersamaan kita seperti ini our solidarity, our brotherhood harus diletakkan di atas politik, brotherhood over politic, insyaallah bisa," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Digandeng Kemenkes buat Perangi Nyamuk Malaria, SBY Curhat Temui Prabowo, Kenapa?

Digandeng Kemenkes buat Perangi Nyamuk Malaria, SBY Curhat Temui Prabowo, Kenapa?

News | Kamis, 10 Oktober 2024 | 22:15 WIB

SBY Ngaku Tak Cawe-Cawe Gelar Doktor AHY, Fedi Nuril: sedang Menyindir Seseorang?

SBY Ngaku Tak Cawe-Cawe Gelar Doktor AHY, Fedi Nuril: sedang Menyindir Seseorang?

Lifestyle | Selasa, 08 Oktober 2024 | 15:23 WIB

Jokowi Curhat Kehilangan Waktu 1,5 Tahun di Awal Jabatan, Transisi Pemerintahan dari SBY Jadi Alasan

Jokowi Curhat Kehilangan Waktu 1,5 Tahun di Awal Jabatan, Transisi Pemerintahan dari SBY Jadi Alasan

News | Selasa, 08 Oktober 2024 | 13:21 WIB

Terkini

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:08 WIB

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:02 WIB

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:00 WIB

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:55 WIB

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:49 WIB

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:30 WIB

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:15 WIB