Skandal! Tentara Israel Tembaki Pasukan Perdamaian PBB di Lebanon, Banyak Negara Murka!

Aprilo Ade Wismoyo

Senin, 14 Oktober 2024 | 08:47 WIB
Skandal! Tentara Israel Tembaki Pasukan Perdamaian PBB di Lebanon, Banyak Negara Murka!
Ilustrasi UNIFIL, Pasukan perdamaian PBB. (ANTARA/Anadolu/py)

Suara.com - Kecaman terus mengalir atas serangan Israel baru-baru ini terhadap Pasukan Sementara Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon (UNIFIL) yang melukai beberapa pasukan penjaga perdamaian di bagian selatan negara Arab tersebut.

"Serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian merupakan pelanggaran hukum internasional dan dapat merupakan kejahatan perang", Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres dikutip dalam sebuah pernyataan oleh juru bicaranya Stephane Dujarric pada Minggu malam

"Personel UNIFIL dan tempat-tempatnya tidak boleh menjadi sasaran," kata Dujarric mengacu pada pasukan internasional berhelm biru tersebut, seraya menambahkan bahwa dalam insiden yang sangat mengkhawatirkan yang terjadi hari ini (Minggu), pintu masuk posisi PBB juga sengaja ditembus oleh kendaraan lapis baja Israel.

Setidaknya lima pasukan penjaga perdamaian telah terluka dalam beberapa hari terakhir dalam serangan Israel di Lebanon selatan.

Pada hari Sabtu, 40 negara yang berkontribusi pada misi penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon mengeluarkan pernyataan bersama, mengutuk serangan Israel terhadap misi tersebut dan menyerukan penyelidikan atas insiden tersebut.

Spanyol, Prancis, dan Italia telah mengecam serangan tersebut sebagai tidak dapat dibenarkan. Pada hari Jumat, Presiden AS Joe Biden juga mengatakan bahwa ia telah mendesak Israel untuk berhenti menargetkan pasukan penjaga perdamaian.

Sementara itu, Turkiye mengatakan serangan Israel terhadap UNIFIL merupakan ekspresi dari kebijakan pendudukan Netanyahu di Lebanon.

Peran pasukan penjaga perdamaian PBB sangat penting, terutama mengingat fakta bahwa Israel berupaya memperluas perang di kawasan tersebut, kata Kementerian Luar Negeri Turki, seraya menambahkan bahwa Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa harus mencegah serangan terhadap pasukan yang berafiliasi dengan badan dunia tersebut.

UNIFIL, misi sekitar 9.500 tentara dari berbagai negara yang dibentuk setelah invasi Israel tahun 1978 ke Lebanon, menuduh militer Israel "sengaja" menembaki posisinya.

baca juga

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu meminta Guterres pada hari Minggu untuk memindahkan pasukan penjaga perdamaian keluar dari "jalur bahaya", dengan mengklaim Hizbullah menggunakan mereka sebagai "perisai manusia". UNIFIL telah menolak untuk meninggalkan posisinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Netanyahu Desak PBB Tarik Pasukan Penjaga Perdamaian dari Lebanon, Sebut Jadi Tameng Hizbullah

Netanyahu Desak PBB Tarik Pasukan Penjaga Perdamaian dari Lebanon, Sebut Jadi Tameng Hizbullah

News | Senin, 14 Oktober 2024 | 08:14 WIB

Masjid Berusia 1 Abad Hancur Dibombardir Israel, Warga Lebanon Berduka

Masjid Berusia 1 Abad Hancur Dibombardir Israel, Warga Lebanon Berduka

News | Senin, 14 Oktober 2024 | 08:02 WIB

Hizbullah Rilis Rekaman Suara Mendiang Nasrallah, Serukan Pembalasan?

Hizbullah Rilis Rekaman Suara Mendiang Nasrallah, Serukan Pembalasan?

News | Senin, 14 Oktober 2024 | 07:31 WIB

Emmanuel Macron Minta Benjamin Netanyahu Hentikan Serangan ke Lebanon, Khawatir Hal Ini Terjadi

Emmanuel Macron Minta Benjamin Netanyahu Hentikan Serangan ke Lebanon, Khawatir Hal Ini Terjadi

News | Senin, 14 Oktober 2024 | 02:05 WIB

Iran: Amerika Serikat 'Bunuh Diri' Jika Kirim Pasukan Untuk Bantu Israel

Iran: Amerika Serikat 'Bunuh Diri' Jika Kirim Pasukan Untuk Bantu Israel

News | Senin, 14 Oktober 2024 | 00:47 WIB

"Kami Bisa Mati Kapan Saja", Kesaksian Mencekam Staf Medis di Bawah Kepungan Israel di Gaza

"Kami Bisa Mati Kapan Saja", Kesaksian Mencekam Staf Medis di Bawah Kepungan Israel di Gaza

News | Senin, 14 Oktober 2024 | 04:50 WIB

Terkini

Sekolah Rakyat Wonosobo Terima Ratusan Siswa Baru, Wamensos: Harapan Keluarga Kurang Mampu

Sekolah Rakyat Wonosobo Terima Ratusan Siswa Baru, Wamensos: Harapan Keluarga Kurang Mampu

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 19:37 WIB

Polda Jateng Selidiki Kematian Dugaan Bunuh Diri Taruna Akpol: Baru Ikuti Pembukaan Pendidikan

Polda Jateng Selidiki Kematian Dugaan Bunuh Diri Taruna Akpol: Baru Ikuti Pembukaan Pendidikan

Jawa Tengah | Jum'at, 31 Juli 2026 | 19:35 WIB

Menguji Klaim Sudaryono, Benarkah Membandingkan Sekolah Rusak dengan MBG Tak Fair?

Menguji Klaim Sudaryono, Benarkah Membandingkan Sekolah Rusak dengan MBG Tak Fair?

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 19:35 WIB

Gandeng Produser TWICE, Shi Shi Siap Go International Lewat EP 'The Taste Of...'

Gandeng Produser TWICE, Shi Shi Siap Go International Lewat EP 'The Taste Of...'

Entertainment | Jum'at, 31 Juli 2026 | 19:34 WIB

Digerebek Tanpa Busana di Kontrakan, 3 Pria Diduga Pesta Gay di Citeureup Diarak Warga

Digerebek Tanpa Busana di Kontrakan, 3 Pria Diduga Pesta Gay di Citeureup Diarak Warga

Bogor | Jum'at, 31 Juli 2026 | 19:33 WIB

Batik Ciprat Buka Harapan Baru bagi Penyandang Disabilitas di Banyuwangi

Batik Ciprat Buka Harapan Baru bagi Penyandang Disabilitas di Banyuwangi

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 19:32 WIB

Meki Nawipa: Pendapatan Daerah Papua Tengah Lampaui Target, PAD Tumbuh hingga 114,5 Persen

Meki Nawipa: Pendapatan Daerah Papua Tengah Lampaui Target, PAD Tumbuh hingga 114,5 Persen

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 19:30 WIB

Ironi Pajak vs Korupsi: Kemewahan yang Dibayar dari Keringat Rakyat

Ironi Pajak vs Korupsi: Kemewahan yang Dibayar dari Keringat Rakyat

Your Say | Jum'at, 31 Juli 2026 | 19:30 WIB

Bank Neo Commerce Raup Laba Rp294,85 Miliar di Semester I-2026

Bank Neo Commerce Raup Laba Rp294,85 Miliar di Semester I-2026

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 19:27 WIB

Pembukaan MPLS, Orang Tua Siswa Terharu Anaknya Masuk Sekolah Rakyat

Pembukaan MPLS, Orang Tua Siswa Terharu Anaknya Masuk Sekolah Rakyat

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 19:19 WIB

×