Bank Neo Commerce Raup Laba Rp294,85 Miliar di Semester I-2026

Achmad Fauzi, Rina Anggraeni

Jum'at, 31 Juli 2026 | 19:27 WIB
Bank Neo Commerce Raup Laba Rp294,85 Miliar di Semester I-2026
Suasana digital lounge PT Bank Neo Commerce Tbk di Ashta SCBD. (Dok: BNC)
baca 10 detik
  • PT Bank Neo Commerce Tbk mencatatkan laba bersih Rp294,85 miliar pada semester I 2026 yang tumbuh 6,81 persen.
  • Direktur Utama Eri Budiono menyatakan pertumbuhan ini didorong oleh fokus pada efisiensi operasional dan pengelolaan risiko disiplin.
  • Kinerja positif ini mencakup peningkatan modal inti menjadi Rp4,20 triliun serta lonjakan transaksi QRIS sebesar 124 persen.

Suara.com - Emiten perbankan digital PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) mencatatkan laba bersih sebesar Rp294,85 miliar. Raihan ini tumbuh 6,81 persen secara tahunan (year-on-year/YoY) dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp276,05 miliar.

Direktur Utama PT Bank Neo Commerce Tbk Eri Budiono mengatakan, capaian Semester I 2026 mencerminkan keberhasilan strategi Perseroan yang berfokus pada pertumbuhan berkualitas, efisiensi operasional, serta pengelolaan risiko yang disiplin.

"Semester I 2026 menunjukkan bahwa strategi kami untuk mengutamakan kualitas pertumbuhan, efisiensi operasional, serta pengelolaan risiko yang lebih disiplin telah memberikan hasil yang positif. Kami percaya fondasi yang kuat merupakan prasyarat utama untuk menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan dan menjadikan BNC menjadi bank berbasis digital yang semakin tepercaya," ujar Eri saat paparannya di Rumah Wijaya, Jumat (31/7/2026).

Bank Neo Commerce. [BNC]
Bank Neo Commerce. [BNC]

Sepanjang Semester I 2026, total aset BNC tercatat sebesar Rp17,45 triliun dengan Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp12,30 triliun. Di tengah likuiditas industri perbankan yang masih ketat, BNC mampu menjaga kondisi likuiditas tetap sehat melalui pengelolaan yang prudent.

Dana tabungan juga meningkat menjadi Rp3,39 triliun atau tumbuh 2,10 persen secara tahunan, mencerminkan kepercayaan nasabah yang terus terjaga.

Dari sisi pendapatan, Pendapatan Bunga Bersih (Net Interest Income/NII) mencapai Rp1,11 triliun. Sementara itu, pendapatan berbasis komisi (fee based income) meningkat menjadi Rp59,66 miliar atau tumbuh 6,77 persen dibandingkan Semester I 2025, menunjukkan semakin besarnya kontribusi pendapatan nonbunga terhadap kinerja Perseroan.

Sedangkan, jumlah transaksi QRIS melonjak 124 persen, dari 119,3 juta transaksi pada Semester I 2025 menjadi 267,4 juta transaksi pada Semester I 2026.

Pendapatan dari transaksi QRIS bahkan meningkat 246 persen menjadi Rp25,8 miliar dibandingkan Rp7,4 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Di sisi efisiensi, rasio Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) membaik menjadi 82,31 persen dibandingkan 84,81 persen pada Semester I 2025. Sementara itu, rasio Return on Assets (ROA) meningkat menjadi 3,23 persen dari sebelumnya 3,09 persen, mencerminkan kemampuan bank menghasilkan laba dari aset yang dimiliki semakin baik.

baca juga

Sementara, rasio kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL) Gross turun menjadi 2,99 persen dari 3,10 persen pada Semester I 2025. Perbaikan tersebut didorong oleh penguatan tata kelola risiko, penyempurnaan proses underwriting berbasis digital, serta penerapan prinsip kehati-hatian dalam penyaluran kredit.

Di sisi permodalan, rasio kecukupan modal atau Capital Adequacy Ratio (CAR) meningkat signifikan menjadi 50,23 persen dibandingkan 41,27 persen pada Semester I 2025.

Modal inti Perseroan juga tumbuh 14,52 persen secara tahunan menjadi Rp4,20 triliun, memberikan ruang yang lebih besar bagi BNC untuk melakukan ekspansi bisnis secara sehat dan berkelanjutan.

Kemudian, total kredit yang disalurkan perseroan mencapai Rp7,13 triliun atau turun 11,79 persen dibandingkan Semester I 2025 sebesar Rp8,09 triliun. Penurunan terutama berasal dari segmen komersial dan korporasi sebagai bagian dari optimalisasi portofolio untuk menjaga kualitas aset.

Meski demikian, pembiayaan pada segmen konsumer dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) justru menunjukkan pertumbuhan. Penyaluran kredit pada kedua segmen tersebut meningkat menjadi Rp5,80 triliun dari Rp5,44 triliun pada Semester I 2025 atau naik 6,68 persen secara tahunan.

Eri menegaskan bahwa pertumbuhan BNC ke depan tidak hanya diukur dari ekspansi bisnis, tetapi juga dari kemampuan menciptakan pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan.

"Dengan struktur permodalan yang semakin kokoh, kualitas operasional yang terus membaik, dan pengalaman lebih dari lima tahun sebagai bank dengan layanan digital, BNC kini menjadi bank berbasis digital yang sehat dan siap memasuki fase pertumbuhan berkelanjutan untuk menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh stakeholders," tutur Eri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Permata Bank Cetak Laba Bersih Tumbuh 4,5 Persen pada Semester I-2026, Kredit Naik Jadi Rp171,2 T

Permata Bank Cetak Laba Bersih Tumbuh 4,5 Persen pada Semester I-2026, Kredit Naik Jadi Rp171,2 T

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 08:24 WIB

Emiten AGRO Raup Laba Bersih Rp12,01 Miliar hingga Kuartal II-2026

Emiten AGRO Raup Laba Bersih Rp12,01 Miliar hingga Kuartal II-2026

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 19:10 WIB

Gegara Kereta Cepat, Laba Bersih KAI Anjlok 73,9% Jadi Rp305,3 M di Semester I-2026

Gegara Kereta Cepat, Laba Bersih KAI Anjlok 73,9% Jadi Rp305,3 M di Semester I-2026

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:31 WIB

Terkini

The Midnight Library: Belajar Berhenti Berandai dan Menerima Realita Hidup

The Midnight Library: Belajar Berhenti Berandai dan Menerima Realita Hidup

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 09:00 WIB

Berapa Harga Pertalite Per 1 November 2026? Cek Update Tarif BBM Hari Ini

Berapa Harga Pertalite Per 1 November 2026? Cek Update Tarif BBM Hari Ini

Otomotif | Minggu, 01 November 2026 | 08:59 WIB

Operasi Lancang Kuning Belum Berakhir, Kecelakaan Renggut Nyawa Pelajar di Siak

Operasi Lancang Kuning Belum Berakhir, Kecelakaan Renggut Nyawa Pelajar di Siak

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 08:56 WIB

Aktivis 98 Tuntut Prabowo-Gibran Jalankan Agenda Reformasi atau Mundur

Aktivis 98 Tuntut Prabowo-Gibran Jalankan Agenda Reformasi atau Mundur

News | Minggu, 01 November 2026 | 08:54 WIB

7 Rekomendasi Skincare Biokos Martha Tilaar untuk Wanita Usia 40 sampai 50 Tahun

7 Rekomendasi Skincare Biokos Martha Tilaar untuk Wanita Usia 40 sampai 50 Tahun

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 08:39 WIB

Ratusan Rider Cilik Adu Cepat di JMTB Pushbike Competition 2026: Semua Bawa Pulang Trofi!

Ratusan Rider Cilik Adu Cepat di JMTB Pushbike Competition 2026: Semua Bawa Pulang Trofi!

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 08:37 WIB

Ulasan Novel Pulau Pendidaktis: Selukis Pendidikan Indonesia

Ulasan Novel Pulau Pendidaktis: Selukis Pendidikan Indonesia

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 08:30 WIB

4 Zodiak Diprediksi Paling Beruntung Sepanjang November 2026, Hoki Terus!

4 Zodiak Diprediksi Paling Beruntung Sepanjang November 2026, Hoki Terus!

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 08:10 WIB

Udara Jakarta Masuk Kategori Tak Sehat Pagi Ini, Terburuk Keempat di Indonesia

Udara Jakarta Masuk Kategori Tak Sehat Pagi Ini, Terburuk Keempat di Indonesia

News | Minggu, 01 November 2026 | 08:04 WIB

Pajak Bukan Uang Cuma-cuma: Rakyat Berhak Menuntut Pertanggungjawaban

Pajak Bukan Uang Cuma-cuma: Rakyat Berhak Menuntut Pertanggungjawaban

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 08:00 WIB

×