Tambah Kementerian Bukan Jaminan Kebijakan Lebih Baik di Pemerintahan Prabowo-Gibran

Chandra Iswinarno

Rabu, 16 Oktober 2024 | 13:15 WIB
Tambah Kementerian Bukan Jaminan Kebijakan Lebih Baik di Pemerintahan Prabowo-Gibran
Gibran Rakabuming Raka dan Prabowo Subianto (Instagram/@prabowo)

Suara.com - Sebentar lagi, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka akan dilantik sebagai Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia untuk periode 2024-2029.

Menjelang pelantikan ini, banyak pemberitaan beredar tentang jumlah kementerian dalam pemerintahan baru, dengan kabar menyebutkan bahwa akan ada 46 kementerian dan lembaga.

Menyikapi isu ini, Manajer Riset dan Program dari The Indonesian Institute, Center for Public Policy Research (TII), Arfianto Purbolaksono menegaskan bahwa menambah jumlah kementerian tidak otomatis menjamin munculnya kebijakan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Ia mengingatkan bahwa pembenahan dalam proses pembuatan kebijakan juga sangat penting.

“Pemerintahan Prabowo-Gibran perlu memperbaiki proses pembuatan kebijakan di kementerian dan lembaga. Kelembagaan yang baik akan mendukung kebijakan yang inklusif dan memajukan ekonomi. Namun, kelembagaan yang lemah dapat menghalangi pembuat kebijakan untuk memahami dan merumuskan masalah yang ada,” jelas Arfianto dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com.

Lebih lanjut, Arfianto menyatakan bahwa pendekatan kebijakan berbasis bukti dan riset harus diutamakan. Ini bertujuan untuk menghasilkan kebijakan yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan publik.

Sayangnya, masalah sering muncul akibat kurangnya data valid atau pengabaian data, yang dapat menyebabkan kontroversi dalam kebijakan pemerintah.

“Pengelolaan data di Indonesia sering kali kacau, dengan tumpang tindih informasi antara kementerian. Meskipun ada aturan Satu Data Indonesia dan Indonesia berperan dalam Open Government Partnership, tantangan tetap ada,” ungkapnya.

Ia juga menekankan pentingnya partisipasi publik yang lebih bermakna dalam perumusan kebijakan. Keterlibatan masyarakat dalam proses ini sering kali hanya bersifat formal, yang dapat menimbulkan kritik karena kebijakan dirumuskan secara eksklusif.

baca juga

“Proses perumusan kebijakan seharusnya memberikan ruang bagi publik, termasuk kelompok masyarakat sipil, untuk mendapatkan informasi dan berkontribusi secara nyata. Ini penting untuk memastikan kebijakan yang dihasilkan benar-benar mencerminkan kebutuhan masyarakat,” katanya.

Ia juga mengingatkan bahwa pemerintah Prabowo-Gibran perlu memprioritaskan peningkatan manajemen data dan informasi.

Kerja sama dengan lembaga penelitian dan kelompok masyarakat sipil harus didorong untuk menciptakan kebijakan yang inklusif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kontroversi Giring Ganesha, Dulu Penyanyi Kini Dipanggil Jadi Calon Wakil Menteri

Kontroversi Giring Ganesha, Dulu Penyanyi Kini Dipanggil Jadi Calon Wakil Menteri

News | Rabu, 16 Oktober 2024 | 12:28 WIB

Tepis jadi Menteri Prabowo usai Dipanggil ke Kertanegara, Pramono: Saya Akan Fight Menangkan Pilgub Jakarta

Tepis jadi Menteri Prabowo usai Dipanggil ke Kertanegara, Pramono: Saya Akan Fight Menangkan Pilgub Jakarta

Kotak Suara | Rabu, 16 Oktober 2024 | 12:12 WIB

Dinilai Paham Kelemahan Pendidikan Indonesia, Abdul Mu'ti Mampu Bereskan PR Era Nadiem Makarim?

Dinilai Paham Kelemahan Pendidikan Indonesia, Abdul Mu'ti Mampu Bereskan PR Era Nadiem Makarim?

News | Rabu, 16 Oktober 2024 | 12:06 WIB

Terkini

Bedah One Piece Chapter 1197, Saat Haki Sanji Jadi Tameng Luffy di Elbaf

Bedah One Piece Chapter 1197, Saat Haki Sanji Jadi Tameng Luffy di Elbaf

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 11:30 WIB

Angka Pengangguran Turun Jadi 7,3 Juta, Tapi Pekerja Setengah Nganggur Meroket 12,84 Juta

Angka Pengangguran Turun Jadi 7,3 Juta, Tapi Pekerja Setengah Nganggur Meroket 12,84 Juta

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 11:25 WIB

WhatsApp Hadirkan Fitur Acara, Kini Bisa Undang Orang Tanpa Akun

WhatsApp Hadirkan Fitur Acara, Kini Bisa Undang Orang Tanpa Akun

Tekno | Jum'at, 06 November 2026 | 11:24 WIB

Tiga Warga di Karo Tewas Tersambar Petir Saat Berteduh di Gubuk Persawahan

Tiga Warga di Karo Tewas Tersambar Petir Saat Berteduh di Gubuk Persawahan

Sumut | Jum'at, 06 November 2026 | 11:23 WIB

Kemasan Baru, Intip Manfaat Viva Skin Food Cream Extra Care untuk Wajah dan Tubuh

Kemasan Baru, Intip Manfaat Viva Skin Food Cream Extra Care untuk Wajah dan Tubuh

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 11:15 WIB

Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya

Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 11:13 WIB

Rekam Jejak Irjen Slamet Uliandi, Dulu Kapten Jack Jemput Sambo Kini Tersangka Penyadapan Prabowo

Rekam Jejak Irjen Slamet Uliandi, Dulu Kapten Jack Jemput Sambo Kini Tersangka Penyadapan Prabowo

News | Jum'at, 06 November 2026 | 11:12 WIB

7 Rekomendasi Moisturizer untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Melembapkan dan Mengurangi Flek Hitam

7 Rekomendasi Moisturizer untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Melembapkan dan Mengurangi Flek Hitam

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 11:11 WIB

Jokowi Pakai Batik Mega Mendung di PN Jakarta Timur, Ini 4 Makna Filosofis di Balik Motifnya

Jokowi Pakai Batik Mega Mendung di PN Jakarta Timur, Ini 4 Makna Filosofis di Balik Motifnya

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 11:10 WIB

6 Zodiak yang Dianggap Paling Peka dan Perhatian, Selalu Mengerti Perasaan Pasangan

6 Zodiak yang Dianggap Paling Peka dan Perhatian, Selalu Mengerti Perasaan Pasangan

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 11:06 WIB

×