Gelar Doktor Bikin Alumni S3 UI Nyesek, Profesor Ini Coret-coret Disertasi Bahlil: Metode dan Teori Gak Nyambung!

Agung Sandy Lesmana

Kamis, 17 Oktober 2024 | 10:18 WIB
Gelar Doktor Bikin Alumni S3 UI Nyesek, Profesor Ini Coret-coret Disertasi Bahlil: Metode dan Teori Gak Nyambung!
Gelar Doktor Bikin Alumni S3 UI Nyesek, Profesor Ini Coret-coret Disertasi Bahlil: Metode dan Teori Gak Nyambung! [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia lagi-lagi membuat publik heboh. Nama Bahlil belakangan menjadi sorotan setelah menyabet gelar Doktor dari Universitas Indonesia (UI). Bahkan, nama Bahlil bahkan menjadi trending topic di platform X Indonesia pada Kamis (17/10/2024).

Yang bikin publik tercengang, gelar Doktor itu diraih dengan predikat cumlaude setelah Bahlil menempuh kuliah S3 di UI selama 1,5 tahun.

Terkait gelar Doktor dari UI yang diraih Bahlil itu menimbulkan kecurigaan di kalangan netizen karena waktu yang ditempuh dianggap terbilang kilat.

Salah satunya pemilik akun X, @UmarSyadatHsb__ yang mengaku ikut nyesek melihat Bahlil mudah sekali meraih gelar Doktor di UI.

Lewat cuitannya pada Rabu (16/10), pemilik akun tersebut pun curhat soal prosesnya meraih gelar Doktor dari UI yang memakan waktu selama 6 tahun.

Netizen curhat sakit hati dengan gelar Doktor Bahlil Lahadalia dari UI. (tangkapan layar/X)
Netizen curhat sakit hati dengan gelar Doktor Bahlil Lahadalia dari UI. (tangkapan layar/X)

Bahkan, dia mengaku sempat mengalami stres saat menyusun disertasinya. Pemilik akun tersebut pun turut mengunggah foto-foto sebagai bukti saat dirinya meraih gelar Doktor dari UI.

"6 tahun saya berjuang susah payah. Tak terhitung brp kali asam lambung kambuh krn stres nyusun disertasi untuk meraih gelar Doktor di Kampus UI tercinta. Eh ada orang bisa meraih gelar Doktor selama 20 bulan di UI. Rasanya sakit nyesak banget hati ini," curhat akun @UmarSyadatHsb__ dikutip Suara.com, Kamis.

Selain itu, gelar Doktor Bahlil pun ikut disorot oleh Guru Besar ilmu sosial dari Universitas Teknologi Nanyang, Singapura, Profesor Joel Picard.

Prof Joel Picard habis-habisan mengoreksi sidang disertasi Bahlil Lahadalia yang digelar daring. (tangkapan layar/X)
Prof Joel Picard habis-habisan mengoreksi sidang disertasi Bahlil Lahadalia yang digelar daring. (tangkapan layar/X)

Lewat cuitannya, Prof Picard ikut mengunggah hasil tangkapan layar terkait sidang terbuka Bahlil yang digelar secara daring.

Dalam unggahannya itu, Prof Picard terlihat mencoret-coret rumusan masalah dari disertasi Bahlil.

"Dari pertanyaan penelitiannya aja udah problematik. Metode & kerangka teori gak nyambung. Mana datanya minim. analisis melompat, kayak lompat-lompat. Kesimpulan ujug-ujug," sindir Prof Picard.

"This is the quality of @univ_indonesia. Spare your time not watching the live show. lebih banyak glorifikasi & seremoni," sambungnya.

UI Buka Suara

Universitas Indonesia (UI) sebelumnya buka suara soal sidang doktoral Bahlil Lahadalia yang digelar secara daring pada Rabu kemarin.

UI menegaskan bahwa Bahlil Lahadalia tercatat sebagai mahasiswa S3 Sekolah Kajian Stratejik dan Global (SKSG) sejak tahun 2022.

"Pak Bahlil tercatat sebagai mahasiswa program doktor pada SKSG UI mulai pada tahun akademik 2022/2023 term 2 hingga 2024/2025 term 1, jalur riset," kata Kepala Humas UI Amelia Lusia kepada Suara.com saat dihubungi, Rabu kemarin .

Amel menjelaskan, bahwa masa studi Bahlil telah sesuai dengan Peraturan Rektor UI Nomor 016 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Program Doktor di UI.

Pada pasal 14 disebutkan bahwa Program Doktor dirancang untuk enam semester dan dapat ditempuh sekurang-kurangnya dalam empat semester dan selama-lamanya sepuluh semester.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Lagi Ada Partai Oposisi jika PDIP Resmi Gabung ke Prabowo, Indonesia Bisa jadi Negara Otoriter?

Tak Lagi Ada Partai Oposisi jika PDIP Resmi Gabung ke Prabowo, Indonesia Bisa jadi Negara Otoriter?

News | Kamis, 17 Oktober 2024 | 09:58 WIB

BREAKING NEWS: Copot Heru Budi, Ini Sosok Pj Gubernur Jakarta yang Ditunjuk Jokowi

BREAKING NEWS: Copot Heru Budi, Ini Sosok Pj Gubernur Jakarta yang Ditunjuk Jokowi

News | Kamis, 17 Oktober 2024 | 09:49 WIB

Bahlil Raih Gelar Doktor Dengan Predikat Cumlaude, Begini Penjelasan UI

Bahlil Raih Gelar Doktor Dengan Predikat Cumlaude, Begini Penjelasan UI

News | Rabu, 16 Oktober 2024 | 18:39 WIB

Hadiri Pembekalan Kabinet Prabowo, Muka Gibran Ketutup Gantungan Baju Bikin Wartawan Kecewa: Ada-ada Aja Si Fufufafa

Hadiri Pembekalan Kabinet Prabowo, Muka Gibran Ketutup Gantungan Baju Bikin Wartawan Kecewa: Ada-ada Aja Si Fufufafa

News | Rabu, 16 Oktober 2024 | 14:50 WIB

Terkini

Memanas, Proses Pengosongan Lahan Hotel Sultan Diwarnai Aksi Lempar Batu

Memanas, Proses Pengosongan Lahan Hotel Sultan Diwarnai Aksi Lempar Batu

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 10:42 WIB

Bicara Rokok Murah untuk Warga Miskin Anggota DPR PAN Kena Semprot Forum Konsumen

Bicara Rokok Murah untuk Warga Miskin Anggota DPR PAN Kena Semprot Forum Konsumen

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 10:22 WIB

Negara Rebut Paksa Lahan GBK dari Swasta, Minta 15 Bangunan Dikosongkan Serentak

Negara Rebut Paksa Lahan GBK dari Swasta, Minta 15 Bangunan Dikosongkan Serentak

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 10:21 WIB

Sempat Absen, Bos Maktour Fuad Datangi KPK untuk Diperiksa Kasus Haji

Sempat Absen, Bos Maktour Fuad Datangi KPK untuk Diperiksa Kasus Haji

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 10:14 WIB

Kivlan Zen Ikut Kawal Eksekusi Hotel Sultan: Aparat Jangan Represif, Saya Juga Mantan Prajurit

Kivlan Zen Ikut Kawal Eksekusi Hotel Sultan: Aparat Jangan Represif, Saya Juga Mantan Prajurit

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 10:05 WIB

Nyanyian Bos Blueray Seret Nama Dirjen Bea Cukai, KPK: Tak Akan Kami Lepaskan Begitu Saja!

Nyanyian Bos Blueray Seret Nama Dirjen Bea Cukai, KPK: Tak Akan Kami Lepaskan Begitu Saja!

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 09:21 WIB

Unik, Perjanjian Damai AS - Iran Dibuat dengan 2 Bahasa Ini

Unik, Perjanjian Damai AS - Iran Dibuat dengan 2 Bahasa Ini

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 09:21 WIB

Kata-kata Donald Trump Akhirnya Perang dengan Iran Berakhir: Ini Tidak...

Kata-kata Donald Trump Akhirnya Perang dengan Iran Berakhir: Ini Tidak...

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 09:10 WIB

Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan

Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 09:04 WIB

Isi 14 Poin Perjanjian Damai AS - Iran Akhiri Perang

Isi 14 Poin Perjanjian Damai AS - Iran Akhiri Perang

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 09:01 WIB