Harta Kekayaan Rini Widyantini, 34 Tahun Mengabdi Sebagai PNS Kini Jadi Menteri PANRB

Baehaqi Almutoif | Suara.com

Senin, 21 Oktober 2024 | 13:27 WIB
Harta Kekayaan Rini Widyantini, 34 Tahun Mengabdi Sebagai PNS Kini Jadi Menteri PANRB
Menteri PANRB Periode 2024-2029 Rini Widyantini. [MenpanRB]

Suara.com - Presiden RI Prabowo Subianto mengumumkan Rini Widyantini sebagai Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).

Nama Rini Widyantini tidak asing di Kemeterian PANRB. Sebelumnya dia merupakan Sekretaris Kementerian PANRB.

Kini kariernya cukup moncer, setelah berpuluh tahun menjadi pegawai negeri sipil (PNS), Rini Widyantini diangkat menjadi Menteri PANRB.

Sosok Rini Widyantini

Wanita kelahiran pada 29 Mei 1965 tersebut lahir dan besar di Bandung, Jawa Barat. Rini pernah bersekolah di SMA Santa Angela.

Lulus dari sana, dia melanjutkan pendidikan di Universitas Padjadjaran dengan mengambil jurusan hukum. Gelar magisternya diambil di The Flinders University of South Australia. Di kampus tersebut dia berhasil meraih gelar Master of Public Management.

Karier Rini Widyantini

Karier Rini lebih banyak sebagai PNS. Mengutip dari laman MenPANRB. Dia tercatat 34 mengabdi sebagai aparatur sipil negara.

Rini mengawali kariernya sebagai PNS Tahun 1990. Kemudian menjabat sebagai Analis Kebijakan pada tahun 1997 di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara.

Periode Tahun 2000, kariernya cukup cemerlang di Kementerian PANRB. Pada 2008, Rini didapuk menjabat sebagai Asisten Deputi Kelembagaan Perekonomian di KemenPANRB. Setehun setelah itu, diangkat menjadi Asisten Deputi Kelembagaan Perekonomian I.

Pada 2011, Rini pernah menjadi Staf Ahli Menteri PANRB Bidang Hukum. Kemudian tahun 2013 sampai dengan 2021, Rini mengemban amanah sebagai Deputi Bidang Kelembagaan dan Tata Laksana di Kementerian PANRB. Hingga kemudian diangkat menjadi Sekretaris Kementerian PANRB.

Harta Kekayaan Rini Widyantini

Puluhan tahun bekerja di Kementerian PANRB, Rini Widyantini memiliki harta kekayaan Rp 27 miliar lebih.

Melansir dari laman LHKPN menurut laporan pada Desember 2023, Rini mempunyai Rp27.033.159.518.

Kekayaan tersebut terdiri dari dua petak tanah dan bangunan di Bekasi. Lalu satu petak bangunan di Kota Bandung serta sepetak tanah di Kabupaten Bekasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

10 Menteri Terkaya Prabowo-Gibran versi LHKPN, Bahlil Peringkat 5

10 Menteri Terkaya Prabowo-Gibran versi LHKPN, Bahlil Peringkat 5

Lifestyle | Senin, 21 Oktober 2024 | 12:23 WIB

Harta Kekayaan Sakti Wahyu Trenggono: Menteri Terkaya Prabowo, Tembus Triliunan

Harta Kekayaan Sakti Wahyu Trenggono: Menteri Terkaya Prabowo, Tembus Triliunan

Lifestyle | Senin, 21 Oktober 2024 | 11:11 WIB

Tampilkan Musisi Lintas Generasi, Begini Kemeriahan Jazz Gunung Burangrang

Tampilkan Musisi Lintas Generasi, Begini Kemeriahan Jazz Gunung Burangrang

Foto | Senin, 21 Oktober 2024 | 08:04 WIB

Terkini

PBB Ungkap Fakta Baru Prajurit TNI Tewas di Lebanon Akibat Ledakan Bom Pinggir Jalan Militer Israel

PBB Ungkap Fakta Baru Prajurit TNI Tewas di Lebanon Akibat Ledakan Bom Pinggir Jalan Militer Israel

News | Jum'at, 03 April 2026 | 06:48 WIB

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

News | Kamis, 02 April 2026 | 23:02 WIB

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

News | Kamis, 02 April 2026 | 22:15 WIB

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:44 WIB

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:30 WIB

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:17 WIB

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:13 WIB

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:42 WIB

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:39 WIB

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:33 WIB