Keluarga Curiga! Pasien ODGJ Tewas Usai Diikat di RSKD Dadi, Polisi Turun Tangan

Muhammad Yunus Suara.Com
Senin, 21 Oktober 2024 | 15:12 WIB
Keluarga Curiga! Pasien ODGJ Tewas Usai Diikat di RSKD Dadi, Polisi Turun Tangan
Ilustrasi penganiayaan [Suara.com/Emma]

Suara.com - Sahrullah (42), pasien Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Rumah Sakit Khusus Daerah Dadi Makassar, Sulawesi Selatan tewas diduga dianiaya. Ditemukan luka lebam di tubuh korban.

Peristiwa itu terjadi pada Jumat, 18 Oktober 2024 lalu, sekitar pukul 21.00 wita. Kasus ini tengah diusut oleh Polrestabes Makassar.

Peristiwa bermula saat Sahrullah masuk ke Instalasi Gawat Darurat Jiwa RSKD Dadi pada Jumat, siang.

Korban sempat dipindahkan ke ruang observasi untuk penanganan lebih lanjut. Tapi, tak lama berselang, korban gelisah dan mengamuk hingga berkelahi dengan sesama pasien.

"Awalnya tenang, tapi tiba-tiba gelisah dan berkelahi dengan pasien lain," ujar Humas RSKD Dadi, Alas Bariklana, Senin, 21 Oktober 2024.

Saat kejadian, hanya ada dua petugas yang berjaga. Mereka menjaga 60 pasien yang hampir mengamuk bersamaan.

Sementara, Sahrullah disebut mendobrak pintu diduga hendak kabur.

Petugas kemudian melakukan restrain atau mengikat tangan dan kaki korban. Menurut Alas, tindakan itu sudah sesuai dengan prosedur.

Jika tidak dilakukan, maka akan berbahaya bagi pasien lain dan petugas yang berjaga.

Baca Juga: Siapa Gonzalo Al Ghazali? Kini Jadi Korban Penipuan Rugi Rp 4,9 M Padahal Dulu Dekat dengan Fuji

"Karena mengamuk dan demi keselamatan pasien lain, petugas melakukan restrain sesuai prosedur," ucapnya.

Dari catatan medis, Sahrullah adalah pasien RSKD Dadi sejak tahun 2017. Korban asal kabupaten Bulukumba tercatat keluar masuk rumah sakit akibat mengidap gangguan jiwa.

Keluarga kemudian melaporkan kasus ini ke polisi. Pihak keluarga menilai ada yang ganjal dari kematian Sahrullah.

Saat ini, dua petugas RSKD sedang diperiksa oleh tim penyidik Polres Makassar. Pihak rumah sakit mengaku masih menunggu hasil pemeriksaan oleh kepolisian.

"Dua petugas kami masih diperiksa. Kami juga masih menunggu hasil pemeriksaannya," jelas Alas.

Keluarga korban, Aswan mengaku menemukan sejumlah luka di tubuh Sahrullah seperti di alis, mata dan leher. Mereka menduga kuat korban dianiaya sebelum menghembuskan nafas terakhir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI