Bantah KIM Plus Pecah di Pilgub Jakarta, Sahroni: Yang Disangka Menang Belum Tentu Menang

Rabu, 06 November 2024 | 17:58 WIB
Bantah KIM Plus Pecah di Pilgub Jakarta, Sahroni: Yang Disangka Menang Belum Tentu Menang
Wakil Ketua DPR RI Ahmad Sahroni. (Suara.com/Bagaskara)

Suara.com - Bendahara Umum Partai NasDem, Ahmad Sahroni, menepis kabar Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus pecah di Pilkada Jakarta 2024. Sahroni menegaskan, KIM Plus masih dalam satu kesatuan.

"Enggak lah, koalisi mana bisa pecah ya, kesatuan ya enggak mungkin," kata Sahroni di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (6/11/2024).

Di sisi lain, Sahroni enggan berspekulasi soal sejumlah hasil survei elektabilitas pasangan cagub dan cawagub Jakarta 2024 yang didukung KIM Plus, Ridwan Kamil dan Suswono (RIDO).

Menurutnya, pembuktian survei sejatinya akan terkihat pada momen pencoblosan pada 27 November 2024.

"Itu kan teman-teman bisa lihat, kita lihat nanti perkembangan 27 November, bagaimana siklus ini terkait survei, surveinya beneran atau tidak kita enggak tahu," ujarnya.

Ia menilai karakter pemilih Jakarta unik. Menurutnya, paslon yang digadang-gadang menang belum tentu hasilnya senada pada hari pencoblosan.

"Memang Jakarta ini agak unik dibandingkan daerah lain. Yang disangka menang belum tentu menang, disangka kalah belum tentu kalah. Tapi ya itulah situasional Pilkada khususnya Jakarta," pungkasnya.

Lawan Dapat Dukungan

Sebelumnya Pramono Anung menerima dukungan anggota partai yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus di kediamannya, Jakarta Selatan, Kamis (31/10/2024).

Baca Juga: Cek Fakta: PKS Mundur dari KIM Plus, Benarkah?

Cagub Jakarta nomor urut 3 Pramono Anung blusukan ke Utan Kayu, Jakarta. (Suara.com/Faqih)
Cagub Jakarta nomor urut 3 Pramono Anung blusukan ke Utan Kayu, Jakarta. (Suara.com/Faqih)

Salah seorang kader PKB, Ahmad Syukri mengatakan, total ada 7 orang dari 5 partai yang sowan ke rumah Pramono yakni mereka yang gagal dalam Pileg 2024 kemarin.

Selain Ahmad Syukri, kader PKB yang ikut memberikn dukungannya terhadap Pramono-Rano yakni Okto Fudin. Kemudian, Muhammad Ishaq dan Abdul Hakim dari PPP, Nafiudin dari Nasdem, Ahmad Faisal dari PSI dan Riko dari PAN.

"Jakarta ini butuh kepemimpinan, leadership, pembangunan infrastruktur, pembangunan fisik itu sudah berjalan baik, tinggal bagaimana pembangunan mental spiritual," kata Syukri, Kamis.

Menurut Syukri, Pramono merupakan Pemimpin yang mampu memanusiakan manusia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI