Industri Pariwisata Yordania Terpuruk Akibat Konflik Israel-Hamas

Bella

Sabtu, 09 November 2024 | 18:00 WIB
Industri Pariwisata Yordania Terpuruk Akibat Konflik Israel-Hamas
Negara Yordania (Pixabay)

Suara.com - Industri pariwisata Yordania tengah menghadapi masa sulit akibat dampak berkelanjutan dari konflik Israel-Hamas yang telah berlangsung lebih dari setahun. Salah satu sektor yang paling terpukul adalah kawasan Petra, tujuan wisata utama yang terkenal dengan kota kuno yang dipahat dari batu berwarna mawar.

Pemilik hotel di Petra, Enas Al Hinti, mengungkapkan bahwa ia terpaksa memotong gaji staf hingga setengahnya dan meminta karyawan untuk mengambil cuti tanpa bayaran guna menjaga kelangsungan operasional hotelnya.

Sejak dimulainya perang antara Israel dan Hamas pada Oktober 2023, jumlah wisatawan, terutama dari Eropa dan Amerika, menurun drastis. Pada tahun-tahun sebelumnya, Petra berhasil menarik lebih dari satu juta wisatawan setiap tahunnya.

Namun, kini suasana di kota yang menjadi salah satu Situs Warisan Dunia UNESCO tersebut terlihat suram. Banyak bisnis di sekitar Petra terpaksa menutup toko mereka, sementara hotel-hotel sepi pengunjung.

"Tidak ada pemasukan, semuanya kerugian," kata pengelola hotel Nomads, Al Hinti.

Data terbaru menunjukkan bahwa pemesanan tiket penerbangan ke Yordania, yang tidak terlibat langsung dalam konflik, turun hingga 35% pada periode antara 16 September hingga 4 Oktober 2024. Penurunan ini disebabkan oleh ketakutan wisatawan akan potensi konflik lebih lanjut di wilayah Timur Tengah.

Pariwisata yang sebelumnya berkontribusi sebesar 12,5% terhadap perekonomian Yordania kini menghadapi ancaman jangka panjang. Hotel-hotel di Petra mengalami penurunan tingkat hunian yang tajam, rata-rata hanya sekitar 10%, menurut Abdullah Hasanat, Presiden Asosiasi Hotel Petra.

“Kami mencari penyelamat. Semua investasi di Petra kini sedang dirawat di ICU. Ketika pariwisata berhenti, pemesanan pun berhenti,” katanya.

Sementara itu, beberapa wisatawan Barat masih berani mengunjungi Yordania meski adanya kekhawatiran terkait keselamatan.

baca juga

"Kami tahu perjalanan ini bisa dibatalkan jika kondisinya terlalu berisiko. Tetapi kami diberi tahu bahwa kami bisa datang, jadi kami datang dan sangat senang melakukannya," ujar Dorothy Lawson, seorang wisatawan asal California.

Namun, bagi bisnis yang sangat bergantung pada jumlah pengunjung yang besar, bertahan hidup menjadi semakin sulit.

“Dulu kami menerima sekitar 4.000 pengunjung setiap hari, sekarang hanya sekitar 300 hingga 400. Tidak seperti sebelumnya,” kata Marcus Massoud, seorang penjual souvenir di Petra.

Pemerintah Yordania, melalui Menteri Pariwisata Lina Annab, menyatakan bahwa sektor pariwisata negara ini harus lebih fokus pada pasar-pasar yang lebih tangguh dan tidak terlalu terpengaruh oleh situasi di wilayah Timur Tengah.

Meski demikian, tantangan besar tetap menghadang, dan pemulihan industri pariwisata Yordania tampaknya akan memerlukan waktu yang cukup lama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warga Amsterdam Serang Suporter Israel yang Sobek Bendera Palestina

Warga Amsterdam Serang Suporter Israel yang Sobek Bendera Palestina

News | Sabtu, 09 November 2024 | 17:09 WIB

Serangan Udara Terbaru Israel di Gaza Tewaskan Puluhan Warga Sipil, Termasuk Anak-anak

Serangan Udara Terbaru Israel di Gaza Tewaskan Puluhan Warga Sipil, Termasuk Anak-anak

News | Sabtu, 09 November 2024 | 16:43 WIB

Terus Lancarkan Serangan, Amerika Serikat Minta Israel Tingkatkan Bantuan Kemanusiaan ke Gaza

Terus Lancarkan Serangan, Amerika Serikat Minta Israel Tingkatkan Bantuan Kemanusiaan ke Gaza

News | Jum'at, 08 November 2024 | 20:42 WIB

PBB: 70 Persen Korban Perang Gaza adalah Perempuan dan Anak-Anak

PBB: 70 Persen Korban Perang Gaza adalah Perempuan dan Anak-Anak

News | Sabtu, 09 November 2024 | 04:35 WIB

Robek Bendera Palestina, Suporter Maccabi Tel Aviv Diserang di Amsterdam

Robek Bendera Palestina, Suporter Maccabi Tel Aviv Diserang di Amsterdam

Bola | Jum'at, 08 November 2024 | 17:35 WIB

Dua Mahasiswa Pro-Israel Diserang Pria Bertopeng di Chicago

Dua Mahasiswa Pro-Israel Diserang Pria Bertopeng di Chicago

News | Jum'at, 08 November 2024 | 14:37 WIB

Akankah Donald Trump Ancam Pengiriman Senjata ke Israel?

Akankah Donald Trump Ancam Pengiriman Senjata ke Israel?

News | Jum'at, 08 November 2024 | 13:08 WIB

Parlemen Zionis Israel Sahkan Undang-undang Hukuman Penjara Bagi Anak-anak

Parlemen Zionis Israel Sahkan Undang-undang Hukuman Penjara Bagi Anak-anak

News | Jum'at, 08 November 2024 | 12:55 WIB

Mengejutkan! Mayoritas Warga Israel Anggap Netanyahu Ancaman bagi Negara

Mengejutkan! Mayoritas Warga Israel Anggap Netanyahu Ancaman bagi Negara

News | Kamis, 07 November 2024 | 10:26 WIB

Gempur Trump Heights! Hizbullah Luncurkan Serangan Rudal ke Pemukiman Israel di Golan Pasca Pilpres AS

Gempur Trump Heights! Hizbullah Luncurkan Serangan Rudal ke Pemukiman Israel di Golan Pasca Pilpres AS

News | Kamis, 07 November 2024 | 07:10 WIB

Terkini

Luluh Lantakkan Kota Caracas, Ini Besaran Dua Gempa yang Guncang Venezuela

Luluh Lantakkan Kota Caracas, Ini Besaran Dua Gempa yang Guncang Venezuela

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 09:49 WIB

Gempa Bumi Venezuela, Banyak Gedung Runtuh di Caracas dan La Guaira

Gempa Bumi Venezuela, Banyak Gedung Runtuh di Caracas dan La Guaira

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 09:31 WIB

Diduga Terima Suap Ruko dan Miliaran Rupiah, Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Jalani Sidang Perdana

Diduga Terima Suap Ruko dan Miliaran Rupiah, Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Jalani Sidang Perdana

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 09:23 WIB

Venezuela Diguncang Gempa Bumi 'Raksasa' 7,2 SR, Korban Berjatuhan

Venezuela Diguncang Gempa Bumi 'Raksasa' 7,2 SR, Korban Berjatuhan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 09:06 WIB

Mendagri Hadiri Puncak PENAS XVII 2026, Dukung Penguatan Petani dan Nelayan di Gorontalo

Mendagri Hadiri Puncak PENAS XVII 2026, Dukung Penguatan Petani dan Nelayan di Gorontalo

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 09:00 WIB

Mendagri Tegaskan Penguatan Program Bedah Rumah sebagai Bentuk Keberpihakan kepada Rakyat

Mendagri Tegaskan Penguatan Program Bedah Rumah sebagai Bentuk Keberpihakan kepada Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 08:54 WIB

6 Fakta Skandal BEM FH UBK Mengaku Dapat Uang 'Pelicin' dalam Demo Mahasiswa

6 Fakta Skandal BEM FH UBK Mengaku Dapat Uang 'Pelicin' dalam Demo Mahasiswa

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 08:23 WIB

Gerindra Tepis Isu 'Mata-matai' Wapres Gibran: Yang Ada Adalah Perintah untuk...

Gerindra Tepis Isu 'Mata-matai' Wapres Gibran: Yang Ada Adalah Perintah untuk...

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 07:51 WIB

Mencekam! Gempa Dahsyat M 7,1 Guncang Venezuela, Peringatan Berpotensi Tsunami Dikeluarkan

Mencekam! Gempa Dahsyat M 7,1 Guncang Venezuela, Peringatan Berpotensi Tsunami Dikeluarkan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 07:38 WIB

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Siap-siap Hujan di Wilayah Selatan dan Timur

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Siap-siap Hujan di Wilayah Selatan dan Timur

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 07:19 WIB