Kerusuhan Usai Pertandingan Sepak Bola di Amsterdam, 68 Orang Ditangkap atas Dugaan Kekerasan terhadap Suporter Israel

Bella | Suara.com

Selasa, 12 November 2024 | 16:03 WIB
Kerusuhan Usai Pertandingan Sepak Bola di Amsterdam, 68 Orang Ditangkap atas Dugaan Kekerasan terhadap Suporter Israel
Para pemain Timnas Israel. [Andy Buchanan / AFP]

Suara.com - Kepolisian Belanda kembali menangkap lima orang terkait serangkaian serangan terhadap fans sepak bola Israel di Amsterdam. Dengan penangkapan terbaru ini, total 68 orang kini ditahan setelah serangan brutal terjadi pada Kamis malam, menyusul pertandingan antara klub lokal Ajax dan tim Israel, Maccabi Tel Aviv.

Perdana Menteri Belanda, Dick Schoof, mengutuk keras aksi kekerasan yang dinilai bermotif antisemitisme tersebut.

“Gambar dan laporan dari Amsterdam tentang serangan antisemit yang menargetkan orang Israel dan komunitas Yahudi sangat mengejutkan dan tidak dapat diterima,” ujar Schoof pada Senin.

Ia menegaskan bahwa pemerintah Belanda akan mengerahkan segala upaya untuk membawa pelaku ke pengadilan.

Serangan itu melibatkan kelompok pemuda yang mengendarai skuter dan berjalan kaki, mencari fans Israel di sekitar Amsterdam. Mereka memukuli korban sebelum melarikan diri.

Wali Kota Amsterdam melaporkan bahwa lima orang terluka akibat kekerasan ini. Sebuah video yang beredar di media sosial menunjukkan seorang pria dikejar dengan caption provokatif, “Saksikan dan nikmati enam Zionis yang dikejar. Bebaskan Palestina.”

Insiden ini memicu kecaman dari otoritas Belanda dan para pemimpin internasional, termasuk Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu. Menyusul serangan itu, pemerintah Israel mengirimkan pesawat tambahan untuk memulangkan para pendukung Maccabi.

Netanyahu juga memperingatkan warganya untuk menghindari menghadiri acara budaya atau olahraga di luar negeri minggu ini, mengklaim bahwa ada ancaman nyata terhadap warga Israel di kota-kota Eropa seperti Amsterdam, London, Paris, dan Brussels.

Sebelum pertandingan, fans Maccabi Tel Aviv dilaporkan merobek dan membakar bendera Palestina serta meneriakkan slogan anti-Arab. Meski demikian, Perdana Menteri Schoof menekankan bahwa tindakan para fans Israel tersebut tidak dapat digunakan sebagai pembenaran atas kekerasan terhadap komunitas Yahudi di Amsterdam.

“Kami mengutuk semua bentuk kekerasan, tetapi apa yang terjadi malam itu adalah hal yang tak bisa diterima,” katanya.

Sementara itu, lebih dari 100 demonstran pro-Palestina ditahan polisi pada Minggu, saat mereka mengabaikan larangan demonstrasi di Dam Square. Larangan unjuk rasa tiga hari yang diterapkan sejak Jumat kemudian diperpanjang hingga Kamis mendatang setelah kerusuhan terus berlanjut.

Senin malam, suasana semakin memanas ketika puluhan orang bersenjata tongkat dan kembang api membakar sebuah tram di Amsterdam. Api berhasil dipadamkan dengan cepat, dan polisi antihuru-hara segera membubarkan massa. Hingga saat ini, penyelidikan masih berlangsung untuk menentukan siapa yang bertanggung jawab atas kerusuhan tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Eksodus Warga Israel: 42% Meninggalkan Negara di Tengah Perang Gaza dan Ketidakstabilan Politik

Eksodus Warga Israel: 42% Meninggalkan Negara di Tengah Perang Gaza dan Ketidakstabilan Politik

News | Selasa, 12 November 2024 | 14:22 WIB

Tragedi di Lebanon: 43 Jenazah Ditemukan di Bawah Reruntuhan Akibat Serangan Israel

Tragedi di Lebanon: 43 Jenazah Ditemukan di Bawah Reruntuhan Akibat Serangan Israel

News | Selasa, 12 November 2024 | 12:17 WIB

Gaza Darurat: Israel Blokir Palang Merah, WHO Sebut Bencana

Gaza Darurat: Israel Blokir Palang Merah, WHO Sebut Bencana

News | Selasa, 12 November 2024 | 11:47 WIB

Perang di Lebanon Masih Berkecamuk, Total Korban Jiwa Terkini Capai 3.243 Orang

Perang di Lebanon Masih Berkecamuk, Total Korban Jiwa Terkini Capai 3.243 Orang

News | Selasa, 12 November 2024 | 10:26 WIB

OKI Punya Peran Penting Untuk Hentikan Agresi Israel

OKI Punya Peran Penting Untuk Hentikan Agresi Israel

News | Selasa, 12 November 2024 | 08:08 WIB

Israel Tolak Pembentukan Negara Palestina di Tengah Perang Gaza

Israel Tolak Pembentukan Negara Palestina di Tengah Perang Gaza

News | Selasa, 12 November 2024 | 05:05 WIB

Prancis Mempertimbangkan Sanksi Baru untuk Pemukim Israel yang Melakukan Tindak Kekerasan

Prancis Mempertimbangkan Sanksi Baru untuk Pemukim Israel yang Melakukan Tindak Kekerasan

News | Selasa, 12 November 2024 | 04:10 WIB

Seorang Ibu di Palestina Menggambarkan Kehidupan Penuh Derita dan Putus Asa: Kasihanilah Kami

Seorang Ibu di Palestina Menggambarkan Kehidupan Penuh Derita dan Putus Asa: Kasihanilah Kami

News | Senin, 11 November 2024 | 21:52 WIB

Lama Tak Terdengar, Bagaimana Nasib Sepak Bola Putri di Indonesia?

Lama Tak Terdengar, Bagaimana Nasib Sepak Bola Putri di Indonesia?

Your Say | Senin, 11 November 2024 | 19:21 WIB

Netanyahu Bersembunyi di Bunker Usai Serangan Drone Hizbullah?

Netanyahu Bersembunyi di Bunker Usai Serangan Drone Hizbullah?

News | Selasa, 12 November 2024 | 03:10 WIB

Terkini

Usut Penyebab Blackout Sumatra, Bareskrim Periksa Bukti Sutet Putus di Jambi

Usut Penyebab Blackout Sumatra, Bareskrim Periksa Bukti Sutet Putus di Jambi

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 16:31 WIB

Pesantren Dikepung Kekerasan Seksual, KUPI: SOP dan Bu Nyai Jadi Solusi Utama

Pesantren Dikepung Kekerasan Seksual, KUPI: SOP dan Bu Nyai Jadi Solusi Utama

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 16:09 WIB

BGN Segera Susun Bank Menu, Pengawas Gizi Kini Tak Pusing Lagi

BGN Segera Susun Bank Menu, Pengawas Gizi Kini Tak Pusing Lagi

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 16:07 WIB

Dedi Mulyadi Dorong Kajian Akademik Prasasti Batutulis dan Mahkota Binokasih

Dedi Mulyadi Dorong Kajian Akademik Prasasti Batutulis dan Mahkota Binokasih

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 15:30 WIB

Bulog Ajak Mahasiswa dan Kampus untuk Mendukung Swasembada Pangan Berkelanjutan

Bulog Ajak Mahasiswa dan Kampus untuk Mendukung Swasembada Pangan Berkelanjutan

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 15:18 WIB

Cuma Gara-gara Saling Pandang! Geng Motor Bacok Remaja di Flyover Cibodas

Cuma Gara-gara Saling Pandang! Geng Motor Bacok Remaja di Flyover Cibodas

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 14:20 WIB

Geger WNA Jepang Ngaku Ditawari Prostitusi Anak 'Perawan' di Lokasari Jakarta Barat

Geger WNA Jepang Ngaku Ditawari Prostitusi Anak 'Perawan' di Lokasari Jakarta Barat

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 14:06 WIB

Prancis Larang Menteri Israel Masuk Negaranya usai Video Aktivis Flotilla Gaza Viral

Prancis Larang Menteri Israel Masuk Negaranya usai Video Aktivis Flotilla Gaza Viral

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 13:22 WIB

Setop Pembangunan Top-Down! Saatnya Suara Perempuan Akar Rumput Masuk Kebijakan Nasional

Setop Pembangunan Top-Down! Saatnya Suara Perempuan Akar Rumput Masuk Kebijakan Nasional

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 13:03 WIB

Ditodong Pistol dan Dipaksa Lepas Hijab Hercules, Kuasa Hukum Anak Ahmad Bahar: Ini Mengerikan!

Ditodong Pistol dan Dipaksa Lepas Hijab Hercules, Kuasa Hukum Anak Ahmad Bahar: Ini Mengerikan!

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:46 WIB