Oleh-oleh dari Kunjungan Prabowo ke Amerika Serikat, Dapat Suntik Dana Jumbo Rp17,5 Triliun untuk Kesehatan Indonesia

Andi Ahmad S | Suara.com

Rabu, 20 November 2024 | 17:56 WIB
Oleh-oleh dari Kunjungan Prabowo ke Amerika Serikat, Dapat Suntik Dana Jumbo Rp17,5 Triliun untuk Kesehatan Indonesia
Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri undangan makan malam bersama dengan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken di American Foreign Service Association, Washington DC, Senin (11/11) malam waktu setempat. (Foto dok. Prabowo)

Suara.com - Ada oleh-oleh dari Presiden RI Prabowo Subianto usai dirinya mengunjungi negara Amerika Serikat (AS) beberapa waktu lalu, pasalnya, negara republik federal itu menyuntikkan dana jumbo 58,9 juta dolar AS atau sekitar Rp934,4 miliar untuk sistem kesehatan Indonesia dalam satu tahun terakhir.

Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Kamala Shirin Lakhdhir mengatakan, bahwa negaranya itu saat ini memberikan investasi untuk Indonesia sebesar 17,5 triliun.

“Amerika Serikat telah menginvestasikan lebih dari 1,1 miliar dolar AS (Rp17,5 triliun) dalam sistem kesehatan Indonesia, termasuk 58,9 juta dolar AS hanya dalam setahun terakhir,” katanya, Rabu (20/11/2024).

Lakhdhir menyampaikan kemitraan Amerika Serikat dengan Indonesia di bidang kesehatan dilakukan di antaranya dengan terus meningkatkan pemantauan wabah penyakit, memperkuat keamanan kesehatan, meningkatkan deteksi Tuberkulosis dan pengobatan klinis, serta memodernisasi sistem informasi kesehatan.

“Selama beberapa dekade, Amerika Serikat telah bermitra dengan Indonesia untuk mengembangkan infrastruktur, sistem kesehatan, dan perekonomian Indonesia,” ucapnya.

Sebuah hibah baru senilai 649 juta dolar AS (Rp10,3 triliun) dari U.S. Millennium Challenge Corporation (MCC) yang diumumkan pada awal tahun ini, lanjutnya, akan menggandakan bantuan pembangunan AS untuk Indonesia dalam lima tahun ke depan.

Total tersebut bisa mencapai 700 juta dolar AS (Rp11,1 triliun) untuk lima tahun jika ditambah pendanaan 49 juta dolar AS ( Rp777,7 miliar) yang diinvestasikan bersama oleh Pemerintah Indonesia.

Hibah dari lembaga Pemerintah AS dengan misi mengurangi kemiskinan global tersebut menambah bantuan pembangunan dari Lembaga Pembangunan Internasional Amerika Serikat (USAID) sekitar 130 juta dolar AS (Rp2 triliun) setiap tahun.

“MCC Compact II yang baru ini dimaksudkan untuk meningkatkan akses ke pembiayaan infrastruktur, khususnya infrastruktur transportasi dan logistik, serta mendukung usaha kecil yang dimiliki oleh perempuan.

Lebih lanjut diplomat AS itu mencatat bahwa Amerika Serikat mengerahkan lebih dari 500 juta dolar AS (Rp7,9 triliun) dalam bantuan kemanusiaan dan upaya pemulihan untuk mendukung Indonesia terkait penanganan tsunami Aceh yang memberikan manfaat bagi lebih dari 580.000 orang.

“Pemerintah Amerika Serikat dan organisasi masyarakat sipil Amerika bekerja sama dengan Pemerintah Indonesia dan masyarakat Aceh serta Sumatra. Bersama-sama, kami belajar dari respons tersebut dan terus bekerja sama dalam kesiapsiagaan dan respons bencana di kawasan ini dan secara global,” kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Beda Harga Rumah Mewah Sri Mulyani vs Andika Perkasa di Amerika, Ada yang Dibilang Tak Masuk Akal

Beda Harga Rumah Mewah Sri Mulyani vs Andika Perkasa di Amerika, Ada yang Dibilang Tak Masuk Akal

Lifestyle | Rabu, 20 November 2024 | 17:46 WIB

Sebelum Naik Pesawat dari Brasil ke Inggris, Presiden Prabowo Ungkap Kesan Perdana Ikut  KTT G20

Sebelum Naik Pesawat dari Brasil ke Inggris, Presiden Prabowo Ungkap Kesan Perdana Ikut KTT G20

News | Rabu, 20 November 2024 | 17:27 WIB

Bawaslu Nyatakan Video Prabowo Kampanyekan Luthfi-Yasin Bukan Pelanggaran

Bawaslu Nyatakan Video Prabowo Kampanyekan Luthfi-Yasin Bukan Pelanggaran

News | Rabu, 20 November 2024 | 17:03 WIB

Terkini

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 22:10 WIB

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:45 WIB

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:26 WIB

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:56 WIB

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:55 WIB

Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir

Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:52 WIB

Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:31 WIB

Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani

Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:12 WIB