Menakar Pilkada Jakarta; Dari Prediksi Dua Putaran Hingga Turunnya Partisipasi Politik

Chandra Iswinarno Suara.Com
Rabu, 27 November 2024 | 12:20 WIB
Menakar Pilkada Jakarta; Dari Prediksi Dua Putaran Hingga Turunnya Partisipasi Politik
Kolase Calon Gubernur & Wakil Gubernur DKI 2024. (Rahadian Adi/ Suara.com)

Sebaliknya, Ridwan Kamil lebih dikenal dengan prosentase mencapai 92 persen, tetapi tingkat penerimaannya sedikit lebih rendah, yakni 74 persen.

Deni Irvani menilai popularitas Rano sebagai ikon budaya menjadi keuntungan tersendiri.

"Rano Karno adalah tokoh yang sangat dikenal dan disukai masyarakat Jakarta, dengan tingkat penerimaan 92 persen," jelasnya.

Meskipun unggul di banyak survei, pasangan Pramono-Rano harus berhati-hati menghadapi undecided voters yang dapat mengubah peta elektabilitas.

RK-Suswono masih memiliki peluang untuk menyusul, terutama jika mampu memanfaatkan pengenalan Ridwan Kamil yang tinggi.

Dengan masa tenang dimulai, kedua pasangan harus memaksimalkan strategi di detik-detik terakhir kampanye.

"Hasil Pilkada DKI Jakarta 2024 tidak hanya ditentukan oleh elektabilitas, tetapi juga seberapa efektif para kandidat memobilisasi pemilih," katanya.

Dua Putaran

Bila melihat hasil survei yang dilakukan seminggu hingga beberapa hari menjelang hari pencoblosan, menunjukan Pilkada Jakarta bisa berjalan dua putaran.

Baca Juga: TPS Tempatnya Nyoblos Sepi, Cawagub Kun Wardana Minta Warga Gunakan Hak Pilih

Manajer Riset dan Program The Indonesian Institute Center for Public Policy Research (TII) Arfianto Purbolaksono mengemukakan, kemungkinan Pilkada Jakarta berlangsung dua putaran cukup besar. Apalagi dalam sisi aturan, untuk menjadi Gubernur Jakarta harus memenangkan suara 50 persen plus 1.

"Meskipun dari survei terakhir yang dilakukan SMRC, keunggulan Pramono-Rano berselisih 7 persen dengan RK-Suswono, namun belum bisa melampaui 50 persen plus 1," katanya kepada Suara.com, Rabu (27/11/2024).

Manajer Riset dan Program The Indonesian Institute, Center for Public Policy Research, Arfianto Purbolaksono. (bidik layar video)
Manajer Riset dan Program The Indonesian Institute, Center for Public Policy Research, Arfianto Purbolaksono. (bidik layar video)

Selain itu, ia juga mengatakan ada faktor penentu lainnya, yakni belum terbaca tingkat partisipasi masyarakat dan swing voters.

Lebih jauh, Arfianto juga memrediksi kemungkinan partisipasi pemilih dalam Pilkada Jakarta 2024 juga bakal berkurang.

Sebagai contoh di Kampung Akuarium yang notabene merupakan basis pendukung Anies Baswedan, Arfianto mengungkapkan belum tentu mereka akan memilih dalam Pilkada Jakarta.

"Sebabnya, tokoh yang mereka inginkan tidak ikut dalam kontestasi politik," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI