Pondok Pesantren di Serang Diamuk Massa, Diduga Karena Pimpinan Ponpes Cabuli Santriwati

Hairul Alwan

Senin, 02 Desember 2024 | 06:57 WIB
Pondok Pesantren di Serang Diamuk Massa, Diduga Karena Pimpinan Ponpes Cabuli Santriwati
Pondok Pesantren di Serang di amuk massa lantaran pimpinan ponpes diduga cabuli santriwati, Minggu (1/12/2024). [Istimewa].

Suara.com - Sebuah pondok pesantren atau Ponpes Bani Ma'mun Kobal di Kampung Badak, Desa Gembor Udik, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang rusak parah usai diamuk massa pada Minggu (1/12/2024) sore kemarin.

Massa juga membakar dua gazebo di dalam Ponpes Bani Ma'mun Kobal tersebut. Diketahui, massa mengamuk karena adanya dugaan pencabulan yang dilakukan pimpinan Ponpes berinisial KH terhadap santriwati.

Terkait hal tersebut, Kepada Desa Gembor Udik, Arsyad mengatakan, amarah massa memuncak setelah mendengar dugaan pencabulan yang dilakukan oleh pimpinan ponpes Bani Ma'mun Kobal.

"Itu spontan, banyak warga, tapi dari luar. Kejadiannya sekitar pukul 14.00 sampai 15.00 WIB. Tempat duduk anak santri dibakar, tapi langsung dipadamkan," kata Arsyad saat dikonfirmasi awak media, Minggu (1/12/2024).

Kata Arsyad, pimpinan ponpes dikenal sebagai pribadi yang tertutup. Bahkan, dirinya hingga kini tidak mengenal pimpinan ponpes tersebut.

Arsyad mengungkapkan, saat ini pimpinan ponpes telah diamankan oleh aparat kepolisian Polres Serang saat sedang bersembunyi di atas plafon rumah salah satu warga.

"Diduga terkait pencabulan. Pelaku sudah diamankan oleh polres saat sembunyi di rumah warga tak jauh dari lokasi ponpes, sembunyi di plafon," ungkapnya.

Sementara itu, Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko mengatakan, perusakan ponpes dilakukan sejumlah massa lantaran dipicu adanya dugaan asusila yang dilakukan oleh pimpinan ponpes terhadap santrinya.

"Benar telah terjadi perusakan bangunan ponpes oleh sejumlah warga buntut dari peristiwa dugaan tindak asusila yang dilakukan pimpinan," kata Condro.

baca juga

Condro membenarkan pihaknya telah mengamankan pimpinan ponpes berinisial KH saat tengah bersembunyi di atas plafon rumah salah satu warga dan langsung digelandang menuju Mapolres Serang guna menjalani pemeriksaan.

"Pimpnan ponpes yang diduga melakukan asusila berhasil diamankan ketika bersembunyi di atas plafon rumah warga beberapa saat setelah perusakan terjadi. Saat ini KH masih dalam pemeriksaan intensif," ungkapnya.

Kontributor : Yandi Sofyan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polisi Ungkap Motif Bullying Siswi SMP di Serang, Tak Terima Digosipkan Tak Perawan

Polisi Ungkap Motif Bullying Siswi SMP di Serang, Tak Terima Digosipkan Tak Perawan

News | Sabtu, 30 November 2024 | 00:19 WIB

Viral Video Bullying Siswi SMP di Serang, Keluarga Ungkap Korban Alami Trauma

Viral Video Bullying Siswi SMP di Serang, Keluarga Ungkap Korban Alami Trauma

News | Jum'at, 29 November 2024 | 23:52 WIB

Desak Dosen Pencabul Mahasiswi Unhas Dihukum Berat, Kementerian PPPA: Ini Pasti Ada Relasi Kuasa

Desak Dosen Pencabul Mahasiswi Unhas Dihukum Berat, Kementerian PPPA: Ini Pasti Ada Relasi Kuasa

News | Jum'at, 29 November 2024 | 17:41 WIB

Kasus Dosen Unhas Cabuli Mahasiswi, Begini Reaksi Kementerian PPPA

Kasus Dosen Unhas Cabuli Mahasiswi, Begini Reaksi Kementerian PPPA

News | Jum'at, 29 November 2024 | 16:43 WIB

Sebut Airin Kalah karena Intervensi Kekuasaan, PDIP Bersiap Layangkan Gugatan ke MK

Sebut Airin Kalah karena Intervensi Kekuasaan, PDIP Bersiap Layangkan Gugatan ke MK

Kotak Suara | Kamis, 28 November 2024 | 18:46 WIB

Kontroversi Dua Cagub dan Cawagub Banten yang Viral, Ini Profilnya

Kontroversi Dua Cagub dan Cawagub Banten yang Viral, Ini Profilnya

Kotak Suara | Kamis, 28 November 2024 | 16:40 WIB

Strategi Ratu Zakiyah Datangkan Artis Berhasil Tumbangkan Trah Ratu Atut Chosiah

Strategi Ratu Zakiyah Datangkan Artis Berhasil Tumbangkan Trah Ratu Atut Chosiah

Kotak Suara | Kamis, 28 November 2024 | 08:58 WIB

Terkini

Wangi Bunga dan Bedak yang Menenangkan, 5 Parfum Floral Powdery Terbaik

Wangi Bunga dan Bedak yang Menenangkan, 5 Parfum Floral Powdery Terbaik

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 09:50 WIB

Tahan Beli, Harga Emas Antam Lagi Tren Naik Jadi Rp2.541.000/Gram

Tahan Beli, Harga Emas Antam Lagi Tren Naik Jadi Rp2.541.000/Gram

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 09:46 WIB

Kritik Pembentukan Satgas MBG, Pakar UGM: Pemda Dijadikan Tameng Kegagalan Pusat!

Kritik Pembentukan Satgas MBG, Pakar UGM: Pemda Dijadikan Tameng Kegagalan Pusat!

News | Selasa, 03 November 2026 | 09:45 WIB

Terendam Banjir, Petani Bawang Merah di Tulungagung Panen Lebih Awal

Terendam Banjir, Petani Bawang Merah di Tulungagung Panen Lebih Awal

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 09:45 WIB

Jerome Polin Terkenal karena Apa? Heboh Dibilang Kacang Lupa Kulitnya

Jerome Polin Terkenal karena Apa? Heboh Dibilang Kacang Lupa Kulitnya

Entertainment | Selasa, 03 November 2026 | 09:44 WIB

271 Sekolah Italia Diancam Bom Beruntun, Polisi Lakukan Evakuasi Massal Darurat

271 Sekolah Italia Diancam Bom Beruntun, Polisi Lakukan Evakuasi Massal Darurat

News | Selasa, 03 November 2026 | 09:43 WIB

Selat Hormuz Memanas, Industri Petrokimia Nasional Terancam Lumpuh?

Selat Hormuz Memanas, Industri Petrokimia Nasional Terancam Lumpuh?

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 09:42 WIB

Menuju Pegadaian 2030, Rakornas SP 2026 Dorong Penguatan Kapabilitas dan Kolaborasi

Menuju Pegadaian 2030, Rakornas SP 2026 Dorong Penguatan Kapabilitas dan Kolaborasi

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 09:35 WIB

Naik 300%, Emiten Farmasi PEHA Raup Laba Bersih Rp31,60 M di Kuartal III-2026

Naik 300%, Emiten Farmasi PEHA Raup Laba Bersih Rp31,60 M di Kuartal III-2026

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 09:34 WIB

Jay Idzes Main Penuh saat Sassuolo Tumbang dari Fiorentina

Jay Idzes Main Penuh saat Sassuolo Tumbang dari Fiorentina

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 09:34 WIB

×