Polisi Ungkap Motif Bullying Siswi SMP di Serang, Tak Terima Digosipkan Tak Perawan

Hairul Alwan

Sabtu, 30 November 2024 | 00:19 WIB
Polisi Ungkap Motif Bullying Siswi SMP di Serang, Tak Terima Digosipkan Tak Perawan
Kasatreskrim Polresta Serang Kota Kompol Hengki Kurniawan memberi keterangan kepada awak media , Jumat (30/11/2024). [Yandi Sofyan/Suara.com]

Suara.com - Jajaran Unit Reserse Kriminal atau Reskrim Polres Serang Kota mengungkap motif dibalik bullying siswi SMP di Kota Serang, Banten berinisial A (14) yang belakangan viral di media sosial.

Menurut informasi, bullying yang dilakukan kepada siswi SMP itu berawal karena ketidak terimaan salah satu pelaku kepada korban. Ketiga pelaku yakni D, C dan S tidak terima karena digosipkan tidak perawan..

Dalam video yang menujukan aksi bullying siswi SMP di Kota Serang itu pun viral di media sosial usai diunggah pertama kali oleh akun X @dhemit_is_back pada Kamis (28/11/2024) malam.

Kasatreskrim Polresta Serang Kota Kompol Hengki Kurniawan mengatakan, peristiwa pengeroyokan tersebut terjadi pada 23 Juli 2024 lalu, dan saat ini masih dalam proses penyelidikan pihaknya.

"Betul, untuk laporan sudah diterima, dan sedang proses penanganan. Kejadiannya pada bulan Juli 2024," kata Hengki, Jumat (29/11).

Berdasarkan hasil pemeriksaan, diungkapkan Hengki, para pelaku yang masih duduk di bangku kelas 2 SMP itu nekat menganiaya korban lantaran merasa sakit hati terhadap korban usai mendapat tuduhan sudah tak perawan.

"Motifnya pelaku tak terima dengan omongan (korban) kalau sudah tak perawan. Tapi korban sih ga merasa bilang gitu. Jadi informasi itu hanya dari lisan saja," kata Hengki, Jumat (29/11/2024).

Oleh sebab itu, disampaikan Hengki, saat itu para pelaku pun merencanakan untuk menjemput korban dengan tujuan untuk melakukan klarifikasi terhadap korban atas gosip yang beredar tersebut.

"Jadi saat korban sedang di rumah, datang saudari C dan D menjemput menggunakan sepeda motor mengajak korban bermain. Kemudian korban dibawa ke sebuah lapangan di Lingkungan Domba, Kelurahan Lopang, Kota Serang," kata Hengki, Jumat (29/11).

baca juga

Diungkapkan Hengki, diduga para pelaku tersulut emosi dengan jawaban korban yang tak mengakui telah menyebarkan fitnah tentang keperawanan salah seorang pelaku berinisial D.

Akibatnya, korban pun dianiaya oleh para pelaku dengan cara dipukuli, ditendang dan dijambak hingga nangis kesakitan. Beruntung aksi pelaku berhasil dihentikan oleh seorang warga yang kebetulan melintas.

"Saudara C menuduh korban menyebarkan bahwa saudari D sudah tak perawan, namun korban menjawab tidak menyebarkan seperti itu," terang Hengki.

"Lalu saudari C memukul korban dengan tangan kanan mengepal. Kemudian menarik rambut korban hingga terjatuh lalu memukul punggung korban berkali-kali. Dan saudari D menendang kepala korban sebanyak 2 kali. Dan saksi F datang melerai," sambungnya.

Hengki menyebut hingga kini pihaknya masih melakukan penyelidikan atas kasus tersebut kendati keluarga korban telah melaporkannya sejak 27 Juli 2024.

Kata Hengki, pihaknya tengah mengupayakan adanya upaya persuasif di antara korban dan pelaku lantaran melibatkan anak-anak di bawah umur.

"Berdasarkan undang-undang RI nomor 11 tahun 2012 tentang sistem peradilan pidana anak dengan posisi korban dan pelaku masih di bawah umur maka wajib mengutamakan keadilan restoratif atau wajib diupayakan diversi. Jadi bukan penanganan yang lama, tapi karena ada upaya diversi yang kami penuhi langkah-langkahnya sesuai amanat undang-undang," tandasnya.

Kontributor : Yandi Sofyan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Video Bullying Siswi SMP di Serang, Keluarga Ungkap Korban Alami Trauma

Viral Video Bullying Siswi SMP di Serang, Keluarga Ungkap Korban Alami Trauma

News | Jum'at, 29 November 2024 | 23:52 WIB

Detik-Detik Kaesang Bawa Ayam Picu Spekulasi Liar Publik: Sentil Kasus Korupsi Gubernur Bengkulu?

Detik-Detik Kaesang Bawa Ayam Picu Spekulasi Liar Publik: Sentil Kasus Korupsi Gubernur Bengkulu?

Tekno | Jum'at, 29 November 2024 | 19:00 WIB

Viral Warga Ngaku Dapat Hadiah Gas Melon dari PDIP, Admin Gerindra: Enaknya Diapain Ini?

Viral Warga Ngaku Dapat Hadiah Gas Melon dari PDIP, Admin Gerindra: Enaknya Diapain Ini?

News | Jum'at, 29 November 2024 | 12:31 WIB

Viral Aksi Unik Pengantin Wanita Nyoblos ke TPS Usai Ijab Kabul, Masih Pakai Gaun Pernikahan

Viral Aksi Unik Pengantin Wanita Nyoblos ke TPS Usai Ijab Kabul, Masih Pakai Gaun Pernikahan

News | Kamis, 28 November 2024 | 22:16 WIB

Gilga Sahid Pamer Momen Happy Asmara Cari Pahala, Netizen Soroti Botol di Meja: Salfok Aku!

Gilga Sahid Pamer Momen Happy Asmara Cari Pahala, Netizen Soroti Botol di Meja: Salfok Aku!

Tekno | Kamis, 28 November 2024 | 22:23 WIB

Viral Wanita Umrah Bareng Teman Pria hingga Dilamar di Depan Kabah: Netizen Langsung Meradang!

Viral Wanita Umrah Bareng Teman Pria hingga Dilamar di Depan Kabah: Netizen Langsung Meradang!

Lifestyle | Kamis, 28 November 2024 | 19:16 WIB

Terkini

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 21:47 WIB

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

News | Senin, 14 September 2026 | 21:38 WIB

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Riau | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

×