Beasiswa TELADAN Cetak Pemimpin Masa Depan Inklusif dan Berkualitas Dunia

Chyntia Sami Bhayangkara

Jum'at, 06 Desember 2024 | 14:22 WIB
Beasiswa TELADAN Cetak Pemimpin Masa Depan Inklusif dan Berkualitas Dunia
Teladan tanoto foundation (Dok. Tanoto Foundation)

Dari kurikulum pengembangan kepemimpinan TELADAN, maka akan lahirlah sembilan karakter pemimpin masa depan TELADAN dalam diri para Tanoto scholars. Kesembilan karakter ini meliputi mawas diri (self-awareness), gigih (driven), integritas (integrity), pembelajar sepanjang hayat (continuous learning), teguh dan tekun (grit), peduli sesama (care of others), memberdayakan orang lain (empower others), inovatif (innovative), dan semangat wirausaha (enterpreneurial spirit). Capaian nilai-nilai karakteristik inilah yang membedakan beasiswa TELADAN dengan model beasiswa lainnya.

Untuk menjadi Tanoto scholars tidaklah sulit. Tanoto Foundation membuka peluang untuk semua mahasiswa aktif semester satu di sepuluh perguruan tinggi mitra Tanoto. Selain itu, pelamar d/minta menunjukkan prestasi akademik dengan nilai rata-rata rapor kelas XII SMA/SMK/MA adalah 8 dari skala 10) dan prestasi non-akademik seperti pengalaman organisasi kesiswaan, komunitas sosial atau terkait lainnya. Pelamar juga diminta menunjukkan potensi kepemimpinan yang kuat serta komitmen untuk berkontribusi pada masyarakat. Mahasiswa penyandang disabilitas juga dipersilakan mendaftar program beasiswa ini.

"Kami terbuka untuk siapa saja, berbagai latar belakang termasuk disabilitas," ujar Michael.

Sampai saat ini program TELADAN belum memiliki program khusus untuk memfasilitasi Tanoto scholars disabilitas. Semua penerima beasiswa akan mendapatkan fasilitas yang sama dan memiliki peluang serta kesempatan yang sama untuk mengembangkan diri. Meski demikian, Tanoto Foundation tidak berdiam diri, mereka aktif melakukan koordinasi dengan bagian kemahasiswaan untuk bisa mengakomodasi kebutuhan Tanoto scholar disabilitas.

Michael mengakui, dampak dari beasiswa TELADAN untuk mahasiswa disabilitas belum bisa dilihat karena program TELADAN baru dimulai tahun 2019. Namun, ia melihat potensi yang luar biasa dari para Tanoto scholars disabilitas yang menjalani pengembangan kepemimpinan.

"Mereka (Tanoto scholars disabilitas) luar biasa. Ternyata dengan diberikan kesempatan yang sama (dengan non-disabilitas), mereka memiliki kompetensi dan bisa berkembang," ujar Michael.

Selain memberikan beasiswa TELADAN untuk mahasiswa di perguruan tinggi, Tanoto Foundation juga memfasilitasi pendidikan berkualitas untuk anak usia dini mulai dari usia nol sampai enam tahun lewat program SIGAP dan pendidikan dasar untuk anak usia enam sampai 18 tahun serta membantu meningkatkan kualitas guru melalui program PINTAR.

kegiatan tanoto scholars (Dok. Rafael David Santoso, TSA UGM)
kegiatan tanoto scholars (Dok. Rafael David Santoso, TSA UGM)

Cetak Orang Muda dengan Prestasi Gemilang

Egi Erlangga, mahasiswa semester akhir Ilmu Komputer di Universitas Riau, adalah bukti nyata bahwa program TELADAN memberikan kesempatan bagi siapa saja, tanpa memandang latar belakang ekonomi. Keterbatasan ekonomi yang ia hadapi tidak menghalanginya untuk bermimpi besar. Bagi Egi, beasiswa dari Tanoto Foundation adalah lebih dari sekadar bantuan biaya pendidikan, tetapi pintu menuju perubahan hidup yang ia dambakan.

“Beasiswa itu nggak melulu soal uang. Di Tanoto, yang paling berdampak buat aku bukan cuma free tuition, tapi program-program pengembangannya. Kalau nggak ada pelatihan dari Tanoto, mungkin aku masih jadi orang ‘buta’ yang nggak ngerti diriku sendiri, apalagi apa yang mau aku capai,” kata Egi.

Program TELADAN bukan hanya membantu Egi dari sisi akademik, tetapi juga membawanya melampaui batas-batas yang sebelumnya tak pernah ia bayangkan. Berkat program ini, Egi mendapatkan pengalaman luar biasa, untuk pertama kalinya ia bisa menginjakkan kaki di Pulau Jawa, bertemu dengan para Tanoto scholars berprestasi dari penjuru negeri. Tidak hanya itu, ia juga terpilih mewakili Indonesia dalam forum Asia-Europe Young Leaders Summit 2024 di Budapest, Hungaria.

Dukungan pelatihan yang holistik dari beasiswa TELADAN mampu melahirkan bakat baru maupun mempertajam kemampuan para Tanoto scholars. Hal inilah yang dirasakan oleh Hans Mangatur Pakpahan, mahasiswa Akuntansi Universitas Gadjah Mada (UGM) yang mendapatkan Global Experience Program ke Mahidol University, Thailand. Ia sangat bersyukur bisa lolos menjadi penerima beasiswa TELADAN dan mendapatkan berbagai program pengembangan diri. Menurutnya, beasiswa dari Tanoto Foundation sangat inklusif karena Tanoto memberikan akses kesetaraan pendidikan untuk setiap anak tanpa memandang latar belakang dan kemampuan fisiknya.

Selama berkuliah, ia mendapatkan banyak dukungan dari Tanoto Foundation untuk mengembangkan potensi diri, belajar memimpin diri sendiri dan orang lain hingga mempersiapkan jenjang karier sejak dini. Peningkatan kapasitas diri ini membuat Hans mampu meraih lebih dari tujuh penghargaan bidang akuntansi di tingkat nasional dan internasional selama mengenyam pendidikan tinggi.

“TELADAN benar-benar dirancang agar penerimanya dapat menjadi pemimpin di masa depan yang kompeten, berintegritas dan dapat bersaing di berbagai sektor pekerjaan,” ujar Hans kepada Suara.com.

Prestasi membanggakan juga diukir oleh Rafael David Santoso, mahasiswa penerima beasiswa TELADAN dari jurusan Teknik Kimia Universitas Gadjah Mada (UGM). Saat ini ia sedang menjalani perkuliahan di University of Siena, Italia setelah lolos program pertukaran mahasiswa ke luar negeri Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA) 2024.

Rafael mengatakan, selama menjadi penerima beasiswa ia tidak hanya mendapatkan materi kepemimpinan saja, melainkan juga pembinaan intensif oleh psikolog spesialis untuk memantau perkembangan dirinya. Ia mendapatkan materi komprehensif dan diajak mengikuti diskusi interaktif setiap bulannya untuk menstimulus soft skill yang dimilikinya. Melalui lingkaran pengembangan TELADAN Tanoto Scholars Gathering Rafael bisa bertemu dengan mahasiswa-mahasiswi berprestasi di seluruh Indonesia sehingga bisa saling menjalin relasi dan bertumbuh bersama.

Berbagai prestasi lahir berkat penanaman nilai-nilai baik dalam diri Rafael melalui program pengembangan diri TELADAN. Mulai dari Best Male Participant in Tanoto Foundation Lead Self Program 2022; National 1st Runner-Up of Marketeers Innovation Challenge 2023 "Business Model Innovation" with Pertamina; Finalist of the 14th PPM Business Case Competition with Le Minerale, Mayora 2023; National 2nd Runner-Up of BIST LEAGUE 6.0 (Business IT Competition) with Bandung Institute of Technology 2023.

“Saya mendapatkan penghargaan ini atas progres yang konsisten dan komitmen saya dalam mengikuti pembelajaran setiap bulan terkait penemuan potensi dan aktualisasi diri selama 1,5 tahun,” ujar Rafael yang menjadi president of Tanoto Scholar Association UGM.

Tanoto Foundation tidak hanya membantu para mahasiswa mengukir berprestasi selama menjadi berkuliah, para alumni penerima beasiswa TELADAN juga memiliki jenjang karier yang cemerlang. Misalnya Zacky Khairul Umam alumni TELADAN angkatan 2006 kini menjadi Direktur Abdurrahmn Wahid Centre for Peace and Humanities Universitas Indonesia sekaligus dosen di Universitas Islam International Indonesia, Vanessa Geraldine alumni TELADAN angkatan 2013 kini menjadi co-founder and Chief Commercial Officer PRIEDS Technology, Vania Fitryanti Herlambang alumni TELADAN angkatan 2013 yang kini menjadi aktivis lingkungan, Miss International Indonesia 2018 dan Puteri Indonesia Lingkiungan 2018. Selain nama-nama yang telah diuraikan, masih ada ribuan alumni beasiswa TELADAN yang kini dapat berkarier baik di dalam maupun luar negeri.

Model Beasiswa yang Wajib Direplikasi

Pakar Pendidikan, Darmaningtyas memberikan apresiasi kepada Tanoto Foundation karena telah melahirkan model beasiswa yang fokus meningkatkan soft skill para penerimanya. Terlebih, beasiswa Tanoto Foundation juga bersifat inklusif sehingga perlu direplikasi oleh berbagai pihak untuk melahirkan lebih banyak lagi pemuda dengan technical skill dan soft skill yang mumpuni.

"Tentu bagus itu. Model ini perlu dikembangkan lagi," kata Darmaningtyas saat dihubungi.

Setali tiga uang, Peneliti Pusat Studi Ekonomi Kerakyatan UGM, Hempri Suyatna menilai kemampuan interpersonal atau soft skill pemuda harus ditingkatkan agar bisa mengikuti berbagai bentuk dinamika ketenagakerjaan yang ada. Saat ini Indonesia sedang berada dalam fase puncak bonus demografi. Artinya, jumlah penduduk usia tenaga kerja mendominasi Indonesia, sehingga persaingan di sektor ketenagakerjaan menjadi tinggi.

Berdasarkan Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) pada Agustus 2023, jumlah penduduk usia kerja di atas 15 tahun sebanyak 212,59 juta orang dengan jumlah angkatan kerja mencapai 147,71 juta orang, naik 3,99 juta orang dibanding Agustus 2022. Penduduk yang bekerja juga mengalami kenaikan, yakni sebanyak 139,85 juta orang pada Agustus 2023, naik sebanyak 4,55 juta orang dari Agustus 2022.

Tingkat pengangguran terbuka juga mengalami penurunan. Merujuk pada Sakernas Agustus 2022 tercatat tingkat pengangguran terbuka sebanyak 5,86 persen turun menjadi 5,32 persen pada Agustus 2023. Meski mengalami penurunan, jumlah pengangguran masih terbilang tinggi yakni 7,86 juta orang.

Oleh karena itu, Hempri meminta agar pemerintah mulai fokus menciptakan program pengembangan kapasitas, salah satunya dengan memberikan beasiswa dengan menambahkan kemampuan kewirausahaan atau soft skill. Peningkatan kurikulum ini dinilai sangat penting untuk mendorong pemuda mampu beradaptasi dengan situasi pasar kerja terkini.

"Saya lihat Tanoto Foundation itu menambahkan soft skill. Pemerintah harus mengembangkan ini, kurikulum tidak boleh stagnan, harus update dengan situasi pasar kerja, sehingga tenaga kerja bisa diserap pasar kerja baru," kata Hempri.

Sementara itu, Fauzi yang kini telah menjadi alumni beasiswa TELADAN mengaku model beasiswa yang diinisiasi Tanoto Foundation membawa perubahan besar dalam hidupnya. Semua nilai-nilai kepemimpinan dan pengembangan diri yang didapatnya sangat berguna tidak hanya di jenjang perkuliahan, melainkan setelah ia lulus.

“Dari semua beasiswa yang ada, model beasiswa Tanoto adalah yang terbaik. Lebih jauh lagi nilai-nilai yang diajarkan membantu saya setelah lulus, menghadapi pekerjaan, membangun integritas. Sehingga sangat bagus diadopsi pemberi beasiswa lainnya,” kata Fauzi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dedi Mulyadi Gandeng Mathlaul Anwar, Siapkan Beasiswa untuk 80 Ribu Siswa Menengah

Dedi Mulyadi Gandeng Mathlaul Anwar, Siapkan Beasiswa untuk 80 Ribu Siswa Menengah

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 06:10 WIB

Mau Kuliah di Kampus Top Luar Negeri? 4 Strategi Susun Portofolio untuk Raih Beasiswa Impian

Mau Kuliah di Kampus Top Luar Negeri? 4 Strategi Susun Portofolio untuk Raih Beasiswa Impian

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:30 WIB

Halo Tante dan Om! Cara Komunitas Ini Mengubah Pola Asuh Kaku Menjadi Lebih Inklusif

Halo Tante dan Om! Cara Komunitas Ini Mengubah Pola Asuh Kaku Menjadi Lebih Inklusif

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:17 WIB

Kasus Pemerkosaan EZ Buka Tabir Rentannya Buruh Disabilitas Perempuan di Perkebunan Sawit

Kasus Pemerkosaan EZ Buka Tabir Rentannya Buruh Disabilitas Perempuan di Perkebunan Sawit

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 17:34 WIB

Akses Keuangan Meningkat, Tapi Literasi Masih Tertinggal: Tantangan bagi Anak Muda dan Disabilitas

Akses Keuangan Meningkat, Tapi Literasi Masih Tertinggal: Tantangan bagi Anak Muda dan Disabilitas

Lifestyle | Rabu, 17 Juni 2026 | 09:58 WIB

Polri Rekrut Disabilitas: Bukan Cuma Staf, Berpeluang Duduki Jabatan Struktural!

Polri Rekrut Disabilitas: Bukan Cuma Staf, Berpeluang Duduki Jabatan Struktural!

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 20:37 WIB

Mimpi Jadi Nyata! UU Polri Baru Buka Pintu bagi Disabilitas Masuk Polisi

Mimpi Jadi Nyata! UU Polri Baru Buka Pintu bagi Disabilitas Masuk Polisi

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:04 WIB

Biar Keadilan Tak Macet, Komnas Perempuan Minta Polri Rekrut Polwan Disabilitas

Biar Keadilan Tak Macet, Komnas Perempuan Minta Polri Rekrut Polwan Disabilitas

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 20:39 WIB

Siswa Disabilitas SMAN 81 Jakarta Bobol Sistem Pertahanan Militer, Kini Dilirik Intelkam Polri

Siswa Disabilitas SMAN 81 Jakarta Bobol Sistem Pertahanan Militer, Kini Dilirik Intelkam Polri

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 18:17 WIB

Polri Akui Sulit Penuhi Kuota 2 Persen Disabilitas: Butuh 9.000 Personel

Polri Akui Sulit Penuhi Kuota 2 Persen Disabilitas: Butuh 9.000 Personel

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 17:54 WIB

Terkini

Senator Republik Prediksi Donald Trump Bakal Ambil Paksa Selat Hormuz

Senator Republik Prediksi Donald Trump Bakal Ambil Paksa Selat Hormuz

News | Senin, 22 Juni 2026 | 03:44 WIB

Lautan Manusia di PRJ! Kembang Api Hiasi Langit Jakarta Sambut HUT ke-499

Lautan Manusia di PRJ! Kembang Api Hiasi Langit Jakarta Sambut HUT ke-499

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 22:39 WIB

Selat Hormuz Ditutup Iran, Kesepakatan Damai dengan AS Kian Sulit Gegara Ulah Israel

Selat Hormuz Ditutup Iran, Kesepakatan Damai dengan AS Kian Sulit Gegara Ulah Israel

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 21:45 WIB

Wamenpar Wanti-wanti Pelaku Wisata Dieng: Utamakan Keselamatan di Tengah Lonjakan Turis!

Wamenpar Wanti-wanti Pelaku Wisata Dieng: Utamakan Keselamatan di Tengah Lonjakan Turis!

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 20:42 WIB

Malam Ini Dijemput dari RS Polri! Roy Suryo dan dr Tifa Kembali Masuk Sel Tahanan

Malam Ini Dijemput dari RS Polri! Roy Suryo dan dr Tifa Kembali Masuk Sel Tahanan

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 20:11 WIB

SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!

SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:42 WIB

Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura

Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:06 WIB

Roy Suryo dan dr Tifa Sakit Usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Gibran: Semoga Segera Sembuh!

Roy Suryo dan dr Tifa Sakit Usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Gibran: Semoga Segera Sembuh!

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:27 WIB

Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!

Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:48 WIB

Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser

Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:00 WIB